Jumat, 16 Oktober 2026

Polri: Imbau Masyarakat Waspadai Risiko Judi Online, Tingkatkan Kesadaran Diri Jaga Keluarga


 JAKARTA – Polri mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran diri untuk menjaga keluarga dari berbagai modus perjudian daring atau judi online yang berpotensi menimbulkan kerugian finansial dan berdampak pada kehidupan sosial maupun keluarga. Upaya ini sejalan dengan program Quick Wins prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat, upaya tersebut mendorong keterlibatan publik dalam menjaga keamanan serta mencegah penyebaran judi daring dan penipuan digital.


Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengingatkan bahwa pemberantasan judi online tidak hanya dilakukan melalui penegakan hukum terhadap jaringan dan pelaku, tetapi juga membutuhkan kesadaran masyarakat untuk mengenali risiko serta mencegah diri dan keluarga terjerat perjudian digital. Hal tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolri, khususnya poin ketiga tentang Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital.


“Sejalan dengan program prioritas Kapolri, yaitu program Bersih Judi Daring dan Penipuan Digital, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan promosi maupun janji keuntungan instan yang ditawarkan melalui ruang digital. Polisi Bersama Masyarakat perlu diwujudkan melalui kepedulian dan peran aktif bersama dalam mencegah penyebaran judi online, mengenali risikonya, serta melindungi diri dan keluarga dari dampak yang ditimbulkan,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).


Ia menjelaskan, promosi judi online dapat ditemukan melalui berbagai saluran digital, mulai dari unggahan media sosial, komentar spam, pesan pribadi, hingga tautan yang mengarahkan pengguna ke situs perjudian. Promosi tersebut dapat dikemas dengan menonjolkan kemenangan atau keuntungan tertentu sehingga menimbulkan persepsi keliru bahwa judi online merupakan cara mudah untuk mendapatkan penghasilan.


Masyarakat perlu memahami bahwa kemenangan sesaat bukan jaminan keuntungan berkelanjutan. Sebaliknya, keinginan untuk mengembalikan uang yang telah hilang akibat kekalahan dapat mendorong seseorang terus bermain dan mempertaruhkan lebih banyak uang. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini berpotensi mengganggu pemenuhan kebutuhan sehari-hari, menimbulkan utang, hingga memicu persoalan dalam keluarga.


“Jangan sampai keinginan mendapatkan keuntungan dengan cepat justru membuat masyarakat mengabaikan risiko kerugian yang lebih besar. Kami mengajak masyarakat untuk lebih kritis terhadap promosi perjudian, tidak menggunakan uang untuk kebutuhan pokok sebagai taruhan, serta tidak menyebarluaskan tautan atau konten yang mempromosikan judi online. Langkah pencegahan perlu dimulai dari diri sendiri dan lingkungan keluarga,” tegasnya.


Untuk mencegah dampak yang lebih luas, masyarakat diimbau tidak mengakses situs perjudian, tidak melakukan deposit atau transfer dana untuk berjudi, serta tidak memberikan data pribadi maupun informasi keuangan kepada pihak yang mempromosikan aktivitas tersebut. Orang tua juga diharapkan mendampingi anak dalam menggunakan internet dan membangun komunikasi terbuka mengenai risiko perjudian digital agar anak dan remaja tidak mudah terpapar konten tersebut.


Apabila menemukan konten atau aktivitas yang diduga berkaitan dengan perjudian daring, masyarakat dapat melaporkannya melalui kanal resmi yang berwenang. Masyarakat juga diimbau tidak ikut menyebarluaskan promosi perjudian, termasuk melalui komentar, unggahan, maupun pesan berantai. Apabila terdapat anggota keluarga yang mulai mengalami kesulitan menghentikan kebiasaan berjudi, dukungan dan komunikasi tanpa menghakimi dapat menjadi langkah awal untuk mencegah dampak yang lebih besar.


Trunoyudo menegaskan bahwa Polisi Bersama Masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui dukungan terhadap penegakan hukum, tetapi juga melalui keterlibatan bersama dalam membangun kesadaran dan mencegah risiko kejahatan digital. Penindakan terhadap pelaku perlu berjalan beriringan dengan edukasi publik agar masyarakat semakin memahami bahaya judi online dan mampu mengambil langkah pencegahan.


“Pemberantasan judi online membutuhkan peran bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi penyebaran perjudian daring, berani melaporkan aktivitas yang diduga melanggar hukum, serta saling mengingatkan mengenai risikonya. Polisi Bersama Masyarakat dapat memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan mewujudkan ruang digital yang lebih aman serta bertanggung jawab,” tutup Trunoyudo.

Sabtu, 10 Oktober 2026

Perkuat Sinergitas Tiga Pilar, Kapolres Gunungkidul Hadiri Olahraga Bersama HUT Ke-81 TNI di Makodim 0730/GK


 

Perkuat Sinergitas Tiga Pilar, Kapolres Gunungkidul Hadiri Olahraga Bersama HUT Ke-81 TNI di Makodim 0730/GK

 

GUNUNGKIDUL - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gunungkidul, AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan olahraga bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang digelar di Markas Kodim (Makodim) 0730/Gunungkidul, Minggu (11/10/2026).

 

Kegiatan olahraga bersama ini menjadi momentum penting untuk memperkokoh sinergitas dan soliditas antara Polres Gunungkidul, Kodim 0730/GK, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Gunungkidul beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

 

Rangkaian acara diawali dengan senam bersama di halaman Makodim 0730/GK yang diikuti oleh jajaran Forkopimda, personel TNI-Polri, aparat pemerintah daerah, serta para tamu undangan dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.

 

Di sela-sela kegiatan, Kapolres Gunungkidul AKBP Rosana Albertina Labobar menegaskan pentingnya menjaga hubungan harmonis antarinstansi demi terciptanya kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Gunungkidul.

 

“Kehadiran kami bersama jajaran Forkopimda dalam peringatan HUT Ke-81 TNI ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus wujud nyata sinergitas tiga pilar di Gunungkidul. TNI dan Polri bersama Pemerintah Daerah senantiasa berkolaborasi, bahu-membahu menjaga stabilitas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolres.

 

Ia menambahkan, melalui ajang olahraga bersama ini, komunikasi dan koordinasi di tingkat lapangan diharapkan dapat terjalin semakin solid dan fleksibel.

 

Sementara itu, apresiasi senada disampaikan oleh jajaran Kodim 0730/GK dan Forkopimda Gunungkidul atas soliditas yang terus terjaga. Kebersamaan lintas instansi ini dinilai menjadi kunci utama keberhasilan penanganan berbagai isu kamtibmas, sosial, maupun agenda pembangunan daerah.

 

Suasana keakraban semakin terasa saat seluruh peserta berbaur dalam sesi ramah tamah dan pembagian hiburan doorprize, sebelum seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan foto bersama jajaran Forkopimda.

( Humas Polres Gunungkidul ).

Resmi Berganti !


 

Resmi Berganti !

Ini Pesan AKBP Damus Asa dan Komitmen AKBP Rosana Albertina Labobar Pimpin Polres Gunungkidul

 

GUNUNGKIDUL - Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai halaman Mapolres Gunungkidul pada Sabtu (10/10/2026). Polres Gunungkidul resmi menggelar tradisi Welcome and Farewell Parade sebagai rangkaian acara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolres Gunungkidul.

 

Kegiatan tradisi pimpinan baru dan lama ini diikuti oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul, seluruh Kapolsek jajaran, personel Polri, ASN Polres Gunungkidul, serta pengurus Bhayangkari Cabang Gunungkidul.

 

Dalam sambutannya, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polres Gunungkidul. Selama masa kepemimpinannya, situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukum Polres Gunungkidul dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif berkat soliditas seluruh jajaran.

 

Semua ini terwujud atas kerja sama dan dedikasi seluruh personel Polres Gunungkidul. Saya memang meninggalkan Polres Gunungkidul, tetapi saya tidak pernah meninggalkan tali persaudaraan di antara kita. Saya titip dan mohon berikan dukungan terbaik sebagaimana yang rekan-rekan berikan kepada saya kepada Kapolres Gunungkidul yang baru, pesan AKBP Damus Asa.

 

Di sisi lain, Kapolres Gunungkidul yang baru, AKBP Rosana Albertina Labobar, S.I.K., M.Si., mengawali tugasnya dengan memperkenalkan diri di hadapan jajaran serta menegaskan kesiapannya untuk melanjutkan seluruh program dan kebijakan positif yang telah dicanangkan oleh pimpinan sebelumnya.

 

AKBP Rosana Albertina Labobar berkomitmen membangun semangat pengabdian yang menyatu dengan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal masyarakat Jawa, khususnya di Kabupaten Gunungkidul. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi arahan Kapolri dan Kapolda DIY terkait penguatan sinergi antara polisi dan masyarakat.

 

Saya bertekad membangun semangat pengabdian yang berakar pada nilai-nilai luhur masyarakat Jawa, khususnya Gunungkidul, secara berkesinambungan. Ini juga sebagai implementasi instruksi Bapak Kapolri dan Kapolda tentang Polisi Bersama Masyarakat, tegas AKBP Rosana Albertina Labobar.

 

Sebagai wujud pendekatan Humanis dan Pelayanan Polri di Gunungkidul, ia juga memperkenalkan filosofi serta konsep kerja utama Polres Gunungkidul, yaitu "Ngopeni" (Ngerti, Ngayomi, Ngabdi).

 

Bagi kami, konsep 'Ngopeni' ini bukan sekadar menjaga, tetapi merawat, memperhatikan, memahami, melindungi, dan bertanggung jawab dengan sepenuh hati bagi masyarakat Gunungkidul, pungkasnya.

 

( Humas Polres Gunungkidul ).

Jumat, 09 Oktober 2026

Polisi Bersama Masyarakat: Jajaran Polsek Girisubo Salurkan Bantuan Sembako.


 Polisi Bersama Masyarakat: Jajaran Polsek Girisubo Salurkan Bantuan Sembako.


​GIRISUBO — Di tengah tantangan musim kemarau yang memicu krisis air bersih dan kekeringan, kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat kembali dirasakan secara nyata. Jajaran Polsek Girisubo tidak hanya hadir untuk memberikan pelayanan keamanan, tetapi juga turun tangan langsung meringankan beban warga.


​Pada hari Jumat, 9 Oktober 2026 pukul 09.30 WIB, aksi kemanusiaan digelar di Kalurahan Jerukwudel, Kapanewon Girisubo. Dipimpin langsung oleh Kapolsek Girisubo, AKP Agus Supriyanta, S.I.P., personel kepolisian menyalurkan bantuan berupa paket sembako kepada warga setempat yang terdampak kekeringan.


"​Kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata dari semangat "Polisi Bersama Masyarakat", yang merupakan komitmen kami untuk senantiasa hadir, peduli, dan berbagi dalam situasi berbagai situasi" ucap AKP Agus Supriyanta.


​Melalui penyaluran bantuan ini, diharapkan beban ekonomi warga Kalurahan Jerukwudel dapat sedikit terringankan. Sekaligus, kegiatan ini mempererat tali silaturahmi serta sinergi yang kuat antara Polri dan masyarakat di wilayah Kapanewon Girisubo dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.


( Humas Polres Gunungkidul ).

Kamis, 08 Oktober 2026

Wakapolri: Polri Perkuat Kehadiran di Wilayah Rawan Konflik


 JAKARTA - Wakapolri Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat mengatakan kehadiran Polri di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah yang memiliki potensi kerawanan dan konflik. Kehadiran tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis dan dialogis.


"Jadi memang pada hakikatnya Polri ini berada di tempat-tempat kerawanan. Jadi polisi itu memang harus hadir di setiap tempat-tempat yang potensi menimbulkan konflik," kata Wahyu di Jakarta, Kamis, 8 Oktober 2026.


Wahyu menyampaikan, upaya menjaga kamtibmas tersebut tercermin dari pelaksanaan 419 operasi kepolisian. Sebanyak sembilan operasi terpusat dilaksanakan di Mabes Polri, sementara 410 operasi lainnya dilaksanakan di kewilayahan oleh Polda-polda di seluruh Indonesia.


Berbagai upaya tersebut juga diiringi dengan penurunan angka konflik sosial di Tanah Air. Berdasarkan data yang disampaikan Wahyu, peristiwa konflik sosial mengalami penurunan sebesar 37,5 persen. Sementara itu, angka korban akibat konflik sosial juga turun hingga 77,1 persen.


"Komitmen Polri adalah hadir melayani, mengamankan agenda bangsa, dan tanggap bencana bagi masyarakat," ujar Wakapolri.


Untuk memperkuat kehadiran hingga tingkat paling dekat dengan masyarakat, Polri juga terus mengoptimalkan peran Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas). Saat ini terdapat 40.924 personel Bhabinkamtibmas di seluruh Indonesia.


Jumlah tersebut, kata Wahyu, baru mencakup sekitar 55 persen dari total 83.762 desa di Indonesia. Karena itu, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto memiliki visi dan misi untuk memperkuat struktur Polri di lini terbawah, salah satunya dengan memperbanyak personel Bhabinkamtibmas di tingkat Polsek.


Wahyu menjelaskan, Polsek merupakan sentra pelayanan sekaligus ujung tombak Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemenuhan personel Bhabinkamtibmas akan terus dilakukan secara bertahap, termasuk melalui pembukaan rekrutmen anggota Polri.


"Sehingga, ketika itu semua pelayanan-pelayanan masyarakat di level terbawah ini terpenuhi, saya pikir masyarakat akan terlayani dengan baik. Jadi kalau mau cari polisi nggak sulit," tutup Wakapolri.

Rabu, 07 Oktober 2026

Polisi Bersama Masyarakat


Polisi Bersama Masyarakat

bukan sekadar slogan, melainkan identitas komunikasi dan budaya kerja baru kami untuk merajut kedekatan yang lebih hangat dengan rakyat.

Polsek Semanu Polres Gunungkidul siap hadir di tengah masyarakat untuk menjaga Harkamtibmas,memberikan rasa aman dan nyaman, serta mewujudkan pelayanan yang humanis dan terbaik bagi masyarakat di wilayah hukum Kapanewon Semanu.

Bersama masyarakat, menjaga keamanan, memberikan pelayanan terbaik.

Selasa, 06 Oktober 2026

Bhabinkamtibmas Bejiharjo Patroli dan Pantau Pengajian Malam

 

Bhabinkamtibmas Bejiharjo Patroli dan Pantau Pengajian Malam 

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Bhabinkamtibmas Kalurahan Bejiharjo melaksanakan patroli wilayah sekaligus pemantauan kegiatan pengajian rutin malam Jumat Kliwon di halaman Masjid Al-Hikmah, Dusun Karanglor, Rabu, 7 oktober 2026.

Kegiatan pengajian tersebut menghadirkan pembicara Ustaz Abdurrahman dari Bantul dan diikuti oleh masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas melakukan pemantauan guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar serta mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan patroli dan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjalin komunikasi dan kedekatan dengan warga guna menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kalurahan Bejiharjo.