Senin, 10 Agustus 2026

Polres Gunungkidul Salurkan Air Bersih untuk Warga Pudak Tepus.


 

Polres Gunungkidul Salurkan Air Bersih untuk Warga Pudak Tepus.

 

Gunungkidul - Menanggapi kekeringan akibat musim kemarau, Polres Gunungkidul menggelar Bakti Sosial Droping Air Bersih di Padukuhan Pudak, Kalurahan Tepus, Kapanewon Tepus, Senin 10 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB.

 

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. dan dihadiri PJU Polres, Kapolsek Tepus AKP Suryanto,S.Pd, TNI, perangkat desa, serta warga setempat.

 

Sebanyak 25 tangki air bersih, 1 unit Mobil AWC Sat Samapta, dan 20 kg telur ayam disalurkan kepada warga Dusun Pudak yang terdampak kekurangan air bersih.

 

Kapolres Gunungkidul mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat. Mengingat musim kemarau diperkirakan masih panjang, Polres Gunungkidul juga akan terus berkoordinasi dengan Forkopimkap untuk mencari solusi jangka panjang.

 

Semoga bantuan ini sedikit meringankan kebutuhan air bersih bagi warga masyarakat setempat.

 

#PolriPeduli #BaktiSosial #PolresGunungkidul #PolsekTepus #Gunungkidul

Kasat Binmas Polres Gunungkidul Lantik Anggota Baru Saka Bhayangkara

 

Kasat Binmas Polres Gunungkidul Lantik Anggota Baru Saka Bhayangkara

 

Gunungkidul - Satbinmas Polres Gunungkidul melaksanakan kegiatan Pelantikan Anggota Saka Bhayangkara pada Sabtu (8/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai. Kegiatan berlangsung di Polres Gunungkidul dan diikuti oleh peserta Saka Bhayangkara dari berbagai sekolah di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Gunungkidul bersama anggota Satbinmas. Sebanyak 65 peserta mengikuti rangkaian kegiatan, terdiri dari 25 anggota Saka Bhayangkara dan 40 peserta hasil rekrutmen anggota baru dari berbagai sekolah di wilayah Gunungkidul.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel persiapan yang dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan terhadap peserta Saka Bhayangkara yang akan mengikuti kegiatan longmarch oleh Urkes Polres Gunungkidul. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan peserta sebelum mengikuti perjalanan.

 

Selanjutnya, para peserta melaksanakan longmarch dengan jarak tempuh kurang lebih 10 kilometer, dengan titik start dan finish di Polres Gunungkidul. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar dengan tetap memperhatikan keselamatan serta kondisi fisik seluruh peserta.

 

Setelah menyelesaikan rangkaian longmarch, kegiatan dilanjutkan dengan Upacara Pelantikan Anggota Saka Bhayangkara yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Gunungkidul. Dalam kegiatan tersebut, para peserta secara resmi dilantik sebagai anggota Saka Bhayangkara.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan anggota Saka Bhayangkara dapat menjadi generasi muda yang memiliki kedisiplinan, tanggung jawab, jiwa kebersamaan serta kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, kegiatan Saka Bhayangkara diharapkan dapat menjadi wadah pembinaan generasi muda dalam membentuk karakter positif serta meningkatkan kesadaran untuk berperan aktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

 

Seluruh rangkaian kegiatan Pelantikan Anggota Saka Bhayangkara di Polres Gunungkidul berjalan dengan aman, tertib dan lancar.


Polres Gunungkidul dan Universitas Gunungkidul Resmi Jalin Kerja Sama Strategis.


 

Polres Gunungkidul dan Universitas Gunungkidul Resmi Jalin Kerja Sama Strategis.

 

​Bertempat di Kampus II Universitas Gunungkidul (UGK), Kapolres Gunungkidul (AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.) bersama Rektor UGK (Dr. Sugiyanto, S.Sos., M.M.) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) pada Senin, 10 Agustus 2026.

 

​Kolaborasi ini merupakan langkah nyata penguatan Tridharma Perguruan Tinggi sekaligus komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelayanan publik di Kabupaten Gunungkidul. Melalui kerja sama ini, anggota Polres Gunungkidul juga diberikan ruang dan kesempatan luas untuk melanjutkan pendidikan tinggi jenjang S1 di UGK.

 

​Perguruan tinggi memiliki peran krusial dalam mendukung Polri menghadapi berbagai tantangan sosial, keamanan, dan ketertiban di tengah masyarakat. Harapannya, MoU ini bukan sekadar seremoni, melainkan berlanjut pada aksi nyata seperti riset bersama, pelatihan, dan pengabdian kepada masyarakat, ucap AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.

 

​Poin Penting Kerja Sama:

Pendidikan : Peningkatan kapasitas dan akses pendidikan tinggi bagi personel kepolisian.

Penelitian : Kajian bersama terkait keamanan, ketertiban masyarakat (Kamtibmas), pencegahan kejahatan, dan isu sosial daerah.

Pengabdian Masyarakat : Program kolaboratif yang memberikan dampak langsung bagi kemajuan warga Gunungkidul.

 

​Mari terus dukung sinergi positif antara dunia pendidikan dan aparat penegak hukum demi mewujudkan Gunungkidul yang semakin aman, cerdas, dan berkemajuan.

 

​#PolresGunungkidul #UniversitasGunungkidul #UGK #HumasPolresGunungkidul #PoldaDIY #SinergiPolriKampus #TridharmaPerguruanTinggi #GunungkidulMandiri

Sabtu, 08 Agustus 2026

Polri: Sertifikat Prestasi Nasional Hingga Internasional Tetap Ikuti Tahapan Seleksi Rekrutmen Polri

 


Jakarta - Polri menyampaikan proses penerimaan anggota Polri dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, dapat menjadi dokumen pendukung dalam proses seleksi, namun tidak serta-merta membuat pemiliknya diterima sebagai anggota Polri tanpa mengikuti tahapan seleksi.


Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan, proses rekrutmen anggota Polri dilaksanakan berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Kapolri (Perkap) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri.


“Rekrutmen Polri dilaksanakan sesuai ketentuan dalam Perkap Nomor 2 Tahun 2026 tentang Penerimaan Anggota Polri,” kata Isir di Jakarta, Sabtu (8/8/2026).


Isir menjelaskan, dalam proses penerimaan anggota Polri, peserta tetap harus memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Kepemilikan sertifikat atau piagam prestasi tidak menggantikan tahapan seleksi tersebut.


“Prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat atau piagam, baik nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, merupakan dokumen prestasi pendukung yang dapat dilampirkan oleh peserta. Namun, kepemilikan dokumen tersebut tidak serta-merta membuat peserta diterima tanpa mengikuti proses seleksi,” ujarnya.


Menurutnya, setiap peserta tetap diproses berdasarkan ketentuan penerimaan anggota Polri yang berlaku. Seluruh persyaratan dan tahapan seleksi harus dipenuhi sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.


“Jadi, siapa pun pesertanya, tetap harus mengikuti ketentuan dan tahapan seleksi yang berlaku. Sertifikat atau piagam prestasi merupakan bagian dari dokumen pendukung dan tidak menjadi pengganti proses seleksi,” tutur Isir.


Polri, lanjutnya, berkomitmen menjaga proses penerimaan anggota Polri agar berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, serta berdasarkan kemampuan dan kompetensi peserta sesuai ketentuan. Prinsip tersebut sejalan dengan filosofi BETAH yang menjadi prinsip dalam proses rekrutmen Polri, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.


Penerapan prinsip transparansi juga diwujudkan melalui pelibatan pihak eksternal dalam mengawasi proses dan tahapan seleksi. Dalam pelaksanaannya, Polri bersama Kompolnas menggandeng sejumlah pihak, antara lain Ikatan Dokter Indonesia (IDI), perhimpunan psikologi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Pendidikan, serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).


Pelibatan berbagai unsur tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk memastikan setiap tahapan seleksi berjalan sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan adanya pengawasan internal dan eksternal, proses penerimaan diharapkan semakin terbuka dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh peserta.


Dengan demikian, kepemilikan sertifikat prestasi nasional maupun internasional, termasuk Sertifikat Pramuka Garuda, tidak menjadi jaminan seseorang dapat langsung diterima sebagai anggota Polri. Peserta tetap wajib memenuhi persyaratan dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai aturan yang berlaku, dengan proses yang mengedepankan prinsip BETAH serta pengawasan yang transparan dan akuntabel.

Jumat, 07 Agustus 2026

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul menghadiri kegiatan Diskusi Akhir Terkait Pemeriksaan BPK RI di Aula Promoter Polda DIY

 

Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul menghadiri kegiatan Diskusi Akhir Terkait Pemeriksaan BPK RI di Aula Promoter Polda DIY, Rabu (5/8/2026).

 

Kehadiran AKBP Damus Asa,S.H,S.I.K,M.H, tersebut menjadi wujud komitmen Polres Gunungkidul dalam mendukung transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran institusi.

 

​Agenda strategis tersebut berfokus pada evaluasi, koordinasi, dan penyelarasan laporan keuangan bersama Badan Pemeriksa Keuangan RI.

 

Melalui kegiatan ini, Kapolres Gunungkidul menegaskan kesiapan jajarannya untuk terus menjaga tata kelola anggaran yang bersih, efektif, dan profesional demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.


AWC Polres Gunungkidul Kembali Meluncur ke Paliyan, Bukan untuk Bubarkan Massa tapi Salurkan Air Bersih

 

AWC Polres Gunungkidul Kembali Meluncur ke Paliyan, Bukan untuk Bubarkan Massa tapi Salurkan Air Bersih

 

​Kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC) milik Polres Gunungkidul kembali meluncur menyambangi warga di Kapanewon Paliyan, Kamis (6/8/2026).

 

​Lazimnya dikenal sebagai kendaraan pengurai massa yang anarkis, kali ini AWC justru hadir dengan misi humanis yang menyatukan hati masyarakat dan Polri. Kendaraan taktis tersebut dikerahkan khusus untuk mengantar dan menyalurkan bantuan air bersih langsung kepada warga yang tengah dilanda kekurangan air.

 

​Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasihumas Polres Gunungkidul, Iptu Tukiran, S.H., menegaskan bahwa jajaran Polres Gunungkidul berkomitmen untuk selalu bergerak cepat merespon setiap keluhan masyarakat, terutama terkait kebutuhan mendesak akan air bersih.

 

​Kehadiran Polri di tengah warga melalui aksi sosial ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan solusi serta mempererat kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat di Gunungkidul.

 

( Humas Polres Gunungkidul ).


Membangun karakter insan Polri yang humanis, berintegritas, dan melayani dengan tulus dari hati.


 

Membangun karakter insan Polri yang humanis, berintegritas, dan melayani dengan tulus dari hati.

 

​Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., bersama para personel Polres Gunungkidul yang beragama Kristen, mengikuti kegiatan Pembinaan Rohani (Binrohtal) di Ruang PPKO Polres Gunungkidul, Rabu (06/08).

 

​Ibadah dan pembinaan rohani kali ini dipimpin langsung oleh Pendeta Petrus Murtono dari GBI Miracle Service, Balaiharjo, Wonosari. Mengusung tema "Hati yang Ikhlas dan Berserah Penuh kepada Tuhan, Menjadi Landasan bagi Anggota Polri dalam Melayani Masyarakat", kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat fondasi moral dan spiritual setiap anggota dalam menjalankan tugas pengabdian sehari-hari.

 

​Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Gunungkidul menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan rohani ini merupakan wujud komitmen institusi dalam membentuk mental personel yang tangguh dan beretika.

 

​Tujuan utama dari pembinaan rohani ini adalah untuk membentuk karakter anggota Polri yang memiliki kedekatan spiritual dengan Sang Pencipta, sehingga nilai-nilai keikhlasan dan kepasrahan kepada Tuhan dapat menjadi kompas moral dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, ujar AKBP Damus Asa.

 

​Sebagai bentuk komitmen pembinaan mental yang merata bagi seluruh personel, Polres Gunungkidul secara rutin menyelenggarakan kegiatan keagamaan secara paralel. Selain Binrohtal bagi umat Kristiani, kegiatan pembinaan rohani bagi umat Muslim juga digelar secara serentak di Masjid Promoter Baiturrahman Polres Gunungkidul.