Rabu, 01 April 2026

Patroli Malam KRYD Polsek Wonosari, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Ciptakan Rasa Aman



Wonosari – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Wonosari, Polres Gunungkidul, anggota Polsek Wonosari yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Iptu Wantiya melaksanakan patroli malam dalam kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) pada Rabu, 1 April 2026 pukul 23.00 WIB.

Patroli malam tersebut difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), serta kejahatan jalanan lainnya.

Kegiatan patroli dilaksanakan di titik-titik rawan yang telah dipetakan sebelumnya, sebagai langkah pencegahan terhadap aksi kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, dengan cara menggunakan kunci ganda serta tidak memarkir kendaraan di tempat yang minim pengawasan.

Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli serta kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap adanya kerja sama dari masyarakat untuk menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila melihat hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif.

#PolsekWonosari #PolresGunungkidul #GunungkidulAman #PelayananPublik #PreemtifPreventif #Bhayangkara #PelayananMasyarakat

Perkuat Ketahanan Pangan, Kapolres Gunungkidul dan BRI Fasilitasi Permodalan Petani Jagung.



​GUNUNGKIDUL – Polres Gunungkidul terus memperkuat komitmennya dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan sosialisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama Bank Rakyat Indonesia (BRI) di ruang kerja Kapolres, Rabu (1/4/2026).

​Kerja sama strategis ini difokuskan bagi kelompok tani jagung binaan Polri di wilayah Gunungkidul. Program ini dirancang untuk memberikan solusi konkret atas kendala permodalan yang sering dihadapi petani dalam meningkatkan produktivitas lahan mereka.

​"Kami ingin memastikan para petani memiliki dukungan finansial yang kuat dan mudah diakses. Dengan akses kredit yang ringan, kami optimis kemandirian sektor pertanian di Gunungkidul akan meningkat, sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan bagi ketahanan pangan Indonesia," ujar AKBP Damus Asa.

​Melalui pendampingan dari Polri dan dukungan pembiayaan dari BRI, diharapkan para petani jagung dapat mengelola usaha taninya secara lebih modern dan mandiri. Langkah ini sejalan dengan arahan Pemerintah Pusat untuk mengoptimalkan potensi lokal demi tercapainya swasembada pangan yang berkelanjutan.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Kapolsek Tepus Bersama Forkopimkal Laksanakan Sambang dan Berikan Dukungan kepada Warga yang Sakit

 



Pada hari Rabu, 01 April 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai, Kapolsek Tepus AKP Suryanto, S.Pd bersama anggota Polsek Tepus, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Kalurahan Tepus melaksanakan kegiatan sambang dan kepedulian sosial kepada warga yang sedang sakit di wilayah Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Simbah Dikem yang beralamat di RT 01 RW 19 Padukuhan Pudak. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Tepus bersama jajaran bersinergi dengan Lurah serta pamong Kalurahan Tepus sebagai wujud kebersamaan dan kepedulian terhadap masyarakat.

Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada Simbah Dikem yang sedang mengalami sakit, sekaligus sebagai bentuk kehadiran negara melalui aparat keamanan di tengah masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Tepus bersama Lurah Tepus menyampaikan doa dan harapan agar Simbah Dikem segera diberikan kesembuhan serta dapat kembali beraktivitas seperti sediakala.

Selain itu, Kapolsek Tepus juga memberikan pesan kepada keluarga Simbah Dikem agar tetap sabar, ikhlas, dan penuh perhatian dalam merawat anggota keluarga yang sedang sakit. Ditekankan pula pentingnya menjaga kesehatan serta tetap menjalin komunikasi dengan pihak terkait apabila membutuhkan bantuan.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Dengan adanya sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah kalurahan, diharapkan dapat terus terjalin hubungan yang harmonis serta meningkatkan rasa kepedulian sosial di lingkungan masyarakat.

Patroli Malam KRYD Polsek Wonosari Antisipasi Kejahatan Jalanan Demi Wujudkan Kamtibmas Kondusif


 

Wonosari - Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Wonosari, Polres Gunungkidul. Anggota Polsek Wonosari, yang dipimpin Kanit Binmas Akp Agus Muwahidin melaksanakan Patroli Pada malam hari, Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) pada  Senin 30 maret 2026 pukul 23.00 WIB.

 

Patroli malam tersebut difokuskan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan seperti Curat (pencurian dengan pemberatan), Curas (pencurian dengan kekerasan), Curanmor (pencurian kendaraan bermotor), serta kejahatan jalanan lainnya.

 

Kegiatan patroli dilaksanakan di titik-titik rawan yang telah dipetakan sebelumnya guna mencegah aksi kriminalitas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada warga agar lebih waspada terhadap aksi pencurian, khususnya pencurian kendaraan bermotor, dengan cara:

Menggunakan kunci ganda pada kendaraan bermotor.

Tidak memarkir kendaraan di lokasi yang minim pengawasan.

 

Kapolsek Wonosari, Kompol Tri Wibawa , S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli dan kehadiran polisi di tengah masyarakat.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap adanya kerja sama dari masyarakat untuk menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila melihat hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preemtif dan preventif jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif.

 

#PolsekWonosari #PolresGunungkidul #GunungkidulAman #PelayananPublik #Preemtif Preventif Bhayangkara PelayananMasyarakat

Polres Gunungkidul Hadiri Pelepasan Kontingen POPDA dan PEPARPEDA DIY 2026




Gunungkidul – Polres Gunungkidul turut menghadiri kegiatan pelepasan atlet dan pelatih kontingen POPDA DIY dan PEPARPEDA DIY Kabupaten Gunungkidul Tahun 2026 yang digelar di Gedung Kesenian Baleharjo, Selasa (31/3/2026) siang.

Kegiatan yang berlangsung dihadiri dari unsur Forkopimda, OPD, pelatih, official, serta para atlet yang akan mewakili Kabupaten Gunungkidul dalam ajang olahraga tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf Alfian Yudha Praniawan, Sekda Gunungkidul Sri Suhartanta, serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam laporan panitia disampaikan bahwa Kabupaten Gunungkidul akan mengirimkan total 376 kontingen yang terdiri dari atlet dan pelatih untuk mengikuti 29 cabang olahraga dari total 33 cabang yang dipertandingkan. Adapun jumlah atlet yang diberangkatkan mencapai 329 orang, dengan dukungan 44 pelatih official dan tambahan pelatih mandiri.

Sementara itu, untuk ajang PEPARPEDA DIY, Kabupaten Gunungkidul mengirimkan 45 kontingen yang terdiri dari 35 atlet dan 10 official yang akan mengikuti 5 cabang olahraga.

Pemerintah Kabupaten Gunungkidul juga memberikan dukungan penuh berupa fasilitas, akomodasi, konsumsi, jaminan keselamatan kerja, hingga perlindungan BPJS bagi seluruh kontingen.

Dalam sambutannya, Bupati Gunungkidul menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih, dan official yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang tersebut. Ia juga menekankan pentingnya sportivitas, disiplin, serta semangat juang dalam setiap pertandingan.

“Keikutsertaan kalian bukan hanya untuk meraih medali, tetapi juga menunjukkan karakter sebagai pelajar dan duta daerah,” ujarnya.

Bupati juga mengajak seluruh kontingen untuk bertanding dengan penuh semangat dan menjaga nama baik Kabupaten Gunungkidul, serta berharap para atlet mampu meraih target prestasi yang telah ditetapkan, yakni 28 medali emas untuk POPDA dan 9 medali emas untuk PEPARPEDA.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemakaian jaket kontingen secara simbolis oleh Bupati Gunungkidul, foto bersama, dan ditutup dengan doa.

(Humas Polres Gunungkidul)

Senin, 30 Maret 2026

Patroli KRYD Polsek Nglipar Jaga Kamtibmas Wilayah pada Malam Hari


 

Pada hari Minggu, tanggal 29 Maret 2026, pukul 23.00 WIB, anggota Polsek Nglipar yang dipimpin oleh KA SPKT 3 Aiptu M. Susilo melaksanakan kegiatan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Nglipar. Kegiatan patroli ini dilaksanakan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif, khususnya pada malam hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dengan menyisir sejumlah titik rawan, seperti kawasan permukiman, objek vital, serta lokasi yang berpotensi terjadi gangguan kamtibmas. Selain itu, anggota juga melakukan dialogis dengan masyarakat yang ditemui, memberikan imbauan agar tetap waspada serta turut berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kegiatan patroli KRYD ini, diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta gangguan keamanan lainnya. Kehadiran anggota kepolisian di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Minggu, 29 Maret 2026

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas Operasi Ketupat 2026



YOGYAKARTA – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mencatatkan prestasi sebagai salah satu Polda terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY berhasil menduduki peringkat pertama dalam kategori pelaksanaan rekayasa lalu lintas dengan indeks rata-rata 90,91. Angka ini sangat tinggi melampaui rata-rata indeks nasional sebesar 85, 53 dan tertinggi di antara 8 Polda prioritas di wilayah Pulau Jawa, Lampung, dan Balim, (Minggu, 29 Maret 2026).

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, S.I.K., menyampaikan bahwa pencapaian ini diraih atas sinergi dan kolaborasi antara Polda DIY dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait termasuk masyarakat yang senantiasa mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas serta anjuran petugas kami di lapangan.

"Pencapaian ini tentunya berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh petugas di lapangan, namun yang paling utama bagaimana rekayasa yang sudah diterapkan selama mudik dan libur lebaran dapat membantu masyarakat, kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan masih banyak terdapat kekurangan" ujar Kombes Pol Ihsan dalam keterangan resminya.

Operasi Ketupat Progo 2026 sendiri berakhir pada 25 Maret kemarin dan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan, dimana tahun ini menunjukkan dinamika pergerakan massa yang sangat besar di wilayah Yogyakarta. 

Berdasarkan evaluasi (anev) akhir operasi, tercatat volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY jauh lebih besar dibandingkan kendaraan keluar yang melalui 10 titik perbatasan provinsi: 
* Kendaraan Masuk: 2.438.554 unit .
* Kendaraan Keluar: 2.117.323 unit.

Tingginya angka kendaraan masuk ini selaras dengan data kunjungan wisatawan. Sebagai salah satu destinasi favorit libur Lebaran, tercatat sebanyak 1.821.437 orang memasuki kawasan wisata di DIY, dengan Kawasan Malioboro menempati posisi pertama, disusul oleh Pantai Baron dan Pantai Parangtritis.

Menutup keterangannya, Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan merupakan titik akhir, namun menjadi masukan yang baik bagi Polda DIY untuk penerapan standar rekayasa lalu lintas guna semakin meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Yogyakarta khususnya dalam menghadapi agenda kegiatan masyarakat yang berskala besar.

"Polda DIY berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, dan kenyamanan, baik bagi seluruh masyarakat Yogyakarta maupun para wisatawan yang berkunjung. Kami akan terus melakukan evaluasi dan kolaborasi dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan wilayah agar DIY tetap menjadi destinasi yang ramah, tertib, dan kondusif bagi siapa saja yang berkunjung," tegasnya.