Senin, 25 Mei 2026

​Apresiasi Kinerja dan Dedikasi, Kapolres Gunungkidul Berikan Penghargaan Kepada Personel Berprestasi dan Masyarakat





​GUNUNGKIDUL – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara pemberian penghargaan (reward) kepada personel Polres Gunungkidul yang berprestasi serta elemen masyarakat yang berkontribusi aktif membantu tugas kepolisian. Kegiatan ini berlangsung khidmat di halaman Mapolres Gunungkidul pada Senin, 25 Mei 2026.

​Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi institusi Polri atas dedikasi, kerja keras, dan inovasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

​Daftar Penerima Penghargaan

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Gunungkidul kepada perwakilan penerima yang terbagi dalam beberapa kategori:
. ​Bidang Operasional (2 Personel): Diberikan atas kerja keras, dedikasi, dan profesionalisme yang tinggi dalam mengungkap serta menangani kasus tindak pidana pencabulan/persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Gedangsari.
. ​Bidang Staf & Administrasi (10 Personel):
​1 personel atas kinerja luar biasa di bidang administrasi.
​9 personel sebagai operator Quick Wins atas konsistensi dan capaian pelaporan program prioritas Polri.

. ​Bidang Pembinaan Masyarakat / Bhabinkamtibmas: Diberikan kepada Aipda Badiyono, Bhabinkamtibmas Mukus, Kapanewon Paliyan. Ia dinilai sukses berinovasi dan menginisiasi pembangunan sumur bor secara swadaya bersama warga setempat, guna memenuhi kebutuhan pengairan pertanian dan ketersediaan air bersih sehari-hari.
. ​Mitra Masyarakat / Eksternal: Diberikan kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Gunungkidul, atas dedikasi, sinergi, dan peran aktifnya dalam membantu Polri melancarkan pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026 beberapa waktu lalu.

​Arahan dan Penekanan Kapolres Gunungkidul

​Dalam amanatnya, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa menyampaikan bahwa pemberian penghargaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk pengakuan atas kinerja melebihi panggilan tugas (beyond the call of duty). Ia berharap momentum ini dapat memacu semangat seluruh jajaran.

​"Saya mengajak seluruh personel Polres Gunungkidul untuk menjadikan momentum ini sebagai motivasi. Jadilah motivator bagi rekan-rekan yang lain, dan berlombalah untuk mengukir prestasi di bidang tugas pokok masing-masing," ujar AKBP Damus Asa.

​Di akhir amanatnya, Kapolres juga menyampaikan tiga penekanan penting kepada seluruh peserta upacara:
. ​Ucapan Terima Kasih: Mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh personel dan elemen masyarakat yang terus mendukung Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Gunungkidul.
. ​Menjaga Kesehatan: Mengingatkan seluruh anggota untuk selalu menjaga kondisi fisik, kesehatan, dan keselamatan diri agar selalu siap sedia dalam melaksanakan tugas pelayanan masyarakat.
. ​Pelaksanaan Tugas yang Bertanggung Jawab: Menekankan kepada setiap personel agar senantiasa melaksanakan tugas sebagai anggota Polri dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan sesuai dengan porsinya masing-masing.

​HUMAS POLRES GUNUNGKIDUL

Rabu, 13 Mei 2026

Pengamanan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di GKJ Paliyan Putat Berjalan Aman dan Kondusif




Pada hari Kamis, 14 Mei 2026 telah berlangsung kegiatan ibadah Kebaktian Kenaikan Yesus Kristus di GKJ Paliyan Putat, Kalurahan Putat, Kapanewon Patuk. Kegiatan ibadah berlangsung dengan aman, tertib, dan khidmat.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, anggota Polsek Patuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada jemaat yang mengikuti ibadah. Selain itu, anggota juga memberikan himbauan kamtibmas kepada masyarakat untuk selalu menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan guna meminimalisir terjadinya tindak kriminalitas.

Dengan adanya kehadiran petugas di tengah masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kapanewon Patuk tetap aman, kondusif, dan harmonis selama rangkaian perayaan Kenaikan Yesus Kristus berlangsung.

Polsek Tepus Laksanakan Operasi Miras di Wilayah Bintaos

 



Jajaran Polsek Tepus, Polres Gunungkidul melaksanakan kegiatan operasi minuman beralkohol (miras) pada Selasa, 12 Mei 2026, di wilayah Padukuhan Bintaos, Kalurahan Sidoharjo, Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.

Kegiatan operasi tersebut dilakukan sebagai langkah preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Tepus agar tetap aman dan kondusif. Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemantauan serta pemeriksaan di sejumlah lokasi yang menjadi sasaran operasi.

Kapolsek Tepus menyampaikan bahwa kegiatan operasi miras rutin dilaksanakan sebagai bentuk upaya kepolisian dalam mencegah peredaran minuman beralkohol ilegal yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Polsek Tepus juga mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dengan menjauhi peredaran maupun konsumsi minuman beralkohol ilegal.

Selasa, 12 Mei 2026

Polsek Playen Amankan Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Penusukan, Satu Pelaku Masih Buron

 



​GUNUNGKIDUL – Unit Reskrim Polsek Playen berhasil mengungkap kasus kekerasan secara bersama-sama yang mengakibatkan seorang pemuda mengalami puluhan luka tusuk. Dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Kapolsek Playen, AKP Sofyan Susanto, S.H., terungkap bahwa aksi brutal tersebut dipicu oleh rasa sakit hati dan ketersinggungan para pelaku terhadap perilaku korban sebelumnya.

​Kronologi Kejadian: Korban Dijebak dan Dianiaya

​Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu malam, 12 April 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Pelaku berinisial VIH (DPO) menghubungi rekan korban untuk memancing korban, Septyan Nugroho Ardianto, datang ke depan SMPN 2 Playen. Sesampainya di lokasi, korban langsung ditabrak dengan sepeda motor, dipukul menggunakan botol minuman keras hingga pecah, ditendang, serta ditusuk berkali-kali menggunakan besi tajam dan gunting. Akibatnya, korban mengalami luka robek serius dan luka tusuk di sekujur tubuh dengan total mencapai 32 titik luka, sehingga harus menjalani rawat inap di RS Nur Rohmah Playen.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan, aksi nekat para tersangka didasari oleh akumulasi kekesalan terhadap korban yang terjadi pada hari yang sama di rumah salah satu saksi. Para pelaku mencurigai korban telah mencuri uang, merasa sakit hati karena korban berkata kasar (misuh), serta tersinggung dengan sikap korban yang dianggap tidak sopan karena mengembalikan korek api kepada tersangka MTA dengan cara dilempar.

​Keberhasilan Ungkap Kasus

​Setelah menerima laporan dari orang tua korban, Unit Reskrim Polsek Playen bersama Tim Resmob Polres Gunungkidul segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka MTA dan WNH di wilayah Gading pada Senin, 13 April 2026. Pengembangan berlanjut hingga tersangka ketiga berinisial TS berhasil diringkus di wilayah Bandung, Playen, pada Senin, 20 April 2026, sementara satu pelaku lainnya berinisial VIH alias Nanda saat ini masih dalam pengejaran petugas (DPO).

​Barang Bukti dan Ancaman Hukuman

​Sejumlah barang bukti telah diamankan, di antaranya pakaian korban yang penuh lubang tusukan dan noda darah, pecahan botol, satu buah gunting, serta dua unit sepeda motor Honda Scoopy. Petugas juga telah mengantongi hasil Visum et Repertum sebagai penguat alat bukti surat.

​"Para tersangka kami jerat dengan Pasal 262 ayat (2) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun atau denda kategori IV," tegas AKP Sofyan Susanto.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Senin, 11 Mei 2026

Kapolsek Nglipar Jadi Inspektur Upacara di SMP, Sampaikan Pesan Disiplin dan Anti Bullying



Kapolsek Nglipar melaksanakan kegiatan sebagai Inspektur Upacara di salah satu SMP di wilayah Kapanewon Nglipar. Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru, staf sekolah, dan seluruh siswa dengan penuh khidmat. Senin, 11 Mei 2026.

Dalam amanatnya, Kapolsek Nglipar menyampaikan beberapa pesan penting kepada para siswa sebagai upaya pembinaan karakter dan peningkatan kesadaran hukum di lingkungan sekolah. Kapolsek mengajak seluruh siswa untuk selalu menjaga kedisiplinan, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat menjadi generasi muda yang bertanggung jawab dan berprestasi.

Selain itu, para siswa juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan bullying terhadap sesama murid serta selalu menjaga kerukunan, saling menghormati, dan menjalin pertemanan yang baik di lingkungan sekolah.

Kapolsek juga menekankan pentingnya tertib berlalu lintas dan berkendara sesuai aturan demi keselamatan bersama, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya disiplin, etika pergaulan, serta kepatuhan terhadap aturan demi terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif.

Bhabinkamtibmas Karangwuni Monitoring dan Amankan Distribusi Beras CPP di Balai Kalurahan


 

Bhabinkamtibmas Kalurahan Karangwuni melaksanakan kegiatan sambang, monitoring, dan pengamanan penyaluran bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Balai Kalurahan Karangwuni.Senin, 11 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 630 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi dua bulan, yaitu bulan Februari dan Maret.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, lancar, dan tertib. Selain melakukan pengamanan, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat agar selalu menjaga silaturahmi dengan keluarga maupun tetangga, mengikuti antrean dengan tertib, serta memarkirkan kendaraan di tempat yang telah disediakan oleh panitia demi menjaga kenyamanan dan ketertiban bersama.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat respons positif dari masyarakat penerima bantuan.

Senin, 20 April 2026

Sisi Humanis Polri: Ipda Ali Evakuasi Bocah 6 Tahun yang Rawat Ayah Sakit, Apresiasi Datang dari DPR RI


 

​YOGYAKARTA – Sosok anggota Polri kembali menjadi teladan di tengah masyarakat. Melalui langkah sigap dan kepedulian tinggi, Ipda Ali Nur Suwandi berhasil menginisiasi aksi kemanusiaan untuk menyelamatkan masa depan Azizah Candrasari, bocah berusia 6 tahun asal Mrican, Giwangan, Yogyakarta.

​Azizah menjadi perbincangan publik setelah kisahnya yang merawat sang ayah, Hermanto (56), yang menderita benjolan di kepala, serta adiknya yang berusia 5 tahun, viral di media sosial. Di usia yang masih sangat belia, Azizah harus memikul tanggung jawab besar sebagai "ibu rumah tangga" setelah ibunya tiada.

​Respon Cepat dan Evakuasi oleh Polri

​Sebagai bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, Ipda Ali melalui gerakan yang ia bangun, mengevakuasi Azizah dan keluarganya dari hunian yang tidak layak ke Yayasan Rumah Singgah Bumi Damai. Di bawah naungan yayasan yang dikelola anggota Polri ini, Azizah kini mendapatkan lingkungan yang jauh lebih sehat, perlindungan penuh, serta perawatan yang menjamin tumbuh kembangnya.

​"Langkah ini adalah bagian dari semangat kami untuk terus melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ini adalah wujud pengabdian Polri yang hadir langsung di tengah kesulitan warga," ujar Ipda Ali, Senin (20/4).

​Dukungan dan Apresiasi dari Komisi III DPR RI

​Aksi humanis anggota Polri ini pun memantik perhatian Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni. Melalui Ahmad Sahroni Center (ASC), bantuan senilai Rp 50 juta beserta berbagai perlengkapan sekolah, mainan, hingga kebutuhan harian ratusan anak di yayasan tersebut telah disalurkan.

​Ahmad Sahroni menegaskan bahwa langkah Ipda Ali adalah representasi dari wajah Polri yang dicintai rakyat.

​“Apa yang dilakukan Ipda Ali ini adalah contoh yang sangat baik. Polisi tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom yang benar-benar turun langsung membantu masyarakat yang membutuhkan,” tegas Sahroni.

​Ladang Ibadah dalam Pengabdian

​Bagi institusi Polri, aksi seperti ini sejalan dengan arahan pimpinan untuk menjadikan setiap pekerjaan sebagai ladang ibadah. Kehadiran Ipda Ali menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian lainnya agar terus mengedepankan sisi humanis dalam bertugas.

​Dengan adanya bantuan dan tempat tinggal yang layak, Azizah kini dapat kembali menikmati masa kecilnya dengan lebih baik, sementara sang ayah mendapatkan perhatian medis yang dibutuhkan. Polri berkomitmen akan terus mengawal kasus-kasus serupa sebagai bentuk tanggung jawab moral dan institusional kepada bangsa.