Senin, 30 Maret 2026

Patroli KRYD Polsek Nglipar Jaga Kamtibmas Wilayah pada Malam Hari


 

Pada hari Minggu, tanggal 29 Maret 2026, pukul 23.00 WIB, anggota Polsek Nglipar yang dipimpin oleh KA SPKT 3 Aiptu M. Susilo melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Nglipar. Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dengan menyisir sejumlah titik rawan, seperti kawasan permukiman, objek vital, serta lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Selain itu, anggota juga melakukan dialogis dengan masyarakat yang ditemui, memberikan imbauan agar tetap waspada serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan patroli KRYD ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta gangguan keamanan lainnya. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Minggu, 29 Maret 2026

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026



YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mencatatkan prestasi sebagai salah satu Polda terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY berhasil menduduki peringkat pertama dalam kategori pelaksanaan rekayasa lalu lintas dengan indeks rata-rata 90,91. Angka ini sangat tinggi melampaui rata-rata indeks nasional sebesar 85, 53 dan tertinggi di antara 8 Polda prioritas di wilayah Pulau Jawa, Lampung, dan Balim, (Minggu, 29 Maret 2026).

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa pencapaian ini diraih atas sinergi dan kolaborasi antara Polda DIY dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait termasuk masyarakat yang senantiasa mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas serta anjuran petugas kami di lapangan.

"Pencapaian ini tentunya berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh petugas di lapangan, namun yang paling utama bagaimana rekayasa yang sudah diterapkan selama mudik dan libur lebaran dapat membantu masyarakat, kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan masih banyak terdapat kekurangan" ujar Kombes Pol Ihsan dalam keterangan resminya.

Operasi Ketupat Progo 2026 sendiri berakhir pada 25 Maret kemarin dan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan, dimana tahun ini menunjukkan dinamika pergerakan massa yang sangat besar di wilayah Yogyakarta. 

Berdasarkan evaluasi (anev) akhir operasi, tercatat volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY jauh lebih besar dibandingkan kendaraan keluar yang melalui 10 titik perbatasan provinsi: 
* Kendaraan Masuk: 2.438.554 unit .
* Kendaraan Keluar: 2.117.323 unit.

Tingginya angka kendaraan masuk ini selaras dengan data kunjungan wisatawan. Sebagai salah satu destinasi favorit libur Lebaran, tercatat sebanyak 1.821.437 orang memasuki kawasan wisata di DIY, dengan Kawasan Malioboro menempati posisi pertama, disusul oleh Pantai Baron dan Pantai Parangtritis.

Menutup keterangannya, Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan merupakan titik akhir, namun menjadi masukan yang baik bagi Polda DIY untuk penerapan standar rekayasa lalu lintas guna semakin meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Yogyakarta khususnya dalam menghadapi agenda kegiatan masyarakat yang berskala besar.

"Polda DIY berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, dan kenyamanan, baik bagi seluruh masyarakat Yogyakarta maupun para wisatawan yang berkunjung. Kami akan terus melakukan evaluasi dan kolaborasi dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan wilayah agar DIY tetap menjadi destinasi yang ramah, tertib, dan kondusif bagi siapa saja yang berkunjung," tegasnya.

Jumat, 27 Maret 2026

Patroli Jalur Wisata Personil Polsek Tanjungsari



Jum'at, 27 Maret 2026, Lebaran hari ke-8 situasi arus lalin khususnya jalur wisata di wilayah Tanjungsari sudah mulai normal, namun demikian Personil Polsek Tanjungsari tetap melaksanakan Patroli, dengan harapan dapat cepat memberikan penanganan saat terjadi kemacetan arus lalulintas maupun gangguan kamtibmas lainnya..

 

#polriuntukmasyarakat

#poldadiy

#polresgunungkidul

#wisatagunungkidul

#wisatapantai

 

 

Kamis, 26 Maret 2026

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gunungkidul Berikan Apresiasi dan Evaluasi Pasca Ops Ketupat Progo 2026.


 

Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gunungkidul Berikan Apresiasi dan Evaluasi Pasca Ops Ketupat Progo 2026.

 

GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya apel pagi di halaman Mapolres Gunungkidul pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat Utama (PJU), Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel perwira, bintara, dan ASN di lingkungan Polres Gunungkidul.

 

Mengawali arahannya, Kapolres mengajak seluruh peserta apel untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara. Dalam suasana yang masih khidmat, AKBP Damus Asa juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh anggota yang merayakan.

 

Pada kesempatan tersebut, ​Kapolres Gunungkidul memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi luar biasa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026, sehingga pengamanan di berbagai titik vital berjalan dengan baik.

 

“Terima kasih atas kerja keras seluruh personel dalam pengamanan tempat ibadah, jalur wisata, hingga lokasi-lokasi wisata selama masa operasi. Kehadiran anggota di lapangan memberikan rasa aman yang nyata bagi masyarakat,” ujar AKBP Damus Asa.

 

Meski secara umum berjalan lancar, Kapolres memberikan catatan khusus terkait hasil pengecekan lapangan, terutama di kawasan Pantai Drini. Temuan di lokasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi serius guna memperbaiki skema pengaturan lalu lintas ke depannya.

 

“Temuan dari pengecekan di Pantai Drini kita jadikan masukan berharga untuk mengevaluasi strategi penguraian kemacetan, agar pelayanan kita pada masa libur panjang mendatang bisa lebih optimal,” tambahnya.

 

Menutup arahannya, AKBP Damus Asa menekankan agar seluruh personel tidak lengah. Dalam situasi siaga saat ini, ia menginstruksikan jajarannya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, baik dalam penjagaan mako maupun saat bertugas di tengah masyarakat.

 

Usai pelaksanaan apel pagi,  dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal. Seluruh personel saling berjabat tangan untuk mempererat tali silaturahmi dan solidaritas internal Polres Gunungkidul, memperkuat kekompakan dalam menjaga keamanan di Bumi Handayani.

Rabu, 25 Maret 2026

Yogyakarta - Polri kembali kehilangan personel terbaiknya dalam operasi ketupat 2026.


 Kepala Pos Pengamanan Operasi Ketupat Progo 2026 Pos Tugu Jogja, Iptu Nur Alim, S.H. meninggal dunia diduga karena kelelahan saat bertugas mengamankan arus mudik dan libur lebaran. ( Rabu, 25 Maret 2026)


“Iya benar (meninggal) siang ini, saya masih di lokasi”, saat dikonfirmasi media PS Kasihumas Polresta Yogyakarta Ipda R Anton BS, S.Psi. M.M.


Iptu Nur Alim sendiri sehari-hari bertugas sebagai Kanitlantas Polsek Gedongtengen dan ditugaskan sebagai Kapospam Tugu Jogja selama Operasi Ketupat Progo tahun  ini.


Sehari hari, ia memimpin pengamanan di Kawasan Tugu Jogja dan sekitarnya termasuk stasiun tugu yang selama pelaksanaan operasi sangat ramai dan padat penumpang. Sebagai kepala pos pengamanan tu, Iptu Nur Alim sangat bertanggung jawab dan berdedikasi dalam oelaksanaan tugasnya, hal ini dapat diukur dari kondusifnya kawasan tugu dan sekitarnya selama berlangsungnya operasi.


“Beliau sangat rajin dan bertanggung jawab selama menjabat Kapospam sehingga penyebab kematiannya diduga karena kelelahan saat bertugas mengamankan libur lebaran”, tambah Kasihumas.


Meski secara resmi belum ada penyelidikan terkait meninggalnya Iptu Nur Alim, namun kuat dugaan adalah kelelahan fisik akibat tugas tanpa henti di tengah padatnya arus mudik lebaran 1447 H.


Hingga saat ini Operasi Ketupat Progo 2026 masih berlangsung dengan melibatkan ribuan personel gabungan.


Tujuan utama operasi ini adalah memastikan arus lalu lintas lancar, mencegah kemacetan, dan menjaga keamanan di destinasi wisata utama Jogja seperti Malioboro, Tugu, dan sekitarnya.

Minggu, 22 Maret 2026

Wakapolda DIY Tinjau Tol Purwomartani hingga Pos di Bantul, Pastikan Pengamanan Wisata dan Arus Balik Berjalan Lancar

 

Wakapolda DIY Tinjau Tol Purwomartani hingga Pos di Bantul, Pastikan Pengamanan Wisata dan Arus Balik Berjalan Lancar


Yogyakarta – Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., melakukan peninjauan sejumlah titik pengamanan dan jalur strategis dalam rangka pengamanan wisata dan arus balik di Daerah Istimewa Yogyakarta.


Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda DIY didampingi oleh Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at, S.I.K., M.H., meninjau kesiapan jalur Tol Solo–Yogyakarta–YIA segmen Purwomartani. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus balik.


Selain meninjau jalur tol, Wakapolda DIY juga melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Kretek, Bantul, bersama Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi pengamanan yang disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan wisata pantai selatan yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.


Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pengamanan Druwo guna memastikan seluruh pos pengamanan Operasi Ketupat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.


Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda DIY dalam memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan selama masa libur Idulfitri.


“Melalui pengecekan langsung di lapangan ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas di pos pengamanan dapat melaksanakan tugas secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik yang melaksanakan perjalanan arus balik maupun yang berwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Ihsan.


Ia juga menambahkan bahwa Polda DIY terus mengoptimalkan pengamanan di jalur utama, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum libur Lebaran.


Dengan adanya kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan arus balik maupun aktivitas wisata dengan aman, nyaman, dan lancar.

Kamis, 19 Maret 2026

Kapolres Gunungkidul Pastikan Keamanan Kota Wonosari Terkendali.




​GUNUNGKIDUL – Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya pengamanan Lomba Takbir Keliling 1447 H yang berlangsung di pusat Kota Wonosari, Kamis malam (19/03/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan kegiatan keagamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar tersebut berjalan tertib dan bebas dari gangguan kamtibmas.

​Sejak dimulainya acara, Kapolres Gunungkidul berada di titik utama pengamanan depan Kompleks Masjid Agung Al Ikhlas bersama jajaran Forkopimda. 
Kehadiran AKBP Damus Asa di lapangan menegaskan komitmen Polres Gunungkidul dalam memberikan pengawalan maksimal pada setiap simpul keramaian masyarakat.

​Dalam arahannya, Kapolres menekankan pada personel di lapangan untuk mengedepankan tindakan preventif dan pengaturan lalu lintas yang humanis. Sebanyak 15 kelompok peserta lomba dipastikan mendapatkan pengawalan ketat di sepanjang rute, mulai dari titik start hingga finish di Masjid Mujahidin.

​"Fokus pengamanan kami adalah pada kelancaran arus lalu lintas di rute utama, mulai dari Simpang 3 Taman Kuliner hingga Bundaran Kodim, serta mencegah adanya gesekan antar kelompok peserta maupun penggunaan petasan yang dapat mengganggu ketertiban," tegas AKBP Damus Asa dalam keterangannya.

Dengan skema pengamanan yang terencana, seluruh rangkaian penampilan display peserta di depan panggung kehormatan hingga pergerakan menuju titik akhir berjalan dengan lancar. Hingga pukul 22.00 WIB, situasi di wilayah Wonosari terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.

​Meski kegiatan berakhir kondusif, Kapolres Gunungkidul menginstruksikan jajaran Sat Intelkam dan Sat Binmas untuk terus melakukan deteksi dini terhadap potensi keramaian serupa menjelang Idul Fitri. Pihak kepolisian akan terus memetakan titik-titik rawan macet dan konsentrasi massa guna mencegah terjadinya gangguan keamanan di wilayah hukum Polres Gunungkidul.

( Satgas Humas Ops Ketupat Progo 2026 ).

Sinergi Polri dan Banser, Kapolres Gunungkidul Resmikan Posko Mudik Lebaran 2026



​WONOSARI – Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., meresmikan langsung Posko Mudik Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Gunungkidul tahun 2026. Kegiatan peresmian ini berlangsung di Padukuhan Seneng, Kalurahan Siraman, Kapanewon Wonosari pada Rabu (18/03/2026) siang.

​Acara yang diinisiasi oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gunungkidul ini dihadiri oleh jajaran PJU Polres Gunungkidul, unsur TNI, tokoh agama, serta pengurus badan otonom Nahdlatul Ulama (NU) seperti Muslimat, Fatayat, dan IPNU-IPPNU.

​Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Gunungkidul, Lutfi Kharis Mahfudz (Gus Luthfi), menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiagakan sebanyak 16 titik posko yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Gunungkidul.

​"Harapan kami, kehadiran posko Ansor-Banser ini adalah bentuk bakti kami untuk membantu petugas keamanan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang sedang menjalankan mudik," ujar Gus Luthfi.

​Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan kepedulian GP Ansor serta Banser. Menurutnya, keberadaan posko-posko swadaya masyarakat ini sangat membantu tugas kepolisian, khususnya dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

​"Mudik lebaran merupakan agenda tahunan dengan mobilitas masyarakat yang sangat besar. Kehadiran posko ini sangat berarti demi terciptanya keselamatan lalu lintas dan kenyamanan pemudik hingga sampai di tujuan," ungkap Kapolres.

​Lebih lanjut, Kapolres menegaskan komitmen Polres Gunungkidul untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif. 

"Dengan ini, Posko Mudik Banser secara resmi dibuka. Semoga memberikan dampak besar bagi masyarakat demi terwujudnya mudik yang aman dan keluarga yang bahagia," tambahnya.

( Satgas Humas Ops Ketupat Progo 2026 ).

Senin, 16 Maret 2026

Pastikan Arus Mudik Aman, Forkopimda Gunungkidul Pantau Langsung Pospam Hargodumilah.




​GUNUNGKIDUL – Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Gunungkidul melakukan peninjauan langsung ke Pos Pengamanan (Pospam) Hargodumilah, Patuk, pada Senin pagi (16/03/2026).

​Kunjungan ini dilakukan dalam rangka pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana Operasi Ketupat Progo 2026, guna memastikan kenyamanan serta keamanan masyarakat selama masa mudik dan balik lebaran.

​Kedatangan rombongan Forkopimda disambut langsung oleh Kasubsatgas Wilayah Patuk, AKP Solechan, S.H., M.M., bersama Kapospam Hargodumilah, AKP Paryadi, S.AP., serta personel gabungan yang terdiri dari anggota Polres Gunungkidul dan satuan Brimob.

​Dalam arahannya, AKBP Damus Asa menekankan pentingnya kewaspadaan dan pelayanan prima kepada masyarakat. Mengingat jalur Hargodumilah merupakan pintu masuk utama menuju wilayah Gunungkidul, koordinasi antar instansi menjadi kunci kelancaran arus lalu lintas.

Dalam kesempatan tersebut terpantau ramai namun tetap lancar terkendali, kejadian kecelakaan lalu lintas (laka lantas) dilaporkan nihil dan personel gabungan tetap bersiaga penuh dalam memberikan pengamanan di titik-titik rawan.

​"Kegiatan pengecekan ini bertujuan untuk memastikan seluruh anggota di lapangan siap memberikan pelayanan terbaik. Sejauh ini, situasi di wilayah Patuk aman dan kondusif," ujar pihak kepolisian dalam keterangannya.

​Operasi Ketupat Progo 2026 di Pospam Hargodumilah ini melibatkan kekuatan penuh dari personel Polri, diperkuat oleh anggota Brimob guna menjamin stabilitas keamanan di jalur wisata maupun jalur utama distribusi. Seluruh rangkaian kunjungan Forkopimda berjalan dengan aman dan lancar.

( Satgas Humas Ops Ketupat Progo 2026 ).

Minggu, 15 Maret 2026

Kapolres dan Bupati Gunungkidul Kunjungi Bocah yang Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua.




​GUNUNGKIDUL – Menindaklanjuti kabar viral mengenai seorang anak di Kapanewon Panggang yang terpaksa berhenti sekolah demi merawat kedua orang tuanya yang sakit, Kapolres Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul melakukan langkah nyata. Pada Minggu (15/3/2026), rombongan mendatangi langsung kediaman Bapak Slamet dan Ibu Aminah di Padukuhan Jeruken, Kalurahan Girisekar.

​Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) ini dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, S.E., M.P., bersama Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Kehadiran para pucuk pimpinan di wilayah Gunungkidul ini merupakan bentuk respons cepat atas kondisi sosial ekonomi rentan yang dialami keluarga tersebut.

​Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menegaskan bahwa kehadiran Polri ditengah masyarakat merupakan representasi negara yang mengemban tugas utama sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, maupun kepada yang sedang mengalami kesulitan. Secara khusus, Polres Gunungkidul memberikan perhatian pada kondisi psikologis sang anak, Fendi.

​"Kami melaksanakan trauma healing bagi ananda Fendi agar semangatnya kembali bangkit. Selain itu, tim Dokter Kesehatan Polres juga kami siagakan untuk melakukan pengecekan kesehatan rutin bagi Pak Slamet, Bu Aminah, beserta anak-anaknya," ujar AKBP Damus Asa.

​Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan kendala sosial yang mendesak melalui layanan pengaduan 110 atau berkoordinasi dengan Polsek terdekat.

​Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menginstruksikan agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak sinkron termasuk dari aspek pendidikan, yaitu melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kemenag untuk memastikan kelanjutan sekolah Fendi serta pemenuhan kebutuhan belajarnya.

​Terkait bantuan sosial, meskipun keluarga ini telah terdata dalam program PKH dan BPNT, Bupati memberikan instruksi khusus agar petugas jemput bola, mengingat kondisi kesehatan orang tua yang mengalami sakit maka dalam hal ini, petugas yang harus datang ke rumah

​Sebagai bentuk dukungan operasional, pada kesempatan tersebut Kapolres Gunungkidul menyerahkan bantuan berupa sembako, sepeda, alat tulis, sepatu, tas dan Kasur.
 
( Humas Polres Gunungkidul ).

Selasa, 10 Maret 2026

Safari Ramadhan Pemkab Gunungkidul di Ngawen Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan




Gunungkidul – Kegiatan Safari Ramadhan tingkat Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026/1447 H yang digelar di Masjid Al-Fattah, Padukuhan Bantengwareng, Kalurahan Tancep, Kapanewon Ngawen pada Selasa (10/3/2026) berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Kegiatan yang dimulai pukul 16.30 WIB hingga 19.00 WIB tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Gunungkidul bersama masyarakat setempat. Safari Ramadhan ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam suasana Bulan Suci Ramadhan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Inf Alfian Praniawan, serta sejumlah pejabat dari unsur Forkopimda, perangkat kapanewon, lurah se-Kapanewon Ngawen, tokoh agama, dan sekitar 200 jamaah.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat. Ia juga mengapresiasi sambutan hangat dari warga Bantengwareng serta jamaah Masjid Al-Fattah.

“Safari Ramadhan ini menjadi sarana bagi pemerintah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat, sekaligus mendengarkan aspirasi warga agar pembangunan di Kabupaten Gunungkidul dapat dirasakan secara merata,” ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum Ramadhan dengan meningkatkan ibadah, memperbanyak sedekah, serta menjaga kelestarian lingkungan guna menghindari potensi bencana alam seperti tanah longsor.

Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Endang Sri Sumiyartini mengapresiasi kekompakan dan kerukunan masyarakat Bantengwareng. Ia juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan serta bijak dalam menggunakan media sosial.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan keamanan lingkungan melalui kegiatan poskamling. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk mengawasi anak-anak agar tidak terlibat dalam kegiatan yang merugikan seperti bermain petasan, konsumsi minuman keras, perang sarung, maupun penyalahgunaan narkotika.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tertib berlalu lintas dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya di media sosial.

Kegiatan Safari Ramadhan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan paket sembako oleh Bupati Gunungkidul bersama Baznas Gunungkidul kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Ustaz H. Bakat yang menyampaikan pentingnya memperbanyak amalan di bulan Ramadhan, seperti membaca Al-Qur’an, menjaga lisan, memberi makan kepada orang yang membutuhkan, serta menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan salat Magrib berjamaah.

Selama kegiatan berlangsung, personel Polsek Ngawen melaksanakan pengamanan dan monitoring guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.

Kegiatan Safari Ramadhan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan serta kualitas ibadah masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan.

Minggu, 08 Maret 2026

Ada Apa Antara Kapolres Gunungkidul dan Para Pegiat Media Sosial ?




​WONOSARI – Pemandangan berbeda terlihat di Rumah Makan SAG, Wonosari, pada Jumat sore (6/3/2026). Sejumlah tokoh kunci di balik grup-grup besar media sosial yang memiliki ratusan ribu anggota tampak duduk satu meja dengan jajaran PJU Polres Gunungkidul.

​Ternyata, Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., sengaja mengundang para "jawara" digital ini dalam sebuah agenda buka puasa bersama yang penuh kehangatan. Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran PJU Polres Gunungkidul, pencetus Info Cegatan Jogja (ICJ), serta para admin dan pegiat grup media sosial dari ICG, AWG, ISG, hingga perwakilan media online.

​Bukan sekadar silaturahmi biasa, ada misi besar yang dibawa Kapolres yaitu menekankan bahwa peran para pegiat media sosial sangat vital sebagai filter informasi bagi masyarakat luas.

​"Rekan-rekan di media sosial memiliki peran sebagai filter informasi bagi masyarakat. Jadi jangan sampai masyarakat ini jadi merasa tidak nyaman, apalagi resah, akibat narasi hoaks yang beredar liar," tegas AKBP Damus Asa di hadapan para pegiat medsos.

Kapolres kemudian mencontohkan tentan peristiwa demo di Polda DIY yang sempat viral. Saat itu, beredar kabar petugas menembakkan gas air mata. Padahal, faktanya suara letusan dan asap tersebut murni berasal dari kembang api yang dibawa oleh massa aksi sendiri. Di sinilah peran komunitas medsos diuji untuk meluruskan fakta sebelum kepanikan meluas.

​Langkah Kapolres merangkul komunitas digital ini disambut hangat oleh para pegiat. 
Yanto Sumantri, pencetus sekaligus pendiri Info Cegatan Jogja, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif ini.

​"Kami menyambut sangat baik kegiatan ini. Ini adalah bentuk sinergi yang nyata antara kepolisian dan masyarakat digital," ujar Yanto. 
Ia juga menitipkan harapan agar kedepannya Polres Gunungkidul terus konsisten memberikan pelayanan yang humanis dan profesional kepada seluruh warga.

​Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk membudayakan gerakan "Saring Sebelum Sharing". Langkah sederhana ini diharapkan menjadi senjata ampuh untuk menjaga ketertiban umum melalui jempol masing-masing pengguna media sosial.

'Kami mengharapkan peran serta aktif dari grup ICJ, ICG, AWG, dan ISG maupun grup media sosial lainnya, untuk menciptakan ruang digital yang lebih sehat, akurat, dan menyejukkan bagi warga Gunungkidul," ujar AKP Subarsana, Kasihumas Polres Gunungkidul.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Minggu, 01 Maret 2026

Bukan Kembar Tapi Identik: Cerita Unik Dua AKP Sumardiyono yang Resmi Jadi Kompol di Hari yang Sama.


​GUNUNGKIDUL – Ada pemandangan yang tak lazim dan mengundang decak kagum di Aula Patriatama Polres Gunungkidul pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Dalam sebuah upacara resmi, nama yang sama dipanggil berulang kali, pangkat yang disandang pun serupa, dan tujuan kenaikan pangkatnya pun setingkat.


​Ini bukan kesalahan administratif, melainkan sebuah fenomena langka: dua perwira Polres Gunungkidul memiliki nama yang persis sama, yaitu Sumardiyono. Keduanya berangkat dari pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan hari ini, secara bersamaan, resmi menyandang pangkat baru sebagai Komisaris Polisi (Kompol).


​Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Penghargaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Suasana khidmat seketika terasa unik saat pembacaan keputusan kenaikan pangkat menyebutkan nama "Sumardiyono" untuk dua subjek yang berbeda namun memiliki dedikasi yang sama-sama tinggi.


​Satu Nama, Dua Pengabdian


​Meski bukan saudara kembar, kedua Kompol Sumardiyono ini seolah memiliki garis takdir yang identik di penghujung masa dinas mereka. Kenaikan pangkat penghargaan ini diberikan oleh institusi Polri sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa cacat selama puluhan tahun.


​Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, mengungkapkan bahwa momen ini merupakan sejarah tersendiri bagi Polres Gunungkidul.


​"Kenaikan pangkat yang diterima hendaknya disikapi dengan rasa syukur dan rendah hati, arif dan bijaksana, meskipun masa pengabdian hanya tinggal beberapa bulan lagi hendaknya tidak mengurangi semangat dalam melaksanakan tugas pengabdian sebagai anggota Polri," pesan AKBP Damus Asa dalam amanatnya.


​Bagi kedua perwira tersebut, kebetulan ini menjadi cerita penutup karier yang sangat berkesan. Kenaikan pangkat dari AKP ke Kompol merupakan penghargaan prestisius yang hanya diberikan kepada anggota dengan rekam jejak bersih menjelang masa pensiun.


​Peristiwa unik ini pun menjadi perbincangan hangat di lingkungan Polres, mengingatkan semua anggota bahwa kesetiaan pada tugas akan berbuah manis pada waktunya, terlepas dari uniknya nama yang disandang.


( Humas Polres Gunungkidul ).

PATROLI MALAM, ANTISIPASI KERAWANAN


Intensitas curah hujan yang tinggi menyimpan berbagai kerawanan. Bencana alam, tanah longsor, banjir, pohon tumbang bahkan beberapa kasus pencurian terjadi saat hujan lebat.

KOMPOL MUSTAQIM, S.H., M.AP. sebagai Kabag Ops Polres Gunungkidul menanggapi kerawanan yang ada dengan menggerakkan patroli di jalur utama Kota Wonosari.

“Mari bersama-sama mejaga keamanan dengan meningkatkan kewaspadaan dan  segera laporkan atau telepon ke 110 apabila ada kecurigaan atau membutuhkan kehadiran kepolisian” ujar Kompol Mustakim

Keamanan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, mari bersama menjaga Gunungkidul tetap aman dan kondusif dengan meningkatkan kewaspadaan.