Minggu, 01 Maret 2026

Bukan Kembar Tapi Identik: Cerita Unik Dua AKP Sumardiyono yang Resmi Jadi Kompol di Hari yang Sama.


​GUNUNGKIDUL – Ada pemandangan yang tak lazim dan mengundang decak kagum di Aula Patriatama Polres Gunungkidul pada Senin pagi, 2 Maret 2026. Dalam sebuah upacara resmi, nama yang sama dipanggil berulang kali, pangkat yang disandang pun serupa, dan tujuan kenaikan pangkatnya pun setingkat.


​Ini bukan kesalahan administratif, melainkan sebuah fenomena langka: dua perwira Polres Gunungkidul memiliki nama yang persis sama, yaitu Sumardiyono. Keduanya berangkat dari pangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan hari ini, secara bersamaan, resmi menyandang pangkat baru sebagai Komisaris Polisi (Kompol).


​Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat Penghargaan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H. Suasana khidmat seketika terasa unik saat pembacaan keputusan kenaikan pangkat menyebutkan nama "Sumardiyono" untuk dua subjek yang berbeda namun memiliki dedikasi yang sama-sama tinggi.


​Satu Nama, Dua Pengabdian


​Meski bukan saudara kembar, kedua Kompol Sumardiyono ini seolah memiliki garis takdir yang identik di penghujung masa dinas mereka. Kenaikan pangkat penghargaan ini diberikan oleh institusi Polri sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tanpa cacat selama puluhan tahun.


​Kapolres Gunungkidul, AKBP Damus Asa, mengungkapkan bahwa momen ini merupakan sejarah tersendiri bagi Polres Gunungkidul.


​"Kenaikan pangkat yang diterima hendaknya disikapi dengan rasa syukur dan rendah hati, arif dan bijaksana, meskipun masa pengabdian hanya tinggal beberapa bulan lagi hendaknya tidak mengurangi semangat dalam melaksanakan tugas pengabdian sebagai anggota Polri," pesan AKBP Damus Asa dalam amanatnya.


​Bagi kedua perwira tersebut, kebetulan ini menjadi cerita penutup karier yang sangat berkesan. Kenaikan pangkat dari AKP ke Kompol merupakan penghargaan prestisius yang hanya diberikan kepada anggota dengan rekam jejak bersih menjelang masa pensiun.


​Peristiwa unik ini pun menjadi perbincangan hangat di lingkungan Polres, mengingatkan semua anggota bahwa kesetiaan pada tugas akan berbuah manis pada waktunya, terlepas dari uniknya nama yang disandang.


( Humas Polres Gunungkidul ).

PATROLI MALAM, ANTISIPASI KERAWANAN


Intensitas curah hujan yang tinggi menyimpan berbagai kerawanan. Bencana alam, tanah longsor, banjir, pohon tumbang bahkan beberapa kasus pencurian terjadi saat hujan lebat.

KOMPOL MUSTAQIM, S.H., M.AP. sebagai Kabag Ops Polres Gunungkidul menanggapi kerawanan yang ada dengan menggerakkan patroli di jalur utama Kota Wonosari.

“Mari bersama-sama mejaga keamanan dengan meningkatkan kewaspadaan dan  segera laporkan atau telepon ke 110 apabila ada kecurigaan atau membutuhkan kehadiran kepolisian” ujar Kompol Mustakim

Keamanan dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, mari bersama menjaga Gunungkidul tetap aman dan kondusif dengan meningkatkan kewaspadaan.