Jumat, 04 September 2026

Semangat kebugaran memimpin dari barisan depan.


 Semangat kebugaran memimpin dari barisan depan.


Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama seluruh jajaran personel Polres Gunungkidul, baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan tes kesamaptaan jasmani berkala. Bukan sekadar rutinitas atau pemenuhan kewajiban institusi, langkah nyata ini menjadi wujud nyata komitmen pimpinan dalam menjaga standar kebugaran fisik sekaligus instrumen kontrol kesehatan yang vital bagi setiap anggota.

Di tengah dinamika tugas kepolisian yang kian menantang dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memiliki kondisi fisik yang prima adalah sebuah keharusan. Melalui tes berkala meliputi lari, pull-up, push-up, sit-up, hingga shuttle run ini, kesehatan jantung, stamina, dan ketahanan fisik seluruh personel dapat terus terpantau secara objektif.

Teladan yang ditunjukkan oleh Kapolres Gunungkidul menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental yang matang lahir dari disiplin merawat diri. Dengan tubuh yang sehat dan bugar, jajaran Polres Gunungkidul siap untuk terus bergerak cepat, tanggap, dan profesional dalam mengawal keamanan serta ketertiban di bumi Handayani.

Siap melayani dengan prima, tangguh dalam setiap tantangan.

Kapolres Gunungkidul Pimpin Pembinaan Rohani, Ajak Personel Kristiani Teguh Mengandalkan Tuhan dalam Tugas

 

Kapolres Gunungkidul Pimpin Pembinaan Rohani, Ajak Personel Kristiani Teguh Mengandalkan Tuhan dalam Tugas

 

​WONOSARI - Kepolisian Resor Gunungkidul terus memperkuat fondasi moral dan integritas anggotanya melalui pendekatan spiritual. Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin secara langsung kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) bagi personel umat Kristiani yang bertempat di Ruang PPKO Polres Gunungkidul, Kamis, 3 September 2026.

 

​Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menghadirkan rohaniawan Pendeta Wahyu dari Gereja Kristen Jawa (GKJ) Wonosari sebagai pembicara utama. Dalam sesi pembinaan tersebut, Pendeta Wahyu membawakan materi yang menekankan pentingnya keteguhan iman bagi seorang insan Bhayangkara. Mengusung tema khusus, ia berpesan agar sebagai umat yang beriman, setiap personel tidak boleh berputus asa dalam menghadapi berbagai dilema serta permasalahan hidup, baik dalam lingkup kehidupan pribadi maupun saat mengemban tugas kepolisian di tengah masyarakat.

 

​Pendeta Wahyu mengingatkan bahwa dinamika tugas penegakan hukum dan pelayanan publik kerap kali menghadirkan tantangan berat yang memicu kelelahan mental. Oleh karena itu, kunci utamanya adalah senantiasa menyerahkan segala pergumulan dan sepenuhnya mengandalkan Tuhan, agar setiap langkah senantiasa dituntun memperoleh jalan yang benar, adil, dan bijaksana.

 

​Kehadiran AKBP Damus Asa dalam memimpin langsung kegiatan ini menegaskan komitmen pimpinan dalam membangun karakter personel yang humanis, tangguh secara mental, serta memiliki landasan spiritual yang kuat. Melalui pembinaan rutin ini, jajaran Polres Gunungkidul diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai keimanan tersebut dalam memberikan pelayanan terbaik, profesional, dan berintegritas kepada masyarakat Kabupaten Gunungkidul.


Kamis, 03 September 2026

Polri Terus Perkuat Pelayanan Warga di Pengungsian Gunung Sinabung


 JAKARTA - Polri terus memperkuat pelayanan dan kesiapsiagaan bagi masyarakat menyusul aktivitas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 08.00 WIB, Gunung Sinabung masih berstatus Level III atau Siaga.


Meski intensitas asap kawah mengalami penurunan, Polri bersama Pemerintah Kabupaten Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait tetap meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi perkembangan situasi.


Berdasarkan data Polda Sumatera Utara, asap kawah Gunung Sinabung terpantau berwarna putih hingga kelabu dengan ketinggian 50 hingga 300 meter di atas puncak kawah.


Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, penurunan intensitas asap tidak menjadi alasan untuk mengurangi kewaspadaan. Polri bersama seluruh unsur terkait terus memastikan masyarakat mendapatkan perlindungan dan pelayanan.


“Meskipun intensitas asap kawah menurun, status Gunung Sinabung masih Level III atau Siaga. Karena itu, Polri bersama Pemkab Karo dan TNI tetap memperkuat kesiapsiagaan. Masyarakat kami minta tetap tenang, tetapi waspada, mengikuti setiap arahan petugas, dan tidak memasuki zona yang dinyatakan berbahaya,” ujar Trunoyudo dalam Keterangannya di Jakarta (3/9).


Hingga pagi ini, sebanyak 374 warga Desa Kuta Tengah masih berada di lokasi pengungsian Jambur Desa Suka Tepu. Polri bersama Pemkab Karo dan TNI terus memastikan keamanan serta kebutuhan dasar masyarakat selama berada di pengungsian.


Bantuan dari Kapolda Sumut juga telah disalurkan kepada warga terdampak berupa selimut, makanan ringan, minuman, dan snack anak.


Selain memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, Polri juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak terdampak. Satbinmas Polres Karo melaksanakan trauma healing bagi anak-anak di lokasi pengungsian.


“Pelayanan kepada masyarakat tidak hanya menyangkut kebutuhan fisik, tetapi juga kondisi psikologis. Anak-anak menjadi perhatian kami agar tetap merasa aman dan mendapatkan pendampingan selama berada di pengungsian,” kata Trunoyudo.


Dalam penanganan situasi tersebut, sebanyak 202 personel gabungan dari Ditsamapta, Brimobda Polda Sumut, dan Polres Karo masih disiagakan di sejumlah titik pantau dan lokasi posko pengungsian.


Personel melakukan pemantauan aktivitas Gunung Sinabung, pelayanan masyarakat, serta siap mendukung proses evakuasi apabila terjadi peningkatan situasi. Polri juga terus memperkuat koordinasi dengan Pemkab Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan unsur terkait untuk memastikan setiap perkembangan dapat segera direspons secara cepat dan terkoordinasi.


Di samping memberikan pelayanan kepada masyarakat di pengungsian, personel Polri juga melakukan penanganan terhadap dampak abu vulkanik. Personel Brimob Polda Sumut bersama personel BKO membantu melakukan penyiraman ruas jalan terdampak abu vulkanik menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC).


Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi dampak abu vulkanik serta menjaga keamanan dan kenyamanan aktivitas masyarakat. Dukungan pelayanan kesehatan, dapur lapangan, logistik, serta sarana operasional juga telah disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat selama proses penanganan.


“Personel tetap berada di lapangan dan siap bergerak apabila terjadi perubahan situasi. Prioritas kami adalah memastikan masyarakat aman, kebutuhan pengungsi terpenuhi, dan setiap potensi risiko dapat diantisipasi sedini mungkin,” jelas Trunoyudo.


Polri mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik, namun tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti setiap imbauan dan arahan personel Polri bersama tim gabungan di lapangan. Masyarakat juga diminta tidak memasuki zona yang dinyatakan berbahaya.


Bagi masyarakat yang berada di wilayah terdampak abu vulkanik, Polri mengimbau agar menggunakan masker dan selalu mengikuti informasi resmi dari PVMBG, pemerintah daerah, serta petugas di lapangan.


“Kami meminta masyarakat tetap tenang, jangan panik, tetapi jangan lengah. Ikuti arahan personel Polri dan tim gabungan di lapangan. Apabila ada perintah evakuasi, segera ikuti dan jangan menunda,” tegas Trunoyudo.


Polri bersama Pemkab Karo, TNI, PVMBG, BPBD, dan seluruh unsur terkait akan terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta menyesuaikan langkah penanganan berdasarkan kondisi di lapangan dan rekomendasi resmi.


Hingga Kamis, 3 September 2026 pukul 08.00 WIB, tidak terdapat korban jiwa akibat aktivitas Gunung Sinabung.

Rabu, 02 September 2026

Polres Gunungkidul Bekuk Dua Pelaku Pencurian Kompresor di RSUD Wonosari


 Polres Gunungkidul Bekuk Dua Pelaku Pencurian Kompresor di RSUD Wonosari


GUNUNGKIDUL - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gunungkidul mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di lingkungan RSUD Wonosari. Dua orang pelaku berhasil diamankan dalam pengungkapan yang dirilis melalui konferensi pers di Mapolres Gunungkidul, Selasa (1/9/2026), yang disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto, S.H., M.H., didampingi oleh Kasi Humas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran, S.H.

Kasus ini bermula dari laporan resmi pihak RSUD Wonosari dengan nomor LP/B/105/VIII/2026/SPKT/Polres Gunung Kidul/Polda D.I. Yogyakarta pada 6 Agustus 2026. Pencurian tersebut diketahui pegawai rumah sakit pada Sabtu, 8 Agustus 2026, saat melakukan pengecekan tekanan udara pada mesin HIGH TERM yang tidak berfungsi normal.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit III Pidum bersama Tim Resmob Satreskrim Polres Gunungkidul bergerak melakukan penyelidikan mendalam pada Jumat, 28 Agustus 2026. Petugas mencurigai seorang pegawai yang bekerja di lingkungan RSUD Wonosari. Setelah diinterogasi, pelaku mengakui perbuatannya.

Setelah kejadian tersebut, kami mengamankan dua orang terduga pelaku yakni ATA (32) dan ADL (29), yang keduanya merupakan warga Baleharjo, Wonosari, Gunungkidul. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku menggunakan modus operandi merusak gembok pintu gerbang untuk masuk ke area sasaran, ucap AKP Tri Hartanto.

Dari tangan pelaku dan pelapor, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu lembar surat keterangan RSUD Wonosari, satu bendel surat jalan pengiriman barang, satu lembar kartu inventaris ruang CSSD tahun anggaran 2026, serta satu unit mobil Nissan Grand Livina abu-abu tua beserta kunci dan STNK yang digunakan sebagai sarana kejahatan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara paling lama sembilan tahun.

(Humas Polres Gunungkidul).

Pencuri Sepeda Motor Berhasil Dibekuk Petugas.


 Pencuri Sepeda Motor Berhasil Dibekuk Petugas.


Gunungkidul - Seorang pelajar berinisial MR (18) ditangkap jajaran Polsek Gedangsari karena mencuri sepeda motor, uang, dan emas milik seorang warga di Padukuhan Rejosari, Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Kabupaten Gunungkidul.
Hal tersebut disampaikan kepada awak media dalam konferensi pers yang disampaikan oleh Kapolsek Gedangsari AKP Gatot bersama dengan Kasihumas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran,S.H, Selasa, 1 September 2026.

Kasus ini bermula ketika rumah korban, Mulyani (53), ditinggal pergi ke musala pada Minggu (07/06/2026) dini hari. Sekitar pukul 05.00 WIB, korban mendapati satu unit Honda Beat hitam bernomor polisi AB 5260 XK beserta BPKB-nya telah raib.

Pengungkapan kasus berawal saat Unit Reskrim Polsek Gedangsari menyelidiki pencurian ponsel milik warga, kami kemudian mengamankan MR di Padukuhan Dawung dan mendapati barang bukti ponsel curian, ucap AKP Gatot

Setelah diperiksa lebih lanjut, pelaku mengakui perbuatannya dan mengaku nekat mencuri karena merasa sakit hati sering disuruh-suruh korban tanpa diberi upah. Dalam aksinya, pelaku masuk dengan cara merusak pintu rumah korban.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat beserta STNK dan BPKB. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 7 tahun.

(Humas Polres Gunungkidul).

Selasa, 01 September 2026

Membutuhkan Penanganan Khusus, ODGJ Dievakuasi Bhabinkamtibmas.


 

Membutuhkan Penanganan Khusus, ODGJ Dievakuasi Bhabinkamtibmas.

 

WONOSARI - Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat kembali diwujudkan dalam tindakan nyata yang mengedepankan sisi kemanusiaan. Aiptu Budi Prasetyo, Bhabinkamtibmas Kalurahan Sumbergiri, Polsek Ponjong, bergerak cepat mengevakuasi seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di sebuah gubuk di area Sawah Gayam, Dusun Koripan 2, Kalurahan Sumbergiri, Ponjong, Selasa (1/9/2026).

 

​Evakuasi yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut bermula dari informasi warga yang mendapati Paijo, warga Dusun Wanglu, Kalurahan Umbulrejo, berada di dalam gubuk persawahan dalam kondisi membutuhkan penanganan khusus. Menindaklanjuti laporan tersebut, Aiptu Budi bersama pihak keluarga dan warga setempat langsung mendatangi lokasi untuk memastikan keselamatan yang bersangkutan.

 

Kapolsek Ponjong AKP Wasdiyanto, S.H., M.A.P., mengatakan proses evakuasi dilakukan secara persuasif dan humanis. Dengan pendekatan yang penuh kesabaran serta empati, petugas bersama warga berhasil membujuk Paijo agar mau dievakuasi keluar dari area persawahan guna mendapatkan perawatan yang layak.

 

Terima kasih atas kerjasama dan sinergi yang baik antara kepolisian dan masyarakat, sehingga evakuasi kemanusiaan ini berjalan dengan lancar, ucap AKP Wasdiyanto.

 

( Humas Polres Gunungkidul ).

Senin, 31 Agustus 2026

Polsek Karangmojo Laksanakan Commander Wish Pagi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas


 Polsek Karangmojo Laksanakan Commander Wish Pagi, Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Pelanggaran Lalu Lintas


Karangmojo - Dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas, personel Polsek Karangmojo melaksanakan kegiatan Commander Wish (CW) pagi di Simpang Empat Karangmojo, Senin (31/8/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan Kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pengguna jalan.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan membantu masyarakat yang hendak menyeberang jalan. Personel juga melakukan peneguran secara humanis terhadap pengendara yang kedapatan tidak mematuhi peraturan lalu lintas di jalan raya.

Melalui kegiatan Commander Wish pagi tersebut, Polsek Karangmojo berupaya meningkatkan kehadiran personel di tengah masyarakat sekaligus mengedukasi para pengguna jalan agar selalu tertib, berhati-hati, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan lancar. Polsek Karangmojo akan terus meningkatkan kegiatan pelayanan dan pengaturan lalu lintas sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi kamtibmas dan lalu lintas yang aman, tertib, dan kondusif.