Kamis, 17 Oktober 2024

Rilis SSDM Polri Kukuhkan Pataka Daksha Prasastya, Komitmen SSDM Polri Cetak SDM Unggul Wujudkan Indonesia Emas 2045

Rakorbin SDM Polri dan PNS Polri Tahun Anggaran 2024 untuk pertama kali mengukuhkan Pataka Daksha Prasastya.

 

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Pataka Daksha Prasastya memancarkan makna mendalam yakni keahlian dan keunggulan yang terpuji.

 

“Daksha menggambarkan kemampuan, ketangkasan, dan kecerdasan. Sementara Prasastya melambangkan sifat yang terpuji. Dua kata ini menyatu menjadi semangat besar untuk mencetak anggota Polri yang tidak hanya piawai dalam tugas, tetapi juga selalu berpegang pada nilai-nilai luhur bangsa,” terang Irjen Pol Dedi Prasetyo.

 

Pernyataan Irjen Pol Dedi Prasetyo dikuatkan Dr. Atin Fitriana ahli Linguistik dari Universitas Indonesia.

 

“Pemaknaan kata Daksha Prasastya tidak terbatas pada makna keahlian dan keunggulan saja karena Daksha juga dapat berarti mampu, aktif, cekatan, terampil, pandai dan Prasastya dapat berarti terpuji,” terang Dr. Atin Fitriana dalam keterangan tertulisnya kepada SSDM

 

Pengukuhan ini semakin meneguhkan komitmen SSDM Polri untuk terus mencetak SDM Polri yang tangguh, cekatan, dan berintegritas tinggi dalam mengemban tugas-tugas kepolisian.

 

Untuk terus memotivasi anggota agar terus berprestasi, SSDM Polri juga memberikan apresiasi. Dalam rangkaian kegiatan Rakorbin SDM Polri dan PNS, SSDM Polri memberikan penghargaan kepada atlet-atlet Polri yang berprestasi di PON XXI Aceh – Sumut beberapa waktu lalu.

 

“Bibit SDM unggul itu tidak hanya kita cari, tapi juga kita rawat dan bina. Contohnya di bidang olahraga, bapak Kapolri meresmikan Komite Olahraga Polri (KOP) sebagai wadah bagi para Polisi yang memiliki bakat dan prestasi di bidang olahraga guna memastikan pembinaan dan penjaminan hak-hak atlet Polri yang berprestasi, “imbuh Irjen Pol Dedi Prasetyo. 

 

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia menuturkan dengan semangat Daksha Prasastya, SSDM Polri siap mencetak generasi-generasi Polri yang unggul, berintegritas, dan adaptif, guna mewujudkan Indonesia emas 2045.

 

SSDM Polri memegang peran strategis dalam tata kelola SDM Polri yang berjumlah 481.935 personel dan tersebar di seluruh Indonesia, dari Sabang hingga Merauke. Dalam menghadapi tantangan di berbagai wilayah yang luas dan beragam, SSDM memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap anggota Polri dilengkapi dengan keterampilan, integritas, dan kemampuan yang diperlukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Jumlah personel yang besar ini memerlukan manajemen SDM yang kuat dan berfokus pada pengembangan potensi individu, sehingga setiap personel dapat memberikan kontribusi maksimal dalam melayani masyarakat dan bangsa.

 

Peresmian Pataka Daksha Prasastya mencerminkan komitmen SSDM Polri untuk terus mencetak SDM unggul. Daksha, yang berarti cekatan, terampil, dan pandai, serta Prasastya, yang bermakna terpuji, menjadi simbol dari semangat untuk menghasilkan personel Polri yang tidak hanya kompeten dalam tugasnya, tetapi juga menjunjung tinggi integritas dan moralitas. Pataka ini menjadi pengingat akan tanggung jawab besar SSDM dalam memastikan bahwa setiap anggota Polri, di setiap penjuru negeri, perlu memiliki keunggulan dan sikap terpuji dalam menjalankan tugasnya.

 

Sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045, SDM Polri yang unggul merupakan kunci dalam menciptakan stabilitas dan keamanan nasional, yang pada akhirnya akan mendukung tercapainya kemajuan bangsa. Dengan pataka Daksha Prasastya sebagai simbol utama, SSDM Polri berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mencetak personel Polri yang siap menjawab tantangan zaman dan membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang. SSDM Polri berkomimetmen untuk terus memastikan bahwa keahlian, keunggulan, dan integritas tertanam dalam setiap insan Polri, selaras dengan visi pemerintah mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045.

MURI Anugerahkan Tiga (3) Sekaligus Penghargaan Untuk Assessment Center Polri

 


Museum Rekor Indonesia (Muri) memberikan penghargaan kepada Assessment center Polri Bag Kompeten Biro Binkar SSDM Polri, Rabu (16/10/2024).  

Tiga penghargaan berbagai kategori  ini diberikan MURI kepada Assessment Center Polri karena telah menjadi pusat asesmen internal dengan asesi terbanyak dalam kurun waktu 15 tahun, pusat asesmen internal dengan pelatihan asesor terbanyak dalam waktu 13 tahun dan pusat asesmen yang bekerja sama dengan kementerian terbanyak.

Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengapresiasi penghargaan yang diberikan Muri.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kami. Kami berharap Assesment center Polri dapat terus menjaga profesionalitas mutu pelayanan,” ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Assessment Center Polri adalah suatu metode evaluasi yang digunakan Polri untuk menilai kemampuan, kompetensi, dan karakter calon anggota Polri dan personel Polri. Metode ini melibatkan berbagai jenis tes seperti psikotes, wawancara, simulasi, dan penilaian keterampilan yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang potensi dan kesiapan individu dalam menjalankan tugas kepolisian.

Assessment center Polri dilengkapi dengan teknologi terbaru dan didukung oleh tim assessor yang kompeten. Melalui Assessment Center diharapkan dapat membantu Polri dalam memilih calon yang paling sesuai dengan tuntutan tugas dan visi institusi.

SSDM Polri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan pelayanan mulai dari proses seleksi penerimaan anggota Polri yang menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, Humanis (BETAH). Lebih lanjut Irjen Pol Dedi Prasetyo menerangkan proses seleksi di Polri tidak berhenti di rekrutmen saja.

“Proses pembinaan dan perawatan Personel di Polri berbasis Merit System. Jadi the right man on the right position. Semua catatan anggota terekam di Satu SDM sehingga memudahkan para pimpinan untuk mengambil Keputusan,”imbuh Irjen Pol Dedi Prasetyo.
Super Apps Satu SDM yang diluncurkan pada hari terakhir Rakorbin SDM Polri dan PNS 2024. Satu SDM mengintegrasikan seluruh aplikasi pembinaan sumber daya manusia Polri ke dalam satu sistem pelayanan digital yang mencakup aspek pelayanan, siklus SDM Polri dari sejak penerimaan,  perawatan personel, pembinaan karir hingga pengakhiran dinas .

Keunggulan Satu SDM dapat merekam jejak individu personel polri lebih akurat menjadi 42 karakter  dan terintegrasi ke e-candidat sebagai bahan data pimpinan untuk memproyeksikan calon pimpinan polri di masa depan.

1 TOTAL PESERTA (ASESI) ASSESSMENT CENTER POLRI (INTERNAL) SEJAK 2009-2024 : 108.503

A JUMLAH PESERTA (ASESI) ASSESSMENT CENTER JABATAN BAGI PERSONEL POLRI (INTERNAL) SEJAK 2009-2024 : 37.506  ORANG

B JUMLAH PESERTA TES PENGETAHUAN MANAJERIAL BAGI PERSONEL POLRI DALAM RANGKA SELEKSI PENDIDIKAN SEJAK 2009-2024 : 70.997 ORANG

2 JUMLAH PESERTA (ASESI) ASSESSMENT CENTER NON POLRI (EKSTERNAL) SEJAK 2009-2024 : 13.645

3 JUMLAH KEMENTERIAN/LEMBAGA/PEMERINTAH DAERAH/INSTANSI LAINNYA/BUMN DAN INSTANSI NON PEMERINTAH SEJAK 2009-2024 : 102 KEMENTERIAN /LEMBAGA

4 JUMLAH PERSONEL POLRI YANG TELAH MENGIKUTI PELATIHAN ASESOR ASSESSMENT CENTER SEJAK 2011-2024 : 1.867 ORANG

SSDM Polri Berikan Penghargaan Pin Emas Untuk Atlet Polri Berprestasi


 

SSDM Polri memberikan Pin Emas sebagai apresiasi kepada atlet-atlet Polri yang baru saja mengukir prestasi di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh – Sumut.

 

Penghargaan ini diberikan sematkan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia, Irjen Pol Dedi Prasetyo di acara Rakorbin SDM Polri dan PNS, Rabu (16/10/24)

 

“Polri sangat mendukung anggota-anggotanya yang menjadi atlet. Kita dorong mereka untuk terus berprestasi. Ini merupakan kontribusi Polri kepada negara. Mereka tidak hanya membawa nama baik bangsa tapi juga Polri,” ujar Irjen Pol Dedi Prasetyo.

 

Dukungan terhadap para Atlet Polri juga diwujudkan melalui Komite Olahraga Polri (KOP) yang diresmikan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo bulan Mei 2024 lalu.

 

KOP berperan penting sebagai wadah dan sistem pembinaan atlet-atlet Polri berprestasi. Selain menjamin hak-hak atlet, KOP juga memastikan para atlet mendapatkan pembinaan yang memadai guna mengembangkan potensi di berbagai ajang olahraga.

 

Pada Pekan PON XXI kemarin, Polri mengirimkan 305 personel yang terdiri dari atlet, pelatih, wasit, manajer, dan ofisial di 31 cabang olahraga. Para atlet Polri berhasil meraih total 98 medali dengan rincian 36 medali emas, 42 medali perak, dan 20 medali perunggu.

 

Capaian ini menegaskan komitmen KOP dalam mengembangkan olahraga dan meningkatkan prestasi atlet Polri.

 

“Ke depan, KOP berencana bergabung dengan Persatuan Olahraga Polisi Dunia (USIP) dan berpartisipasi dalam event internasional USIP di Dubai tahun 2025. KOP juga akan menyelenggarakan Pekan Olahraga Polri 2025 serta ikut serta dalam Olimpiade World Fire and Police Games di tahun yang sama,”imbuh Jenderal bintang dua ini.

 

Partisipasi ini tidak hanya akan mengukuhkan eksistensi Polri di kancah olahraga internasional, tetapi juga memperkuat kerjasama antar kepolisian dunia.

 

Saat ini Polri memiliki 397 atlet berprestasi di 37 cabang olahraga, dengan 47 di antaranya telah meraih prestasi di level internasional.

 

Partisipasi aktif Polri dalam berbagai ajang olahraga, baik nasional maupun internasional diharapkan memberikan kontribusi yang signifikan tidak hanya dalam hal prestasi olahraga, tetapi juga menginspirasi masyarakat Indonesia akan pentingnya olahraga sebagai sarana pengembangan diri dan peningkatan solidaritas.

 

“Semakin meningkatnya dukungan publik terhadap Polri melalui prestasi olahraga ini menjadi modal penting dalam menjalankan tugas pokok Polri, yaitu melayani dan melindungi masyarakat dengan penuh integritas dan profesionalisme,” pungkas Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Rabu, 16 Oktober 2024

Ketua Umum Bhayangkari Kunjungi Aiptu Heri dan Anaknya yang Terbaring Sakit



Ketua Umum Bhayangkari yang juga istri Kapolri, Juliati Sigit Prabowo mengunjungi anggota Polsek Baruga, Kendari, Sulawesi Tenggara, Aiptu Heri Santoso dan anaknya Yunita Sulistyawati yang tengah terbaring sakit, Rabu (16/10/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Juliati didampingi Ketua Panitia HUT Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) le-72, Ning Imam Widodo, Ketua Seksi Organisasi PP Bhayangkari, Adit Fadil, Ketua Seksi Sosial, Elisabeth Argo, Ketua Seksi Publikasi, Eka Sandi dan Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Tenggara, Yuli Dwi Irianto.

Pada kesempatan itu Juliati Sigit Prabowo memberikan uluran tangan berupa paket sembako, popok dan obat-obatan serta tali asih. Ning Imam Widodo mengatakan, kegiatan sosial terus dilakukan kepada keluarga besar Polri dan masyarakat.

"Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat untuk keluarga Polri yang membutuhkan,," ucapnya.

Untuk diketahui dalam memperingati HKGB ke-72 yang jatuh pada 19 Oktober, organisasi istri-istri polisi terus melakukan kegiatan-kegiatan sosial di seluruh wilayah Indonesia. Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Bhayangkari melakukan bakti sosial dan bakti kesehatan.

Selasa, 15 Oktober 2024

Divisi Humas Polri Goes To Campus Universitas Pancasila: Mahasiswa Sasaran Empuk Bandar Narkoba


 Jakarta - Kepala Biro Pengelolaan Informasi dan Data (PID) Divisi Humas Polri, Brigjen Tjahyono Saputro mengungkapkan bahwa generasi milenial dan generasi Z menjadi sasaran empuk para pengedar dan bandar narkoba. 


Hal itu dikatakan Tjahyono saat membuka kegiatan Sosialisasi Kinerja Polri kepada 350 mahasiswa Goes To Campus 2024, bertema "Mewujudkan Generasi Muda Sehat Tanpa Narkoba", di Universitas Pancasila (UP), Jakarta Selatan, Selasa (15/10/2024).


Dalam sambutannya mewakili Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho, Tjahyono menuturkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba semakin meningkat baik dalam kuantitas maupun kualitas. Hal ini kata dia tidak bisa dinggap ringan terhadap ancaman bahaya nasional.


"Bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja yang akan berdampak pada segala aspek kehidupan. Sama seperti generasi milenial, anggota Gen Z atau juga yang disebut zoomer memiliki risiko lebih tinggi terkena penyalahgunaan narkoba dibandingkan kelompok usia sebelumnya," ucapnya.


Dibeberkannya bahwa berdasarkan hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) Bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, angka penyalahgunaan narkoba mengalami penurunan dari 1,95% menjadi 1,73% atau setara dengan 3,3 juta penduduk Indonesia  yang berusia 15-64 tahun. Kendati demikian dari data tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemakai narkoba pada kalangan umur 15-24 tahun. 


Untuk itu pihaknya mengadakan kegiatan ini sebagai upaya preemtif dan preventif mencegah para mahasiswa sebagai penerus bangsa selamat dari bahaya narkoba. "Sosialisasi kinerja Polri bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan bebas dari narkoba. Bahaya narkoba dapat menyebabkan kerusakan fisik dan mental, menurunkan prestasi akademik dan merusak hubungan nasional," ucapnya.


Cegah Narkoba, Rektor UP Berlakukan Jam Malam


Sementara Rektor UP, Marsudi Wahyu Kisworo mengapresiasi kegiatan oleh Divisi Humas Polri di kampusnya ini. Dikatakannya, bahwa penyakit besar para generasi muda adalah narkoba, sedangkan untuk generasi tua yakni korupsi. Menurutnya sangat penting sosialisasi dari Polri untuk mencegah narkoba masuk ke dunia kampus.


"Sudah banyak alumni (UP) yang jadi pemimpin bangsa.Dan kita ingin mencetak bibit-bibit unggul, kita tidak mau pemimpin bangsa dikotori oleh narkoba pada masa mudanya," ujarnya.


Oleh karena itu, sambung Marsudi, beberapa upaya preemtif telah dilakukan Universitas Pancasila yakni dengan membentuk satgas pencegahan dan memberlakukan jam malam. "Tidak ada lagi kegiatan usai jam 10 malam. Kita juga undang para alumni dan aktivisi untuk memberikan sosialisasi kepada para mahasiswa," kata Marsudi.


Ketum GRANAT Tegaskan Narkotba Tiket Sekali Jalan Kehancuran 


Dalam kegiatan ini Divisi Humas Polri juga membuka panel diskusi dengan mengundang tiga narasumber untuk memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba. Ketiga pembicara yaitu Analis Kebijakan Madya Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Sucipta, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Anti Narkotika (DPP GRANAT) Henry Yosodiningrat dan Wakil Dekan Fakultas Psikologi UP, Aully Grashinta.


Henrry Yosodiningrat membuat 350 mahasiswa semester 2 yang hadir terdiam. Dirinya meminta para generasi bangsa ini untuk meresapi tanggung jawab yang diberikan dari orang tua untuk belajar dan mengejar cita-cita. 


"Tidak semua dari keluarga yang mampu. Diantara kalian ada orang tua yang banting tulang, berhutang sana-sini gadaikan sawah untuk masa depan kalian. Tapi kamu pakai narkoba di kampus kalian akan jadi sampah yang tidak ada gunanya dan tidak punya andil untuk Republik Indonesia ini," tandas Henry.


Dirinya mengingatkan kepada mahasiswa jika sudah mencoba dan ketergantungan sebagai pecandu dan pelaku tindak pidana narkoba, maka penyidik berhak mempidanakan. "Ini one way tiket, sekali mencoba tidak akan bisa kembali. Jangan mau meski gratis, harus menolak. Saya mau kalian menjadi pemimpin bangsa," tandasnya.


Sedangkan Aully Grashinta berujar bahwa para mahasiswa memasuki tahap dewasa dan cenderung akan bertambah beban masalah yang akan dihadapi. Agar terhindar dari pergaulan yang tidak sehat jauhi narkoba, dirinya mengajak untuk mahasiswa melakukan kegiatan produktif seperti Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).


Menurutnya, sebagai orang yang berpendidikan tinggi sambung Aully, para mahasiswa bisa membedakan mana yang baik dan tidak. "Artinya berbagai kejahatan narkoba bisa kita serap dan analisa untuk terhindar narkoba," ucapnya.


Dirinya berujar, sebagai mahasiswa unggul adalah yang bisa memanfaatkan waktu mudanya untuk hal yang produktif, memberikan manfaat untuk dirinya, keluarga dan masyarakat. "Satu dari keluarga kita kalau terkena narkoba, seluruh keluarga akan terdampak," ujarnya.


Sementara, Sucipta mengungkapkan dari hasil penelitian BNN, bahwa lingkungan kampus rentan dari peredaran narkoba. Dirinya mengajak para rektor, akademisi, dosen dan mahasiswa untuk memerangi narkoba dengan melakukan pencegahan 


"Teman-teman mahasiswa kalau ada yang melihat ingin atau pakai kasih tahu laporkan. Jadi peredaran narkoba dari awalnya gratis, ingin coba-coba, semakin penasaran mencoba ini yang harus jauhi," ucapnya.


Ia mengajak para mahasiswa menjadi agen perubahan. Bilamana melihat ada teman yang terlibat narkoba untuk segera laporkan ke pihak yang berwajib. Para penyalahguna narkoba menurutnya adalah korban yang harus direhabilitasi agar bisa sembuh.

Realisasikan Sinergitas Polri – Kementan, SSDM Polri Buka Rekrutmen T.A 2025 Jalur Bakomsus Lulusan SMK Pertanian

 


Polri berkomitmen mendukung visi pemerintahan Presiden terpilih termasuk dalam mewujudkan ketahanan pangan. Hal ini disampaikan Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam arahannya di Rakorbin SDM Polri dan PNS Polri Tahun Anggaran 2024 di Jakarta, Selasa (15/10/2024)

“Rekrutmen Polri tahun 2025 jalur Bakomsus terbuka kesempatan bagi lulusan SMK pertanian. Ini komitmen kita mendukung pemerintah mewujudkan ketahanan pangan,” kata Irjen Pol Dedi Prasetyo dalam arahannya kepada 34 Kepala Biro SDM Polda Jajaran.

Lebih lanjut, Irjen Pol Dedi Prasetyo memerintahkan seluruh Polda melalui para Kepala Biro SDM Polda jajaran untuk mewajibkan tanam jagung yang rencananya akan dilakukan serentak.

Arahan Asisten Kapolri Bidang SDM disambut baik Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang juga ikut hadir dalam Rakorbin SDM Polri dan PNS Polri sebagai narasumber eksternal. Di kesempatan ini ia menyampaikan paparan selama kurang lebih 60 menit tentang strategi mencapai kemandirian pangan Indonesia emas 2045.

“Gagasan dari Irjen Pol Dedi luar biasa. Kami keluarga petani seluruh Indonesia mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya. Harapan ke depan kolaborasi ini kita tindaklanjuti yaitu bagaimana mencapai suasana pangan dan Indonesia menjadi lumbung pangan. Dengan dukungan Kepolisian seluruh Indonesia kami sangat yakin swasembada dan Indonesia menjadi lumbung pangan akan diraih dalam waktu cepat,” ujar Andi Amran antusias.

Andi Amran melanjutkan modal yang dimiliki Indonesia sangat besar. Ia yakin dengan sumber alam yang subur, jumlah SDM terutama dari generasi Z yang banyak dan didukung dengan teknologi pertanian cita-cita menuju negara super power dalam hal pangan akan cepat terwujud.

Tidak cukup sampai di situ, Andi Amran mengatakan untuk mendukung hal tersebut pemerintah harus memastikan distribusi bantuan pemerintah bisa merata dan tepat sasaran.

“Untuk penyaluran peralatan dan pupuk bersubsidi kita butuh pengawalan agar sampai ke masyarakat yang membutuhkan dan tidak disalahgunakan,” lanjut Andi Amran.

Polri dan Kementerian Pertanian bulan April 2024 lalu menandatangani Nota Kesepahaman atau MOU tentang Sinergitas Tugas dan Fungsi Pada Pembangunan Pertanian.

MOU ini meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan atau informasi, bantuan pengamanan, dukungan satuan tugas pangan Polri dalam Pembangunan pertanian, penegakan hukum, peningkatan kapasitas dan pemanfaatan sumber daya manusia, pemanfaatan prasarana dan atau sarana.

Tujuan dari MOU ini adalah untuk mengoptimalkan sinergisitas tugas dan fungsi dalam penyelenggaraan pembangunan pertanian untuk mewujudkan peningkatan ketersediaan pangan strategis, mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional

Senin, 14 Oktober 2024

Polri Raih Penghargaan Lembaga Dengan Pelayanan dan Komunikasi Terbaik

 

Jakarta. Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan Kementerian dan Lembaga Negara Award 2024 yang diselenggarakan Oleh Inews. Dalam pemberian penghargaan itu, Jenderal Sigit dinobatkan dalam kategori pelayanan dan komunikasi terbaik.


Kategori ini diraih lantaran Polri dipandang memiliki peran aktif dalam membagikan informasi dengan media melalui Divisi Humas Polri. Selain itu, Polri mendapat perhargaan karena telah koorperatif dalam pelayanan masyarakat, termasuk transparansi kasus, Konferensi pers, dan komunikasi bersama media.


Penghargaan ini diberikan Inews setelah melewati penjurian sejak 1 bulan lalu yang dilakukan pemimpin redaksi Inews bersama Aiman Wicaksono. Direktur Utama Inews Grup Syafril Nasution menyatakan, penghargaan ini ditujukan agar kementerian dan lembaga termotivasi untuk meningkatkan peran di masyarakat, tidak hanya di jajaran pusat, tetapi juga hingga ke seluruh daerah.


“Penghargaan ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi di akhir masa jabatan dari pemerintahan dan lembaga, untuk mengapresiasi dengan niat yang unggul serta memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya di 10 tahun pemerintahan Bapak Jokowi,” ungkapnya, Senin (15/10/24).


Penghargaan itu pun diterima Kapolri dengan diwakilkan oleh Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho.


“Penghargaan ini baru perdana mendapatkan diterima Polri untuk acara Kementerian dan Lembaga Award 2024 yang juga baru perdana ini dilaksanakan,” jelas Irjen. Pol Sandi.


Irjen. Pol. Sandi menyampaikan pesan dari Kapolri atas ucapan terima kasih telah diberikannya penghargaan ini. Jenderal Sigit mengaku bahwa penghargaan ini adalah sebuah amanah yang harus membuat Polri semakin baik memberikan pelayanan kepada masyarakat.


“Kapolri juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, insan media, seluruh stake holder dan MNC Grup atas penghargaan yang diberikan. Tentunya ini menjadi semangat bagi Polri untuk bisa bekerja lebih baik lagi, dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi agar Polri lebih bermanfaat untuk masyarakat.” ungkap Kadivhumas.