Senin, 30 Maret 2026
Minggu, 29 Maret 2026
Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Patroli Jalur Wisata Personil Polsek Tanjungsari
Jum'at, 27 Maret 2026, Lebaran hari ke-8 situasi arus lalin
khususnya jalur wisata di wilayah Tanjungsari sudah mulai normal, namun
demikian Personil Polsek Tanjungsari tetap melaksanakan Patroli, dengan harapan
dapat cepat memberikan penanganan saat terjadi kemacetan arus lalulintas maupun
gangguan kamtibmas lainnya..
#polriuntukmasyarakat
#poldadiy
#polresgunungkidul
#wisatagunungkidul
#wisatapantai
Kamis, 26 Maret 2026
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gunungkidul Berikan Apresiasi dan Evaluasi Pasca Ops Ketupat Progo 2026.
Pimpin Apel Pagi, Kapolres Gunungkidul Berikan Apresiasi dan
Evaluasi Pasca Ops Ketupat Progo 2026.
GUNUNGKIDUL - Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H.,
S.I.K., M.H., memimpin langsung jalannya apel pagi di halaman Mapolres
Gunungkidul pada Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pejabat
Utama (PJU), Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta seluruh personel
perwira, bintara, dan ASN di lingkungan Polres Gunungkidul.
Mengawali arahannya, Kapolres mengajak seluruh peserta apel
untuk senantiasa memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas negara. Dalam suasana yang
masih khidmat, AKBP Damus Asa juga menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul
Fitri kepada seluruh anggota yang merayakan.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Gunungkidul memberikan
apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran atas dedikasi luar
biasa selama pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026, sehingga pengamanan di
berbagai titik vital berjalan dengan baik.
“Terima kasih atas kerja keras seluruh personel dalam
pengamanan tempat ibadah, jalur wisata, hingga lokasi-lokasi wisata selama masa
operasi. Kehadiran anggota di lapangan memberikan rasa aman yang nyata bagi
masyarakat,” ujar AKBP Damus Asa.
Meski secara umum berjalan lancar, Kapolres memberikan
catatan khusus terkait hasil pengecekan lapangan, terutama di kawasan Pantai
Drini. Temuan di lokasi tersebut akan dijadikan bahan evaluasi serius guna
memperbaiki skema pengaturan lalu lintas ke depannya.
“Temuan dari pengecekan di Pantai Drini kita jadikan masukan
berharga untuk mengevaluasi strategi penguraian kemacetan, agar pelayanan kita
pada masa libur panjang mendatang bisa lebih optimal,” tambahnya.
Menutup arahannya, AKBP Damus Asa menekankan agar seluruh
personel tidak lengah. Dalam situasi siaga saat ini, ia menginstruksikan
jajarannya untuk terus meningkatkan kewaspadaan, baik dalam penjagaan mako
maupun saat bertugas di tengah masyarakat.
Usai pelaksanaan apel pagi,
dilanjutkan dengan acara Halal Bihalal. Seluruh personel saling berjabat
tangan untuk mempererat tali silaturahmi dan solidaritas internal Polres
Gunungkidul, memperkuat kekompakan dalam menjaga keamanan di Bumi Handayani.
Rabu, 25 Maret 2026
Yogyakarta - Polri kembali kehilangan personel terbaiknya dalam operasi ketupat 2026.
Kepala Pos Pengamanan Operasi Ketupat Progo 2026 Pos Tugu Jogja, Iptu Nur Alim, S.H. meninggal dunia diduga karena kelelahan saat bertugas mengamankan arus mudik dan libur lebaran. ( Rabu, 25 Maret 2026)
“Iya benar (meninggal) siang ini, saya masih di lokasi”, saat dikonfirmasi media PS Kasihumas Polresta Yogyakarta Ipda R Anton BS, S.Psi. M.M.
Iptu Nur Alim sendiri sehari-hari bertugas sebagai Kanitlantas Polsek Gedongtengen dan ditugaskan sebagai Kapospam Tugu Jogja selama Operasi Ketupat Progo tahun ini.
Sehari hari, ia memimpin pengamanan di Kawasan Tugu Jogja dan sekitarnya termasuk stasiun tugu yang selama pelaksanaan operasi sangat ramai dan padat penumpang. Sebagai kepala pos pengamanan tu, Iptu Nur Alim sangat bertanggung jawab dan berdedikasi dalam oelaksanaan tugasnya, hal ini dapat diukur dari kondusifnya kawasan tugu dan sekitarnya selama berlangsungnya operasi.
“Beliau sangat rajin dan bertanggung jawab selama menjabat Kapospam sehingga penyebab kematiannya diduga karena kelelahan saat bertugas mengamankan libur lebaran”, tambah Kasihumas.
Meski secara resmi belum ada penyelidikan terkait meninggalnya Iptu Nur Alim, namun kuat dugaan adalah kelelahan fisik akibat tugas tanpa henti di tengah padatnya arus mudik lebaran 1447 H.
Hingga saat ini Operasi Ketupat Progo 2026 masih berlangsung dengan melibatkan ribuan personel gabungan.
Tujuan utama operasi ini adalah memastikan arus lalu lintas lancar, mencegah kemacetan, dan menjaga keamanan di destinasi wisata utama Jogja seperti Malioboro, Tugu, dan sekitarnya.
Minggu, 22 Maret 2026
Wakapolda DIY Tinjau Tol Purwomartani hingga Pos di Bantul, Pastikan Pengamanan Wisata dan Arus Balik Berjalan Lancar
Wakapolda DIY Tinjau Tol Purwomartani hingga Pos di Bantul, Pastikan Pengamanan Wisata dan Arus Balik Berjalan Lancar
Yogyakarta – Wakapolda DIY Brigjen Pol Eddy Djunaedi, S.I.K., melakukan peninjauan sejumlah titik pengamanan dan jalur strategis dalam rangka pengamanan wisata dan arus balik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, Wakapolda DIY didampingi oleh Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Arie Prasetya Syafa’at, S.I.K., M.H., meninjau kesiapan jalur Tol Solo–Yogyakarta–YIA segmen Purwomartani. Peninjauan ini dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur, pengaturan lalu lintas, serta kesiapsiagaan personel dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus balik.
Selain meninjau jalur tol, Wakapolda DIY juga melakukan pengecekan di Pos Pengamanan Kretek, Bantul, bersama Kapolres Bantul AKBP Bayu Puji Hariyanto, S.H., S.I.K., M.H. Dalam kunjungan tersebut, Wakapolda mengecek kesiapan personel, sarana prasarana, serta strategi pengamanan yang disiapkan untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan wisata pantai selatan yang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Pos Pengamanan Druwo guna memastikan seluruh pos pengamanan Operasi Ketupat berjalan optimal dalam memberikan pelayanan dan rasa aman kepada masyarakat.
Kabidhumas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, S.I.K., mengatakan bahwa kegiatan pengecekan tersebut merupakan bentuk komitmen Polda DIY dalam memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan selama masa libur Idulfitri.
“Melalui pengecekan langsung di lapangan ini, diharapkan seluruh personel yang bertugas di pos pengamanan dapat melaksanakan tugas secara optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, baik yang melaksanakan perjalanan arus balik maupun yang berwisata di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta,” ujar Ihsan.
Ia juga menambahkan bahwa Polda DIY terus mengoptimalkan pengamanan di jalur utama, kawasan wisata, serta titik-titik keramaian guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama momentum libur Lebaran.
Dengan adanya kesiapsiagaan personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menjalani perjalanan arus balik maupun aktivitas wisata dengan aman, nyaman, dan lancar.
Kamis, 19 Maret 2026
Kapolres Gunungkidul Pastikan Keamanan Kota Wonosari Terkendali.
Sinergi Polri dan Banser, Kapolres Gunungkidul Resmikan Posko Mudik Lebaran 2026
Senin, 16 Maret 2026
Pastikan Arus Mudik Aman, Forkopimda Gunungkidul Pantau Langsung Pospam Hargodumilah.
Minggu, 15 Maret 2026
Kapolres dan Bupati Gunungkidul Kunjungi Bocah yang Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua.
Selasa, 10 Maret 2026
Safari Ramadhan Pemkab Gunungkidul di Ngawen Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan
Minggu, 08 Maret 2026
Ada Apa Antara Kapolres Gunungkidul dan Para Pegiat Media Sosial ?
Minggu, 01 Maret 2026
Bukan Kembar Tapi Identik: Cerita Unik Dua AKP Sumardiyono yang Resmi Jadi Kompol di Hari yang Sama.
GUNUNGKIDUL – Ada pemandangan yang tak lazim dan mengundang decak kagum di Aula Patriatama Polres Gunungkidul pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Dalam sebuah upacara resmi, nama yang sama dipanggil berulang kali, pangkat yang disandang pun serupa, dan tujuan kenaikan pangkatnya pun setingkat.
Ini bukan kesalahan administratif, melainkan sebuah fenomena langka: dua perwira Polres Gunungkidul memiliki nama yang persis sama, yaitu Sumardiyono. Keduanya berangkat dari pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan hari ini, secara bersamaan, resmi menyandang pangkat baru sebagai Komisaris Polisi (Kompol).
Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Penghargaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Suasana khidmat seketika terasa unik saat pembacaan keputusan kenaikan pangkat menyebutkan nama "Sumardiyono" untuk dua subjek yang berbeda namun memiliki dedikasi yang sama-sama tinggi.
Satu Nama, Dua Pengabdian
Meski bukan saudara kembar, kedua Kompol Sumardiyono ini seolah memiliki garis takdir yang identik di penghujung masa dinas mereka. Kenaikan pangkat penghargaan ini diberikan oleh institusi Polri sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa cacat selama puluhan tahun.
Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, mengungkapkan bahwa momen ini merupakan sejarah tersendiri bagi Polres Gunungkidul.
"Kenaikan pangkat yang diterima hendaknya disikapi dengan rasa syukur dan rendah hati, arif dan bijaksana, meskipun masa pengabdian hanya tinggal beberapa bulan lagi hendaknya tidak mengurangi semangat dalam melaksanakan tugas pengabdian sebagai anggota Polri," pesan AKBP Damus Asa dalam amanatnya.
Bagi kedua perwira tersebut, kebetulan ini menjadi cerita penutup karier yang sangat berkesan. Kenaikan pangkat dari AKP ke Kompol merupakan penghargaan prestisius yang hanya diberikan kepada anggota dengan rekam jejak bersih menjelang masa pensiun.
Peristiwa unik ini pun menjadi perbincangan hangat di lingkungan Polres, mengingatkan semua anggota bahwa kesetiaan pada tugas akan berbuah manis pada waktunya, terlepas dari uniknya nama yang disandang.
( Humas Polres Gunungkidul ).
PATROLI MALAM, ANTISIPASI KERAWANAN
Intensitas curah hujan yang tinggi menyimpan berbagai kerawanan. Bencana alam, tanah longsor, banjir, pohon tumbang bahkan beberapa kasus pencurian terjadi saat hujan lebat.
KOMPOL MUSTAQIM, S.H., M.AP. sebagai Kabag Ops Polres Gunungkidul menanggapi kerawanan yang ada dengan menggerakkan patroli di jalur utama Kota Wonosari.
“Mari bersama-sama mejaga keamanan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera laporkan atau telepon ke 110 apabila ada kecurigaan atau membutuhkan kehadiran kepolisian” ujar Kompol Mustakim
Keamanan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, mari bersama menjaga Gunungkidul tetap aman dan kondusif dengan meningkatkan kewaspadaan.




.jpg)







