Senin, 02 Februari 2026
Minggu, 01 Februari 2026
Tingkatkan Kepatuhan Lalu Lintas, Polres Gunungkidul Terjunkan 190 Personel dalam Operasi Keselamatan Progo 2026.
GUNUNGKIDUL – Menghadapi tantangan keselamatan jalan raya, Polres Gunungkidul resmi memulai Operasi Keselamatan Progo 2026. Dimulainya operasi ini ditandai dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Gunungkidul, Kompol Sumanto, S.H., pada Senin (2/2/2026).
Apel ini bertujuan memastikan kesiapan akhir personel serta sarana prasarana agar operasi berjalan optimal sesuai target yang telah ditetapkan.
Mengapa Operasi Ini Penting?
Langkah masif ini diambil menyusul data evaluasi tingkat Polda DIY sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan angka fatalitas cukup tinggi. Tercatat sebanyak 126.154 pelanggaran lalu lintas terjadi, serta 85.568 kasus kecelakaan yang merenggut 457 nyawa. Operasi ini hadir sebagai upaya nyata menekan angka kecelakaan tersebut.
Strategi Penindakan & Kekuatan Personel
Polres Gunungkidul menerjunkan 190 personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI (Kodim 0730/GK), Dinas Perhubungan, dan Satpol PP. Operasi akan difokuskan pada titik-titik rawan kemacetan dan area rawan kecelakaan di wilayah Gunungkidul.
Pola penindakan yang diterapkan meliputi kegiatan Preemtif (40%), berupa edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, Preventif (40%) dengan patroli rutin dan penjagaan di titik rawan dan Penegakan Hukum (20%), melalui mekanisme Tilang Elektronik (ETLE) maupun teguran tertulis yang simpatik.
Menutup arahannya, Kompol Sumanto menyampaikan pesan Kapolda DIY kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.
"Niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa," tuturnya.
Melalui Operasi Keselamatan Progo 2026, masyarakat diharapkan semakin sadar bahwa disiplin lalu lintas bukan hanya untuk menghindari tilang, melainkan demi keselamatan nyawa sendiri dan orang lain.
( Humas Polres Gunungkidul ).
Kamis, 22 Januari 2026
Semakin dekat dan semakin akrab bersama perangkat Desa.
Rabu, 21 Januari 2026
Pererat Sinergi, Kapolres Gunungkidul Sambangi 11 Kelurahan di Kapanewon Patuk.
Momen Hangat di Nglanggeran : Kehadiran Kapolres yang Mengukir Sejarah.
Selasa, 20 Januari 2026
Momen Hangat di Girijati : Kehadiran Kapolres yang Mengukir Sejarah.
Minggu, 18 Januari 2026
Tak Kenal Lelah, Kapolres Gunungkidul Lanjutkan Sambang Kamtibmas Malam Hari di Kapanewon Paliyan
Tak Kenal Lelah, Kapolres Gunungkidul Lanjutkan Sambang Kamtibmas Malam Hari di Kapanewon Paliyan
GUNUNGKIDUL - Komitmen untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Gunungkidul terus dibuktikan oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Seolah tak ingin kehilangan momentum sedikit pun untuk menyerap aspirasi warga, Kapolres melanjutkan agenda sambang Kamtibmas hingga malam hari di wilayah Kapanewon Paliyan, Minggu (18/01/2026).
Langkah jemput bola ini dilakukan untuk memastikan jalinan komunikasi antara kepolisian dan pemerintah tingkat desa tetap solid, meski di luar jam kerja formal. Kapolres menyadari bahwa dinamika keamanan sering kali justru lebih terasa saat malam hari, sehingga kehadiran fisik pimpinan Polri di tengah para Lurah menjadi sangat krusial.
Dalam suasana yang lebih santai namun tetap serius, Kapolres menemui para Kepala Desa (Lurah) di Kapanewon Paliyan. Pertemuan malam tersebut menjadi ruang diskusi yang efektif untuk memetakan kerawanan wilayah secara spesifik, mulai dari isu pencurian, potensi konflik sosial, hingga kesiapsiagaan ronda malam (Poskamling).
Keamanan tidak mengenal waktu. Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen masyarakat, khususnya para Lurah sebagai pemangku kebijakan di desa, merasa didukung penuh oleh kepolisian. Komunikasi yang intens, baik siang maupun malam, adalah kunci kondusivitas Gunungkidul, ujar AKBP Damus Asa di sela kunjungannya.
Kegiatan yang dilaksanakan hingga larut malam ini mendapat apresiasi positif dari para Lurah di Kapanewon Paliyan. Mereka menilai kehadiran Kapolres secara langsung pada malam hari memberikan rasa aman sekaligus suntikan semangat bagi para perangkat desa dan warga yang sedang bertugas jaga lingkungan.






.jpeg)