Senin, 13 Juli 2026

Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah


 Pakar Hukum Tata Negara: KUHAP Baru Tegaskan Penetapan Tersangka Berdasarkan Minimal Dua Alat Bukti Sah


Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara Muhammad Rullyandi menilai lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) merupakan bagian dari pembaruan sistem hukum pidana nasional yang bertujuan memperkuat supremasi hukum serta memberikan kepastian dalam pelaksanaan tugas dan kewenangan aparat penegak hukum.


Menurut Rullyandi, KUHAP baru hadir sebagai bentuk koreksi dan penyempurnaan terhadap aturan sebelumnya melalui proses harmonisasi dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan hukum, termasuk sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK).


“Lahirnya KUHAP baru merupakan paradigma pembaharuan hukum yang telah melalui proses harmonisasi serta mempertimbangkan berbagai perubahan hukum, termasuk putusan-putusan Mahkamah Konstitusi yang menjadi bagian dari perkembangan hukum acara pidana,” ujar Muhammad Rullyandi di Jakarta, Selasa (14/7/2026).


Ia menjelaskan, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 yang mengatur mengenai perlunya prosedur pemeriksaan calon tersangka sebelum dilakukan penetapan tersangka. Menurutnya, ketentuan tersebut merupakan bagian dari rezim KUHAP lama dan telah mengalami perubahan dengan berlakunya KUHAP baru.


“Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 harus dipahami dalam konteks keberlakuan KUHAP pada saat itu. Dengan adanya KUHAP baru, terdapat paradigma dan pengaturan baru yang menegaskan mekanisme penetapan tersangka berdasarkan kecukupan alat bukti,” jelasnya.


Rullyandi menyebut, KUHAP baru telah mengatur secara tegas bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh paling sedikit dua alat bukti yang sah sebagaimana diatur dalam Pasal 1 angka 31 dan Pasal 90 ayat (1) KUHAP baru.


“Ketentuan dalam KUHAP baru memberikan penegasan bahwa dasar utama penetapan tersangka adalah terpenuhinya minimal dua alat bukti yang sah. Hal ini menjadi instrumen penting dalam menjamin kepastian hukum sekaligus memperkuat profesionalitas aparat penegak hukum,” katanya.


Ia menambahkan, dengan adanya pengaturan baru tersebut, ketentuan mengenai pemeriksaan calon tersangka sebelum penetapan tersangka sebagaimana berkembang dalam praktik berdasarkan Putusan MK Nomor 21/PUU-XII/2014 tidak lagi menjadi persyaratan mutlak sepanjang penyidik telah memenuhi standar pembuktian yang ditentukan dalam KUHAP baru.


“Sepanjang penyidik telah memperoleh minimal dua alat bukti yang sah sesuai KUHAP baru, maka penetapan tersangka dapat dilakukan berdasarkan ketentuan tersebut tanpa harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terhadap calon tersangka sebagai saksi,” tutur Rullyandi.


Lebih lanjut, ia menilai perubahan KUHAP ini harus dipahami sebagai upaya menyeimbangkan antara perlindungan hak warga negara dengan kebutuhan penegakan hukum yang efektif.


“KUHAP baru pada prinsipnya tetap menjunjung tinggi due process of law, namun di sisi lain memberikan ruang bagi aparat penegak hukum untuk menjalankan kewenangannya secara profesional berdasarkan alat bukti yang sah,” pungkasnya.

Kapolri Perkuat Soliditas TNI-Polri Lewat Silaturahmi dengan Panglima TNI di Mabes TNI


Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Mabes Polri melakukan silaturahmi dengan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (13/7). Pertemuan yang berlangsung di Aula Gatot Subroto mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri sebagai dua institusi utama penjaga kedaulatan negara.


Kedatangan Kapolri disambut langsung oleh Panglima TNI yang didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI Mohammad Tonny Harjono, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, serta sejumlah pejabat utama Mabes TNI lainnya.


Dalam kesempatan itu, Kapolri hadir bersama Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Kabaintelkam Polri Komjen Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Komjen Syahardiantono, Kalemdiklat Polri Komjen RZ Panca Putra, Dankorbrimob Polri Komjen Ramdani Hidayat, dan Astamarena Kapolri Komjen Wahyu Hadiningrat.


Turut mendampingi Kapolri, antara lain Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri, As SDM Kapolri Irjen Anwar, Aslog Kapolri Irjen Suwondo Nainggolan, Koorsahli Kapolri Irjen Herry Rudolf Nahak, Kadivpropam Polri Irjen Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Kadivkum Polri Irjen Agus Nugroho, Kadivhubinter Polri Irjen Amur Chandra Juli Buana, Kakorlantas Polri Irjen Wibowo, Kadensus 88 AT Polri Irjen Sentot Prasetyo, Kakortastipidkor Polri Irjen Totok Suharyanto, Kapusdokkes Polri Irjen Asep Hendradiana, Waastamaops Kapolri Irjen Laksana, Kakorsabhara Baharkam Polri Irjen M. Nazly Harahap, Kakorpolairud Baharkam Polri Irjen R. Firdaus Kurniawan, Kapusjarah Polri Brigjen Abas Basuni, serta pejabat utama Polri lainnya.


Dalam sambutannya, Jenderal Sigit menegaskan bahwa silaturahmi tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya soliditas TNI dan Polri sebagai pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa.


"Tentunya menyambung apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden, bahwa TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa. Yang tentunya, kita memiliki kewajiban untuk terus terjaga agar TNI-Polri tetap solid," ujar Jenderal Sigit.


Menurutnya, kekompakan kedua institusi menjadi fondasi penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan berbagai program dan kebijakan pemerintah.


"Karena ini adalah kunci utama agar negara kita, sebagaimana apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden, terus bisa menjalankan program-program kebijakan dari Bapak Presiden. Dan itu semuanya bisa berjalan kalau TNI dan Polri solid," lanjutnya.


Kapolri juga mengingatkan adanya berbagai upaya dari pihak-pihak tertentu yang berpotensi memecah belah hubungan TNI dan Polri. Oleh karena itu, ia menegaskan komitmen seluruh jajaran Polri untuk terus memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kerja sama dengan TNI.


"Karena banyak yang memiliki kepentingan untuk memecah belah TNI dan Polri. Jadi di kesempatan ini, tentunya kami bersama para pejabat utama dalam hal ini akan terus meningkatkan sinergitas, soliditas dengan TNI," katanya.


Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya apabila terdapat persoalan yang perlu dibahas bersama demi menjaga keharmonisan hubungan kedua institusi.


"Dan tentunya terkait dengan hal-hal yang mungkin harus dibicarakan, harus dikomunikasikan karena ada hal-hal yang mungkin berusaha untuk memecah belah TNI-Polri, silakan untuk bisa langsung berkomunikasi dengan seluruh pejabat utama yang ada. Kami terbuka untuk itu," tutup Jenderal Sigit.


Minggu, 12 Juli 2026

Polsek Gedangsari Amankan Turnamen Bola Voli dan Pasar Malam di Hargomulyo


 Polsek Gedangsari Amankan Turnamen Bola Voli dan Pasar Malam di Hargomulyo


Pengamanan kegiatan turnamen bola voli dan pasar malam dilaksanakan oleh anggota Polsek Gedangsari pada Rabu (8/7/2026) di Lapangan Hargomulyo, Kapanewon Gedangsari.


Kegiatan pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada peserta, panitia, pedagang, maupun masyarakat yang hadir.


Selama pelaksanaan pengamanan, personel Polsek Gedangsari melakukan pemantauan situasi di sekitar lokasi kegiatan, mengatur mobilitas pengunjung, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Gedangsari.

Pengaturan Lalu Lintas Polsek Semanu Antisipasi Aktivitas Pelajar di Simpang Empat Sumur

 

Pengaturan Lalu Lintas Polsek Semanu Antisipasi Aktivitas Pelajar di Simpang Empat Sumur


Pengaturan lalu lintas dilaksanakan oleh anggota Polsek Semanu pada Rabu (8/7/2026) di Simpang Empat Sumur, Kapanewon Semanu. Kegiatan tersebut difokuskan untuk mengantisipasi kepulangan dan keberangkatan pelajar serta memberikan pelayanan kepada masyarakat pengguna jalan.


Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengaturan arus kendaraan, membantu masyarakat menyeberang jalan, serta memperlambat laju kendaraan guna menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada jam-jam aktivitas sekolah.


Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.


Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Kehadiran personel Polsek Semanu di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta mendukung terciptanya situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Giring Hadiri Musyawarah Masyarakat dan Sampaikan Pesan Kamtibmas


 Bhabinkamtibmas Kalurahan Giring Hadiri Musyawarah Masyarakat dan Sampaikan Pesan Kamtibmas


Bhabinkamtibmas Kalurahan Giring menghadiri Rapat Musyawarah Masyarakat Kalurahan Giring Tahun 2026 pada Rabu (8/7/2026). Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah kalurahan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengimbau masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing. Warga juga diajak mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) melalui kegiatan ronda malam sebagai langkah pencegahan terhadap tindak kriminalitas.


Selain itu, Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat untuk selalu peduli terhadap keamanan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Apabila terjadi suatu peristiwa atau kejadian yang memerlukan kehadiran kepolisian, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.


Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat sehingga situasi kamtibmas di Kalurahan Giring tetap aman, tertib, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Kalurahan Pucanganom Takziah dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga


 Bhabinkamtibmas Kalurahan Pucanganom Takziah dan Sampaikan Pesan Kamtibmas kepada Warga


Takziah kepada almarhum Bapak Eko Suryanto, Putra Dusun Pucanganom A, dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kalurahan Pucanganom pada Rabu (8/7/2026) di Dusun Pucanganom A, Kalurahan Pucanganom.


Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas turut membantu mengusung keranda jenazah dan mengantarkan almarhum hingga ke tempat peristirahatan terakhir di pemakaman keluarga sebagai bentuk empati dan kepedulian Polri terhadap masyarakat.


Di sela kegiatan takziah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada keluarga dan warga yang hadir agar senantiasa menjaga tali silaturahmi, memperkuat kerukunan antarwarga, menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, serta mengaktifkan kembali kegiatan pos keamanan lingkungan (poskamling) sebagai upaya bersama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.


Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat serta meningkatkan kepedulian bersama dalam menjaga keamanan lingkungan.

Bhabinkamtibmas Hargomulyo Berikan Pembinaan kepada Linmas Jelang HUT RI dan Pemilihan Lurah


 Bhabinkamtibmas Hargomulyo Berikan Pembinaan kepada Linmas Jelang HUT RI dan Pemilihan Lurah


Pembinaan kepada perwakilan anggota Linmas dari masing-masing kalurahan yang tergabung dalam Paguyuban Linmas Kapanewon Gedangsari dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Kalurahan Hargomulyo pada Rabu (8/7/2026) di Aula Kapanewon Gedangsari.


Kegiatan pembinaan tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan anggota Linmas dalam mendukung pengamanan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta pelaksanaan pemilihan lurah di beberapa kalurahan di wilayah Kapanewon Gedangsari.


Dalam arahannya, Bhabinkamtibmas menekankan pentingnya kesiapsiagaan, koordinasi, dan sinergi antara Linmas, pemerintah kalurahan, serta aparat keamanan guna mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan masyarakat. Anggota Linmas juga diimbau untuk menjalankan tugas sesuai dengan peran dan tanggung jawabnya serta turut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.


Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh anggota Linmas semakin siap mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif selama pelaksanaan HUT RI maupun tahapan pemilihan lurah di wilayah Kapanewon Gedangsari.