Rabu, 30 September 2026

Menjaga nilai luhur, merawat keteguhan bangsa.


 

Menjaga nilai luhur, merawat keteguhan bangsa.

 

Hari ini, Kamis (1/10/2026), keluarga besar Polres Gunungkidul dengan khidmat menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Halaman Mapolres Gunungkidul. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Wakapolres Gunungkidul KOMPOL Sumanto, S.H., memimpin jalannya apel bersama para PJU, perwakilan Kapolsek jajaran, dan seluruh personel.

 

Sekilas Sejarah & Makna Hari Kesaktian Pancasila

 

Tanggal 1 Oktober tidak bisa dilepaskan dari lembaran sejarah penting bangsa Indonesia. Diperingati untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa G30S/PKI, hari ini menjadi momentum refleksi mendalam bahwa Pancasila terbukti sebagai ideologi yang kokoh dan tak tergoyahkan oleh rongrongan apapun.

 

Bagi jajaran Kepolisian, semangat Kesaktian Pancasila adalah energi moral untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Maju.

 

​#HariKesaktianPancasila #PolresGunungkidul #PoldaDIY #Pancasila #SemangatKebangsaan #HumasPolresGunungkidul

Selasa, 29 September 2026

Bhabinkamtibmas Hargomulyo Laksanakan Commander Wish Pagi untuk Antisipasi Laka Lantas


 Bhabinkamtibmas Hargomulyo Laksanakan Commander Wish Pagi untuk Antisipasi Laka Lantas


Bhabinkamtibmas Kalurahan Hargomulyo melaksanakan kegiatan Commander Wish pagi berupa pengaturan arus lalu lintas, memperlambat laju kendaraan, serta membantu penyeberangan anak-anak sekolah di Simpang 3 Masjid Al-Hikmah, Bulu, Kalurahan Hargomulyo, Jumat, 18 September 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang melakukan aktivitas pada jam berangkat sekolah, serta meminimalisir terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, arus lalu lintas berjalan lancar dan situasi aman serta terkendali. Kegiatan selesai dilaksanakan dengan tertib.

Senin, 28 September 2026

Momen Hangat di Wonosari Kehadiran Kapolres yang Mengukir Sejarah.


 

Momen Hangat di Wonosari Kehadiran Kapolres yang Mengukir Sejarah.

 

Gunungkidul - ​Sore itu di Kalurahan Wonosari, Kapanewon Wonosari, suasana terasa berbeda dari biasanya. Kapolres Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina labobar, S.I.K., M.Si., hadir melakukan kunjungan silaturahmi Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan perangkat desa, Senin, 28 September 2026.

 

Namun, di balik agenda rutin tersebut, terselip sebuah momen yang mengharukan sekaligus mengejutkan. Saat disambut oleh Lurah Wonosari, sebuah pengakuan jujur meluncur dari bibir sang Lurah dengan nada penuh haru.

 

Bapak lurah mengungkapkan bahwa selama masa jabatannya sebagai Lurah, baru kali inilah kantornya dikunjungi langsung oleh orang nomor satu di Kepolisian Resor Gunungkidul. Baginya, kehadiran AKBP Rosana bukan sekadar kunjungan kerja, melainkan sebuah kehormatan besar yang tidak terduga.

 

Jujur saja, ini adalah momen yang sangat berkesan. Baru kali ini selama saya menjabat sebagai Lurah, kami kedatangan tamu ibu Kapolres langsung ke sini, ungkap Bapak lurah dengan senyum bangga.

 

Kapolres Gunungkidul ​AKBP Rosana, dalam menanggapi hal tersebut mengatakan, unjungan ini merupakan bagian dari komitmennya untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat, hingga ke wilayah perbatasan dan pelosok Gunungkidul.

 

Keamanan wilayah dimulai dari komunikasi yang baik antara kepolisian dan pimpinan desa, oleh karena itu saya sengaja datang untuk mengunjungi seluruh perangkat desa maupun masyarakat, tegas AKBP Rosana.

 

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Gunungkidul memberikan apresiasi kepada perangkat desa yang selama ini menjaga kondusivitas wilayah wonosari dan memberikan ruang bagi Lurah dan warga untuk menyampaikan kendala keamanan di lapangan secara langsung.

 

​( Humas Polres Gunungkidul )

Minggu, 27 September 2026

Kapolres Gunungkidul Dampingi KPH Yudanegara Monitor Pilur di Ngawen.


 

Kapolres Gunungkidul Dampingi KPH Yudanegara Monitor Pilur di Ngawen.

 

GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. mendampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Kalurahan, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (PMK2PS) DIY, Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Yudanegara, dalam kegiatan monitoring pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilihan Lurah (Pilur) Serentak Tahun 2026 di Kalurahan Kampung, Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (26/9/2026).

 

Rombongan Forkopimda Kabupaten Gunungkidul yang dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P. bersama KPH Yudanegara tiba di Balai Kalurahan Kampung pukul 11.00 WIB. Hadir pula dalam peninjauan tersebut Dandim 0730/GK Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, Komandan Detasemen TNI AU Gading Mayor Lek Marwan Purnomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul Sri Suhartanta, S.IP., M.Si., serta jajaran pejabat terkait dan unsur Forkopimka Ngawen.

 

Dalam arahannya saat peninjauan, KPH Yudanegara menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah mengingat dinamika politik di tingkat kalurahan memiliki karakteristik yang khas dan persaingan yang cukup tajam karena kedekatan hubungan antarwarga.

 

Pemilihan Lurah telah diatur dalam Undang-Undang Desa. Prinsipnya, selama seluruh tahapan tidak bertentangan dengan regulasi, maka proses demokrasi tersebut harus kita hormati dan kawal bersama, ujar KPH Yudanegara di hadapan para pemangku kepentingan.

 

Ia juga menambahkan, dari total 31 kalurahan yang menggelar Pilur serentak di Gunungkidul dengan melibatkan sekitar 120.000 daftar pemilih tetap (DPT), sinergi lintas sektoral sangat dibutuhkan guna memastikan Yogyakarta tetap mencerminkan nilai-nilai keistimewaan yang aman, tertib, dan damai.

 

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kelurahan (DPMKP2KB) Kabupaten Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto, A.P., M.Si., melaporkan bahwa proses pemungutan suara di Kalurahan Kampung berjalan lancar dan dijadwalkan ditutup pada pukul 13.00 WIB. Pihaknya bersama aparat keamanan juga terus melakukan koordinasi persuasif di lapangan agar para pendukung dapat melepas atribut kampanye guna menghindari potensi gesekan.

 

Kehadiran Kapolres Gunungkidul beserta jajaran TNI Polri dan Linmas di lokasi bertujuan untuk memastikan pengamanan terbuka maupun tertutup berjalan optimal. Langkah antisipatif ini diambil guna meminimalisir potensi kerawanan, seperti sengketa data pemilih, dinamika pendukung, maupun kendala logistik, sehingga seluruh rangkaian pesta demokrasi tingkat kalurahan di Kapanewon Ngawen dapat terlaksana dengan aman, lancar, dan kondusif.

 

( Humas Polres Gunungkidul ).

Kamis, 24 September 2026

Rabu, 23 September 2026

Kapolres Gunungkidul Pimpin Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilur , Netralitas dan Koordinasi Jadi Kunci Utama


 Kapolres Gunungkidul Pimpin Pergeseran Pasukan Pengamanan Pilur , Netralitas dan Koordinasi Jadi Kunci Utama


GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan pemilihan lurah (pilur) serentak di Kabupaten Gunungkidul, Kamis (24/9/2026). Bertempat di halaman markas kepolisian setempat, apel ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU), para perwira, kapolsek jajaran, serta seluruh personel yang terlibat langsung dalam pengamanan di lapangan.

Dalam arahannya, AKBP Damus Asa menekankan bahwa pemilihan lurah merupakan wujud nyata demokrasi di tingkat akar rumput. Oleh karena itu, Polri memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal seluruh tahapan agar berjalan langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil.

Kehadiran kita dalam melaksanakan giat pengamanan pemilihan lurah harus membawa dampak bagi masyarakat dengan memberikan rasa aman, nyaman, dan damai, tegas Kapolres Gunungkidul.

Guna mewujudkan situasi yang kondusif, Kapolres menginstruksikan setiap personel agar benar-benar memahami potensi kerawanan di wilayah penugasannya masing-masing. Selain itu, aspek netralitas menjadi suatu hal yang tidak bisa ditawar, setiap anggota Polri dilarang keras memihak kepada kelompok atau calon lurah tertentu.

Lebih lanjut, keberhasilan pengamanan kali ini dinilai bukan dari jumlah personel yang diterjunkan, melainkan dari kesiapan serta soliditas koordinasi lintas sektor. Personel di lapangan diwajibkan untuk aktif menjalin komunikasi dengan panitia pemilihan dan pemangku kepentingan (stakeholders) terkait, sehingga setiap dinamika dan pelaporan dapat disampaikan secara berjenjang serta bertanggung jawab.

Menutup arahannya, Kapolres Gunungkidul berpesan agar seluruh anggota menjalankan amanah pengamanan ini dengan penuh keikhlasan dan diniatkan sebagai bentuk ibadah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Polres Gunungkidul Bersama Kejari Berikan Penyuluhan Hukum Restorative Justice di Kemejing, Semin


 Polres Gunungkidul Bersama Kejari Berikan Penyuluhan Hukum Restorative Justice di Kemejing, Semin


GUNUNGKIDUL - Seksi Hukum (Sikum) Polres Gunungkidul bersama Kejaksaan Negeri Gunungkidul melaksanakan penyuluhan hukum dengan tema Restorative Justice di Balai Kalurahan Kemejing, Kapanewon Semin, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini dihadiri oleh Lurah beserta perangkat pamong kalurahan, Bamuskal, PKK, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Acara ini digelar menindaklanjuti permohonan narasumber dari Sekretaris Daerah Kabupaten Gunungkidul.

Hadir sebagai narasumber utama yaitu Kasikum Polres Gunungkidul AKP Anang Prastawa, SH, bersama Kasi Datun Kejari Gunungkidul Ray Leonardo, SH, MH. Dalam pemaparannya, para narasumber menyampaikan materi mengenai konsep keadilan restoratif serta mekanismenya, termasuk pada tingkat penuntutan.

Acara yang dipandu dengan metode paparan dan diskusi interaktif ini berjalan lancar. Antusiasme peserta terlihat jelas dari sesi tanya jawab yang aktif, guna memperkuat pemahaman masyarakat dalam menyelesaikan persoalan hukum secara damai dan berkeadilan di tingkat lokal.

Hadir untuk Sesama, Polres Gunungkidul Salurkan 10 Tangki Air Bersih di Girisubo.


 

Hadir untuk Sesama, Polres Gunungkidul Salurkan 10 Tangki Air Bersih di Girisubo.

 

Musim kemarau sering kali menghadirkan tantangan tersendiri bagi saudara-saudara kita di beberapa wilayah, salah satunya di Padukuhan Gangsalan Kidul, Kalurahan Nglindur, Kapanewon Girisubo. Di mana aliran air PDAM yang terbatas, hanya mengalir seminggu sekali pada malam hari, membuat warga kesulitan mencukupi kebutuhan air sehari-hari.

 

Menjawab keresahan tersebut, jajaran Polres Gunungkidul bersama Polsek Girisubo turun tangan langsung menyalurkan bantuan 10 tangki air bersih pada Rabu, 23 September 2026.

 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Waka Polres Gunungkidul Kompol Sumanto, didampingi Kasat Samapta AKP Kasta, Kapolsek Girisubo AKP Agus Supriyanta, S.I.P, serta dihadiri oleh jajaran perangkat kalurahan dan warga setempat.

 

Senyum dan kebahagiaan terpancar dari wajah warga saat bantuan air bersih ini tiba. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga dan membawa berkah bagi sesama.

 

Polri hadir, peduli, dan berbagi untuk masyarakat.

 

​#PolresGunungkidul #PolsekGirisubo #BaktiSosial #BantuanAirBersih #PolriPeduli #Girisubo #Gunungkidul #JogoGiri

Senin, 21 September 2026

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RUMAH DINAS BATALYON C PELOPOR SATBRIMOB POLDA DIY DI GUNUNGKIDUL.


 

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN RUMAH DINAS BATALYON C PELOPOR SATBRIMOB POLDA DIY DI GUNUNGKIDUL.

 

​GUNUNGKIDUL - Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., memimpin langsung kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Rumah Dinas Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda DIY. Kegiatan yang dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda DIY dan Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., ini bertempat di Padukuhan Wonosobo, Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, pada Selasa (22/9/2026).

 

​Hadir pula dalam acara tersebut Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., Dansatbrimob Polda DIY Kombes Pol. Gunawan Tri Laksono, S.I.K., Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., Dandim Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, perwakilan GKR Mangkubumi, Forkopimda Kabupaten Gunungkidul, serta unsur pemangku kepentingan setempat.

 

​Pembangunan fasilitas perumahan dinas ini berdiri di atas lahan seluas total 18.000 m², dengan tahap awal meliputi pembangunan Tipe 36 seluas 674 m² dan Tipe 50 seluas 713 m². Proyek ini ditargetkan rampung pada bulan Desember 2026.

 

​Dalam sambutannya, Dansatbrimob Polda DIY menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ngarsa Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kapolda DIY, Bupati Gunungkidul, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Rumah Dinas Batalyon C Pelopor guna meningkatkan kesejahteraan personel serta mewujudkan Satbrimob yang profesional, modern, humanis, dan presisi.

 

​Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., dalam arahannya menekankan pentingnya pembangunan 18 unit rumah dinas beserta fasilitas pendukung ini untuk menunjang kesiapsiagaan serta mobilitas personel Brimob dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat. Kapolda juga berpesan kepada seluruh pihak yang terlibat agar bekerja secara profesional, transparan, serta mengutamakan kualitas bangunan agar dapat selesai tepat waktu.

 

​Mengingat karakteristik wilayah Gunungkidul yang luas, memiliki kawasan wisata dan pesisir, serta aktivitas masyarakat yang tinggi, diperlukan kesiapan personel dan satuan yang optimal dalam menghadapi berbagai situasi. Pembangunan ini diharapkan mampu mendukung penataan satuan sekaligus mempererat hubungan baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat, ujar Kapolda DIY.

 

​Rangkaian acara dilanjutkan dengan prosesi peletakan batu pertama oleh Kapolda DIY bersama perwakilan GKR Mangkubumi dan Bupati Gunungkidul, serta diakhiri dengan peninjauan lokasi dan ramah tamah. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.

 

( Humas Polres Gunungkidul ).

Kapolres Gunungkidul Hadiri Pencanangan Kepyakan Gotong Royong di Karangmojo


 Kapolres Gunungkidul Hadiri Pencanangan Kepyakan Gotong Royong di Karangmojo


GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda menghadiri kegiatan Pencanangan Kepyakan Gotong Royong Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung semangat kebersamaan ini dipusatkan di Balai Padukuhan Tompak, Kalurahan Wiladeg, Kapanewon Karangmojo, pada Selasa (22/9/2026).

Acara strategis ini dihadiri langsung oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Dra. Endang Sri Sumiyartini, M.A.P., perwakilan Kodim 0730 Gunungkidul, jajaran OPD, Panewu Karangmojo Emmanuel Krisno Juwoto, S.Sos., Kapolsek Karangmojo AKP Suyanto, S.AP., para lurah se-Kapanewon Karangmojo, serta ratusan warga masyarakat setempat.

Dalam arahannya, Bupati Gunungkidul menegaskan bahwa gotong royong bukan sekadar kegiatan seremonial semata, melainkan sebuah filosofi hidup, perekat sosial, dan mesin penggerak pembangunan di Bumi Handayani.

Pembangunan tidak mungkin hanya dikerjakan oleh pemerintah. Kekuatan pembangunan sesungguhnya tumbuh ketika masyarakat ikut bergerak bersama ujar Bupati Endah Subekti Kuntariningsih di hadapan warga.

Bupati juga mengapresiasi sinergi lintas sektoral yang terjalin erat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, pemerintah kelurahan, hingga masyarakat di Kapanewon Karangmojo dalam merawat nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika zaman.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Minggu, 20 September 2026

Sinergi & Revolusi Mental Polres Gunungkidul Menuju WBBM 2026.

 

Sinergi & Revolusi Mental Polres Gunungkidul Menuju WBBM 2026.

Jumat, 18 September 2026 - Bertempat di keindahan alam Pantai Watu Kodok, Tanjungsari, jajaran Polres Gunungkidul menggelar kegiatan Network/Adventure Awareness Camp (NAC) sekaligus penguatan Revolusi Mental yang dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakapolres, para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta perwakilan perwira dan anggota dari berbagai satuan fungsi. Di tengah suasana pantai yang segar, kegiatan ini dirancang bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi mendalam untuk memperkuat soliditas dan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Hal ini Selaras dengan Asta Cita untuk mendukung penuh reformasi birokrasi, hukum, dan politik sesuai arah kebijakan Presiden serta Renstra Polri 2024-2029.

3 Nilai Utama Revolusi Mental:
Integritas: Menolak segala bentuk perilaku koruptif dan arogansi; membangun Polri yang dipercaya bukan yang ditakuti.
Etos Kerja: Mengubah budaya dilayani menjadi budaya melayani dengan cepat, tepat, humanis, dan akuntabel.
Gotong Royong: Memperkuat sinergi bersama TNI, Pemda, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen demi keamanan bersama.

Kegiatan ini dilakukan untuk menuju WBBM 2025-2026 dengan memotivasi seluruh personel untuk berjuang bersama mewujudkan Zona Integritas berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui pelayanan publik yang prima dan berintegritas.

Masyarakat tidak butuh polisi yang ditakuti, tapi polisi yang dipercaya. Kepercayaan publik adalah modal tertinggi kita. AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.

Mari terus wujudkan Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi) demi masyarakat Gunungkidul yang aman, nyaman, dan harmonis.

#PolresGunungkidul #AKBPDamusAsa #RevolusiMentalPolri #ZonaIntegritas #WBBM2026 #PantaiWatuKodok #Tanjungsari #SemangatPresisi #HumasPolresGunungkidul

Kamis, 17 September 2026

Menghadirkan Terang dan Garam dalam Tugas Kepolisian.


 Menghadirkan Terang dan Garam dalam Tugas Kepolisian.


GUNUNGKIDUL - Menjadi garam dan terang dunia bagi umat Kristiani bukanlah sekadar pilihan opsional, melainkan sebuah keharusan mutlak dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Peringatan tegas ini disampaikan oleh Romo Sutrisno Putranto dari Paroki Kelor, Karangmojo, saat memimpin kegiatan pembinaan rohani dan mental bagi umat Kristiani di jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gunungkidul, Kamis (17/9/2026).

Dalam pemaparannya, Romo Sutrisno mengingatkan kembali esensi panggilan iman yang bersumber dari ajaran Kitab Suci. Ia menekankan bahwa jika garam telah kehilangan keasinannya, ia tidak akan berguna lagi selain dibuang dan diinjak-injak orang. Pesan ini menjadi refleksi mendalam bagi para anggota Polri yang hadir agar senantiasa menjaga integritas dan ketulusan dalam melayani sesama.

Senada dengan penceramah rohani, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., turut memberikan penekanan penting. Ia mengajak seluruh personel Polri yang beragama Kristen untuk mengaktualisasikan nilai-nilai keimanan tersebut secara nyata di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat.

Sebagai anggota Polri sekaligus umat Kristiani, sudah sepatutnya kita senantiasa menjadi garam dan terang di manapun bertugas, ungkap AKBP Damus Asa dalam arahannya.

Lebih lanjut, Kapolres memberikan contoh konkret bagaimana prinsip garam dan terang dunia dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas kepolisian sehari-hari, seperti melalui fungsi Sikum (Seksi Hukum) yang berperan aktif memberikan pendampingan serta pembelaan hukum secara profesional kepada anggota yang sedang menghadapi permasalahan, maupun melalui fungsi Humas (Hubungan Masyarakat) yang konsisten menyebarkan informasi benar, transparan, dan edukatif kepada publik meskipun dalam praktiknya sering kali harus menghadapi tantangan, kritik, maupun kontra-opini dari warganet.

Melalui pembinaan rohani dan mental ini, diharapkan seluruh personel Polres Gunungkidul tidak hanya profesional dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga memiliki landasan moral yang kuat sebagai teladan kasih dan kebenaran.

Sinergi Lintas Sektor, Kapolres Gunungkidul Hadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tingkat DIY.


 Sinergi Lintas Sektor, Kapolres Gunungkidul Hadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional ke-55 Tingkat DIY.


GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forkopimda menghadiri Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) ke-55 tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2026, di Halaman Taman Budaya Gunungkidul, Kalurahan Logandeng, kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, pada Kamis (17/9/2026) pagi.

Upacara yang berlangsung mulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, S.T., M.T., serta dihadiri oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., jajaran Forkopimda DIY dan Kabupaten Gunungkidul, para kepala dinas perhubungan se-DIY, serta tamu undangan lainnya.

Peringatan Harhubnas ke-55 tahun ini mengusung tema nasional Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju. Tema ini menegaskan pentingnya konektivitas dan budaya keselamatan dalam penyediaan sarana serta prasarana transportasi sebagai urat nadi yang menggerakkan roda perekonomian bangsa.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Sekda DIY, ditekankan bahwa sektor perhubungan tidak hanya berfungsi mengelola mobilitas fisik, melainkan turut membangun peradaban yang kokoh, ramah, dan berkeadilan sosial bagi masyarakat luas.

Kehadiran AKBP Damus Asa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen kuat Polres Gunungkidul dalam mendukung sinergi lintas sektoral, khususnya dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta mendukung program-program pembangunan di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

Humas Polres Gunungkidul

Kompolnas Awards 2026: Kapolri Minta Penghargaan Tak Berhenti di Seremoni


Jakarta - Kompolnas Awards 2026 bukan sekadar ajang pemberian penghargaan bagi polisi dan satuan kerja berprestasi. Kapolri menegaskan capaian tersebut harus ditindaklanjuti menjadi bagian dari pengembangan karier, dukungan organisasi, hingga replikasi inovasi di lingkungan Polri.


Hal itu disampaikan Kapolri dalam acara Kompolnas Awards 2026 di Ballroom Istana, Sari Pacific Hotel Jakarta, Kamis (17/9/2026). Kapolri mengatakan penghargaan harus menjadi pemicu bagi anggota dan satuan untuk terus meningkatkan kinerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.


“Penghargaan ini tentunya tidak boleh berhenti pada seremoni,” kata Kapolri dalam sambutannya.


Kapolri kemudian meminta Astamarena, As SDM, dan Aslog untuk segera merumuskan bentuk penghargaan lanjutan bagi para penerima Kompolnas Awards 2026. Bagi personel berprestasi, apresiasi dapat diwujudkan melalui pengembangan karier, baik lewat pendidikan maupun penugasan pada jabatan yang sesuai.


Sedangkan bagi satuan wilayah yang meraih penghargaan, Kapolri meminta dipertimbangkan dukungan anggaran maupun peralatan sesuai kebutuhan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat satuan dalam menjalankan tugas kepolisian.


Kompolnas Awards tahun ini juga memiliki cakupan penilaian yang lebih luas. Penghargaan tidak hanya diberikan kepada Satker Mabes Polri dan satuan kewilayahan, tetapi juga kepada personel yang dinilai memiliki kinerja, inovasi, integritas, kepemimpinan, dan kontribusi nyata dalam pelayanan kepada masyarakat.


Untuk kategori perseorangan, terdapat pendekatan 5P, yakni People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership. Selain itu, penghargaan diberikan untuk kategori Peacekeeper, personel Satgas Operasi Daerah Konflik, serta personel Densus 88 AT.


Sementara untuk kategori satuan, nominasi mencakup tingkat Polsek, Polres, Polda, hingga Satker Mabes Polri. Pada tingkat Polsek, misalnya, peserta dibagi dalam kelompok Metro/Urban dan Rural/Prarural. Sedangkan tingkat Polres terbagi dalam kelompok A, B, dan C.


Penilaian dilakukan melalui sejumlah tahapan, mulai dari penilaian awal, penetapan nominator, pendalaman, visitasi, hingga penilaian akhir oleh Dewan Juri. Mekanisme ini dirancang agar proses penghargaan berlangsung objektif dan berbasis bukti.


Di sisi lain, Kapolri menilai pengawasan terhadap Polri semakin penting di tengah perkembangan media sosial dan citizen journalism. Informasi serta aspirasi masyarakat kini berkembang cepat, sementara ekspektasi terhadap pelayanan Polri semakin tinggi.


Karena itu, Kapolri menekankan pentingnya kemitraan strategis dengan Kompolnas sebagai lembaga pengawas eksternal. Keluhan dan aspirasi masyarakat diharapkan tidak hanya diselesaikan, tetapi juga dianalisis untuk menemukan pola persoalan yang berulang dan menjadi sistem peringatan dini bagi institusi.


Kapolri juga meminta agar praktik-praktik terbaik yang muncul dari para penerima penghargaan tidak berhenti di satuan masing-masing. Inovasi tersebut perlu didokumentasikan, dikembangkan, dan direplikasi secara adaptif sesuai karakteristik wilayah.


Dengan demikian, Kompolnas Awards diharapkan tidak hanya melahirkan penerima penghargaan, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang menjunjung prestasi, integritas, inovasi, profesionalisme, dan kualitas pelayanan publik.


Pada akhirnya, Kapolri mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan Polri bukan semata-mata banyaknya penghargaan yang diraih. Keberhasilan harus terlihat dari kemampuan Polri menghadirkan rasa aman, memberikan kepastian dan pelayanan yang semakin baik, serta menjaga kepercayaan masyarakat.


Rabu, 16 September 2026

Upacara Hari Kesadaran Nasional, Polres Gunungkidul Fokuskan Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Musim Kemarau.


 Upacara Hari Kesadaran Nasional, Polres Gunungkidul Fokuskan Kesiapsiagaan Hadapi Dampak Musim Kemarau.


WONOSARI - Polres Gunungkidul menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman markas komando setempat, Selasa (17/9). Upacara rutin yang digelar setiap tanggal 17 ini dipimpin oleh Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto, S.H., serta diikuti oleh seluruh Pejabat Utama (PJU), para Kapolsek jajaran, dan segenap personel Polres Gunungkidul.

Momentum bulanan ini dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat disiplin, loyalitas, serta menggelorakan kembali semangat pengabdian insan Bhayangkara kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakapolres, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menyoroti kompleksitas tantangan tugas kedepan. Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran kepolisian kini dihadapkan pada tantangan kemanusiaan seiring datangnya musim kemarau.

Sebagian besar wilayah Gunungkidul saat ini mulai menghadapi potensi kekurangan air bersih, yang merupakan kebutuhan dasar krusial bagi kelangsungan hidup sehari-hari warga.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolres Gunungkidul memberikan penekanan khusus kepada para Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas di lapangan. Jajaran kepolisian diminta untuk tidak bersikap pasif atau menunggu laporan warga, melainkan bergerak cepat dan tanggap (proactive) memantau langsung kondisi warga di wilayah masing-masing.

Jangan menunggu masyarakat yang meminta bantuan. Jajaran kepolisian harus cepat tanggap dan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta stakeholder terkait untuk menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan air bersih, pesan Kapolres dalam amanatnya.

Langkah cepat ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat terdampak kemarau sekaligus memperkuat kehadiran Polri yang humanis dan solutif di tengah-tengah warga Gunungkidul.

Selasa, 15 September 2026

Langkah Cepat Polsek Girisubo dan Polda DIY Gelontorkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Balong


 

Langkah Cepat Polsek Girisubo dan Polda DIY Gelontorkan 35 Tangki Air Bersih untuk Warga Balong

 

​WONOSARI - Musim kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Gunungkidul kembali memicu krisis air bersih. Menanggapi keluhan warga yang mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari, Polsek Girisubo bersama Polda DIY bergerak cepat menyalurkan bantuan sosial berupa 35 tangki air bersih di Padukuhan Ngelo 2, Kalurahan Balong, Kapanewon Girisubo, Selasa (15/9/2026).

 

​Aksi kemanusiaan ini berawal dari laporan dan aduan warga yang diterima langsung oleh Kapolsek Girisubo, AKP Agus Supriyanta, S.Ip. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek segera berkoordinasi dengan jajaran Polda DIY sesuai dengan arahan tegas dari Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H, S.I.K, M.H., agar jajaran kepolisian tanggap dan responsif terhadap kesulitan masyarakat.

 

Bantuan ini merupakan wujud kepedulian nyata Polri kepada masyarakat yang sedang menghadapi krisis air bersih akibat kemarau, ujar AKP Agus Supriyanta.

 

​Berdasarkan data di lapangan, krisis air bersih di Kalurahan Balong terjadi lantaran debit air dari PDAM mengalami penurunan drastis hingga tidak mengalir. Selain itu, tampungan air hujan milik warga yang biasanya diandalkan selama musim kemarau kini sudah mulai habis.

 

​Penyaluran bantuan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Kabid Keu Polda DIY, Kombes Pol Fedriansah, S.I.K., didampingi oleh Kapolsek Girisubo AKP Agus Supriyanta, S.Ip., beserta jajaran operator AKLAP Polda DIY dan personel pengamanan Polsek Girisubo. Sebanyak 35 tangki air bersih disebar langsung ke titik-titik warga yang paling membutuhkan.

 

​Kehadiran jajaran kepolisian ini disambut antusias oleh warga setempat. Dengan membawa berbagai wadah penampungan, warga tampak tertib mengantre untuk mendapatkan pasokan air bersih guna mencukupi kebutuhan rumah tangga mereka dalam beberapa hari ke depan.

Senin, 14 September 2026

Polda DIY dan BPBD Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Patuk.


 Polda DIY dan BPBD Salurkan 10.000 Liter Air Bersih untuk Warga Patuk.


GUNUNGKIDUL - Jajaran Polres Gunungkidul bersama Satuan Brimob Polda DIY dan BPBD menggeber bakti sosial penyediaan air bersih menggunakan Kendaraan Khusus (Ransus) Water Treatment di Balai Dusun Karang, Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Minggu (13/9/2026).

Aksi kemanusiaan ini digelar untuk membantu warga yang kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Petugas mengolah air baku dari Sungai Oyo menggunakan teknologi penyaringan khusus hingga menghasilkan air layak konsumsi dengan standar pH ideal antara 6,5 hingga 8,5.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyalurkan 10.000 liter air bersih yang terbagi dalam dua tangki. Sebanyak 135 warga antusias datang membawa galon untuk diisi ulang, dengan total sekitar 280 galon air berhasil didistribusikan.

Kegiatan ini turut dihadiri personel Sat Brimob Polda DIY, Tim BPBD Gunungkidul di bawah koordinasi Sumidi, Panit Lantas Patuk Ipda Tri Handoko, S.I.P., Dukuh Pudak Ani Kurnianingsih, serta personel Polsek Patuk.

Distribusi air bersih ini dijadwalkan berlangsung hingga Senin (14/9/2026). Mengingat kemarau masih berlanjut, Polda DIY bersama instansi terkait akan terus memetakan titik prioritas guna memastikan pasokan air bersih tepat sasaran bagi warga yang membutuhkan.

Minggu, 13 September 2026

Sinergi Brimob, Keraton, dan BPBD DIY Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tepus


 

Sinergi Brimob, Keraton, dan BPBD DIY Salurkan 14.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tepus

 

Gunungkidul - ​Kolaborasi kemanusiaan penanganan krisis air bersih di Kabupaten Gunungkidul kembali direalisasikan melalui sinergi lintas instansi. Satuan Brimob Polda DIY bersama pihak Keraton DIY dan BPBD Provinsi DIY menyalurkan bantuan pengolahan air bersih (water treatment) di Padukuhan Tegalweru, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, pada Minggu, 13 September 2026.

 

​Kegiatan difokuskan untuk membantu warga dari beberapa padukuhan, termasuk Padukuhan Blekonang 1, 2, dan 3, yang tengah menghadapi kekurangan air bersih untuk kebutuhan konsumsi maupun rumah tangga sehari-hari. Berkat teknologi water treatment, air payau diolah langsung menjadi air bersih siap konsumsi serta air bersih untuk keperluan mandi, cuci, kakus (MCK).

 

​Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tepus AKP Suryanto, S.Pd. beserta jajaran personel Polsek Tepus dan Polres Gunungkidul, Lurah Tepus Hendro Pratopo, S.IP., Tim Water Treatment Satbrimobda DIY, para dukuh setempat, serta antusiasme tinggi dari sekitar 200 warga masyarakat.

 

​Total air yang didistribusikan dalam kegiatan operasional ini mencapai 14.000 liter, yang terdiri atas 3.500 liter air siap konsumsi atau air minum serta 10.000 liter air bersih untuk kebutuhan rumah tangga dan MCK, ucap AKP Suryanto.

 

Kegiatan bantuan pengolahan air bersih ini mendapat tanggapan yang antusias dari masyarakat, dan menyambut bantuan ini dengan penuh rasa syukur dan mendalam karena sangat membantu sekali dalam meringankan beban dalam menghadapi kendala krisis air bersih ini.