Rabu, 22 Juli 2026

Bidpropam Polda DIY Cek Senjata Api Organik Personel Polres Gunungkidul

 

Bidpropam Polda DIY Cek Senjata Api Organik Personel Polres Gunungkidul


Gunungkidul – Bidpropam Polda DIY melaksanakan pemeriksaan senjata api (senpi) organik Polri di Polres Gunungkidul pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gudang Logistik dan Mako Sat Samapta Polres Gunungkidul ini dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda DIY Kombes Pol. Satya Widhy Widharyadi, S.I.K., M.K.P., serta didampingi Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H.


Pemeriksaan meliputi administrasi kepemilikan, masa berlaku izin pinjam pakai, kebersihan, kelayakan, serta kondisi fisik senjata api organik yang digunakan personel. Kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan internal untuk memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku.


Melalui pemeriksaan berkala ini diharapkan disiplin personel semakin meningkat, penggunaan senjata api dinas tetap profesional dan bertanggung jawab, serta mampu mencegah terjadinya penyalahgunaan maupun kelalaian. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.


(Humas Polres Gunungkidul)

Polres Gunungkidul Tingkatkan Kemampuan Bahasa Isyarat untuk Optimalkan Pelayanan Publik


 

Polres Gunungkidul Tingkatkan Kemampuan Bahasa Isyarat untuk Optimalkan Pelayanan Publik

 

Gunungkidul - Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, Polres Gunungkidul menggelar latihan peningkatan kemampuan bahasa isyarat bagi petugas pelayanan publik, Rabu (22/7/2026), di Aula Patriatama Polres Gunungkidul.

 

Kegiatan yang diikuti personel pengampu pelayanan publik Polres dan Polsek jajaran, Kabagren, serta staf Bagren ini bertujuan meningkatkan kompetensi petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya penyandang disabilitas rungu.

 

Dalam arahannya disampaikan bahwa Polres Gunungkidul saat ini tengah berupaya meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Salah satu aspek penting dalam penilaian adalah kualitas pelayanan publik. Sebelumnya, Polres Gunungkidul juga telah memperoleh predikat Pelayanan Prima pada Penilaian Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP).

 

Melalui pelatihan bahasa isyarat ini, diharapkan seluruh petugas pelayanan publik semakin siap memberikan layanan yang ramah, inklusif, mudah diakses, serta mampu memenuhi hak pelayanan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, sesuai amanat Undang-Undang Pelayanan Publik.

 

(Humas Polres Gunungkidul)

Selasa, 21 Juli 2026

Mengabdi demi Bangsa, Mengamalkan Nilai Pancasila.


 Mengabdi demi Bangsa, Mengamalkan Nilai Pancasila.


Kapolres Gunungkidul yang diwakili oleh Wakapolres Kompol Sumanto,S.H, ​Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih,S.E,M.P, bersama jajaran Forkopimda hadir dalam acara Pelantikan dan Pengangkatan Pelaksana Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kabupaten Gunungkidul Periode 2026–2030.


​Kegiatan yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo ini menjadi momentum penting bagi 50 Duta Pancasila Paskibraka yang baru saja dilantik untuk menjadi teladan dan garda terdepan dalam mengamalkan serta membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat.


​Selain prosesi pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan apresiasi kepada Purna Paskibraka Kabupaten Gunungkidul.


​Selamat bertugas kepada para Duta Pancasila yang telah dilantik ! 

Tetap rendah hati, membumi, dan jadilah inspirasi bagi generasi muda Indonesia.


​#PolresGunungkidul #Gunungkidul #DutaPancasila #Paskibraka #PurnaPaskibraka #DPPI #Pancasila #IndonesiaMaju #SinergiTNIPolri

Pimpin Upacara di SMA N 1 Tanjungsari, Kapolres Gunungkidul Tekankan Komitmen Tolak Kenakalan Remaja


 Pimpin Upacara di SMA N 1 Tanjungsari, Kapolres Gunungkidul Tekankan Komitmen Tolak Kenakalan Remaja


​GUNUNGKIDUL – Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., memimpin upacara bendera di SMA N 1 Tanjungsari pada Senin (20/7/2026) pagi. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan amanat Gubernur DIY sekaligus mengajak pihak sekolah dan keluarga memperkuat benteng perlindungan bagi generasi muda dari bahaya kenakalan remaja.


​Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini dihadiri oleh pejabat utama Polres Gunungkidul, Kepala Sekolah Aqsan Wibowo, S.Pd., serta seluruh guru dan siswa SMA N 1 Tanjungsari.


​Dalam amanat Gubernur DIY yang dibacakannya, Kapolres menyoroti realitas kenakalan anak usia sekolah saat ini yang telah melampaui pelanggaran disiplin biasa, seperti maraknya kepemilikan senjata tajam (sajam), konsumsi pil sapi, hingga minuman keras (miras).


​"Pemerintah, aparat keamanan, sekolah, dan keluarga harus bergandengan tangan membangun gerakan bersama melindungi anak-anak. Kelompok 'Jaga Warga' juga harus berinisiatif aktif meredam kenakalan remaja ini," ujar AKBP Damus Asa.


​AKBP Damus Asa mengingatkan bahwa meskipun sekolah menjadi rumah kedua, benteng pertama dan utama bagi putra-putri tetaplah berada di lingkungan keluarga. Pihaknya mengajak seluruh SMA dan SMK se-DIY untuk menyatakan komitmen bersama menolak kekerasan, narkoba, miras, dan kenakalan remaja demi masa depan DIY.


​Merespons arahan tersebut, siswa SMA N 1 Tanjungsari langsung melaksanakan Deklarasi Pelajar Jogja Santun dan Cinta Damai. Sebagai langkah keberlanjutan, Polres Gunungkidul melalui Polsek Tanjungsari dan Bhabinkamtibmas akan mengintensifkan penyuluhan serta pembinaan rutin bersama guru BP untuk mengantisipasi kenakalan remaja secara dini.


( Humas Polres Gunungkidul ).

Polres Gunungkidul dan Forkompinda Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ratusan Warga

 

Polres Gunungkidul dan Forkompinda Gelar Nobar Final Piala Dunia 2026 Bersama Ratusan Warga

Gunungkidul – Polres Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) Final Piala Dunia 2026 di Alun-alun Kabupaten Gunungkidul, Senin (20/7/2026) dini hari. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, kepala OPD, ASN, serta sekitar 500 masyarakat.

Sebelum pertandingan dimulai, masyarakat disuguhi hiburan yang dipandu MC Gatot Sujarno dengan penampilan Zarimah, Farlina, dan Arimbi sehingga menambah semarak suasana kebersamaan.

Pertandingan final berlangsung hingga pukul 05.05 WIB dengan hasil akhir Argentina 0–1 Espanyol. Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif berkat sinergi aparat keamanan serta dukungan seluruh masyarakat yang hadir.

Kegiatan nobar ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat dalam suasana yang penuh keakraban dan kondusif.

(Humas Polres Gunungkidul)

Polri Gelar Training of Trainers Program Paham AI, Perkuat Literasi Digital Pelajar


 Jakarta – Polri menggelar Training of Trainers (ToT) Program Paham Artificial Intelligence (AI) Tahun 2026 di Jakarta, Selasa (21/7/2026). Kegiatan ini menjadi langkah Polri memperkuat literasi digital sekaligus menyiapkan trainer untuk mengedukasi pelajar agar mampu memanfaatkan AI secara aman, etis, dan bertanggung jawab.


Kegiatan ini diikuti 65 peserta, terdiri dari 55 personel calon trainer dari 11 Polda pilot project dan 10 Master Trainer dari Polda Jawa Tengah. Para trainer nantinya akan memperluas edukasi Program Paham AI hingga tingkat Polda dan Polres.


Karo Tekkom Divtik Polri, Brigjen Pol. Indarto mengatakan, edukasi AI penting dilakukan karena pelajar saat ini telah menggunakan teknologi tersebut secara mandiri. Berdasarkan riset terhadap 11.550 pelajar di Jawa Tengah, sebanyak 94 persen siswa mengaku mampu menggunakan AI, namun sebagian besar mempelajarinya secara otodidak.


"Adik-adik itu berpotensi untuk menjadi korban kejahatan di bidang AI, berpotensi juga menjadi pelaku. Nah untuk itu kita cegah, kita mitigasi dengan cara seperti ini," ujar Indarto.


Ia menambahkan, Polri menargetkan Program Paham AI dapat menjangkau hingga 10 juta pelajar melalui pelaksanaan secara bertahap dan kolaborasi dengan Kemendikdasmen serta pemangku kepentingan pendidikan lainnya.


"Target kita sebetulnya fantastik ya, kita ingin sebanyak mungkin, bahkan kita targetkan secara kuantitatif itu setidaknya 10 juta siswa," ujarnya.


Untuk mencapai target tersebut, Polri menekankan pentingnya kolaborasi dengan Kemendikdasmen dan pemangku kepentingan lainnya. Edukasi AI dinilai tidak dapat dilakukan secara parsial karena sekolah, guru, orang tua, dinas pendidikan, dan berbagai pihak terkait memiliki peran penting dalam membentuk ekosistem digital yang sehat bagi generasi muda.


"Kita tidak bergerak sendiri. Kita bermitra dengan Kementerian Pendidikan. Tidak mungkin polisi akan dapat jalan sendiri, kita bermitra sama-sama," kata Indarto.


Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin mengatakan, kolaborasi tersebut penting untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya melek AI, tetapi juga memiliki karakter dan memahami etika dalam pemanfaatan teknologi.


"Acara hari ini merupakan salah satu bagian penting bagaimana kita menyiapkan generasi muda yang berkarakter, kemudian melek kecerdasan artifisial, dan yang tidak kalah penting bagaimana memanfaatkannya dengan berstandar etik," kata Tatang.


Melalui Program Paham AI, Polri dan Kemendikdasmen mendorong terbentuknya ekosistem digital yang aman, sehat, dan produktif. Para trainer yang telah mengikuti ToT akan memberikan edukasi kepada pelajar SMA, SMK, dan sederajat dengan materi pemanfaatan AI, etika digital, keamanan siber, serta pencegahan risiko kejahatan berbasis AI.

Jumat, 17 Juli 2026

Polres Gunungkidul Dukung Gerakan Jumat Bersih, Wujudkan Kali Kepek Bersih dan Lestari


 Polres Gunungkidul Dukung Gerakan Jumat Bersih, Wujudkan Kali Kepek Bersih dan Lestari


Gunungkidul – Dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah potensi bencana banjir, Polres Gunungkidul bersama Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, TNI, Polri, instansi terkait, pelajar, dan masyarakat mengikuti Apel dan Gerakan Jumat Bersih di bantaran Kali Kepek, Kapanewon Wonosari, Jumat (17/7).


Kegiatan yang dihadiri sekitar 300 peserta tersebut dipimpin oleh Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih dan dihadiri Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan, serta sejumlah pejabat daerah.


Dalam amanatnya, Bupati Gunungkidul mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan bersih sungai sebagai wujud nyata semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, kebersihan sungai merupakan bagian penting dari upaya adaptasi terhadap perubahan iklim, pencegahan banjir, serta mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).


Usai apel, seluruh peserta melaksanakan aksi bersih-bersih di sepanjang bantaran Kali Kepek dengan mengangkat sampah dan membersihkan lingkungan sekitar sungai.


Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai semakin meningkat sehingga lingkungan tetap bersih, sehat, dan lestari demi mewujudkan Kabupaten Gunungkidul yang aman, nyaman, dan bebas dari dampak pencemaran maupun bencana lingkungan.


(Humas Polres Gunungkidul)