Kamis, 05 Juni 2025

Keluarga Besar Polres Gunungkidul Berqurban, Tebar Kebahagiaan Idul Adha 1446 H


Gunungkidul – Semangat berbagi dan keikhlasan Idul Adha 1446 H begitu terasa di Polres Gunungkidul, karena pada hari ini keluarga besar Polres Gunungkidul dapat melaksanakan penyembelihan hewan qurban sebagai wujud syukur dan kepedulian bagi sesama. 

Kegiatan yang digelar di halaman Polres Gunungkidul, ada sebanyak 4 ekor sapi dan 2 ekor kambing yang disembelih pada momen istimewa ini. 

Daging qurban nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sebagai upaya untuk berbagi kebahagiaan di hari raya.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M., bersama dengan para Pejabat Utama (PJU) Polres Gunungkidul, Kapolsek jajaran, serta anggota Bhayangkari Polres Gunungkidul. Kehadiran para pejabat utama tersebut menambah kehangatan dan kebersamaan dalam pelaksanaan ibadah qurban ini.

"Semoga ibadah qurban kita semua diterima Allah SWT dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat Gunungkidul. Ini adalah wujud nyata kepedulian Polres Gunungkidul untuk selalu dekat dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar AKBP Miharni Hanapi.

Kegiatan ini tak hanya sekadar ritual keagamaan, tetapi juga memperkuat silaturahmi dan solidaritas antar sesama, khususnya di lingkungan Polres Gunungkidul dan masyarakat luas.

( Humas Polres Gunungkidul ).

#QurbanPolresGunungkidul 

#IdulAdha1446H #Forkopimda #Gunungkidul #Silaturahmi #HariRayaKurban #Gunungkidul #Layananpolisi110  #Polriuntukmasyarakat #gunungkidulaman #Kapolresgunungkidul #polresgunungkidul #IbuMi #Miharnihanapi #Polwan #Polisiwanita #akpol #smatarunanusantara @divisihumaspolri @poldajogja @polisi_indonesia @polisi_wanita @polwanresgunungkidul

Polres Gunungkidul Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Dukung Swasembada Pangan 2025

 

Gunungkidul – Jajaran Polres Gunungkidul turut serta dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dilaksanakan di Padukuhan Gandu 1, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul. Acara yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini, dengan partisipasi langsung dari Presiden RI Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto melalui sambungan Zoom Meeting. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam mendukung swasembada pangan tahun 2025.

Panen raya jagung serentak tersebut dihadiri oleh Dandim 0730 Gunungkidul Letkol Inf. Roni Hermawan, Wakapolres Gunungkidul Kompol Sumanto, S.H., jajaran Forkopimda Gunungkidul, Forkopimkap Karangmojo, serta tentunya kelompok tani dan masyarakat Karangmojo. 

Kehadiran berbagai elemen ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan sektor pertanian.

Jagung yang dipanen kali ini adalah jenis BISI 2, varietas hibrida yang ditanam oleh kelompok tani Luhur dengan penerapan pemupukan berimbang. Ini merupakan hasil dari praktik pertanian yang baik demi mendapatkan kualitas dan produktivitas optimal.

Kegiatan panen raya ini adalah rangkaian dari pelaksanaan panen jagung serentak di seluruh Indonesia untuk kuartal kedua tahun 2025. Dengan total luas lahan 5.000 hektar yang dipanen di lokasi Padukuhan Gandu 1, Kalurahan Bendungan, Kapanewon Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, diharapkan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap target swasembada pangan nasional.

Panen raya ini melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, aparat Kepolisian (Polri), TNI, dan masyarakat lokal. Sinergi ini sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan. Selain itu, kegiatan semacam ini juga menjadi wadah bagi para petani untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang teknik pertanian, yang pada akhirnya akan membantu meningkatkan produktivitas dan kualitas panen di masa mendatang.


( Humas Polres Gunungkidul ).

Panen Raya Serentak, Polri Ekspor Ribuan Ton Jagung dan Bangun 18 Gudang Penyimpanan


 Panen Raya Serentak, Polri Ekspor Ribuan Ton Jagung dan Bangun 18 Gudang Penyimpanan


Kalimantan Barat – Dalam sebuah langkah besar menuju swasembada pangan nasional, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan peran strategisnya dengan melepas ekspor 1.200 ton jagung ke Serawak, Malaysia dan memulai pembangunan 18 gudang penyimpanan di 12 provinsi. Kegiatan ini menjadi bagian dari Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2025 yang dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia di Prov. Kalimantan Barat, Kamis (5/6/2025).


Kegiatan panen raya yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang tersebut, menjadi simbol kebangkitan pertanian berbasis kolaborasi antara Polri dan masyarakat. Dari 218,35 Ha lahan yang digarap, hasil panennya kini mencapai 9,3 ton per hektar, naik tajam dari 2 ton per hektar sebelum dikelola secara modern.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam sambutannya menyampaikan, "Polri melalui Polres Bengkayang berkolaborasi dengan Lanud Harry Hadisoemantri, stakeholder terkait, dan masyarakat untuk melakukan pengelolaan lahan tersebut, mulai dari

penanaman, pemberian edukasi, hingga penyediaan Alsintan, sehingga saat ini hasil panen dapat meningkat secara signifikan."


Peningkatan produktivitas ini juga tak lepas dari penggunaan bibit unggul Hibrida P27 dan pupuk presisi MIGO Bhayangkara, hasil riset Polda Kalbar. Para petani kini menikmati peningkatan pendapatan hingga Rp4 juta/bulan, dari sebelumnya hanya sekitar Rp500 ribu.


Menjawab tantangan surplus produksi yang diperkirakan mencapai hingga 6 juta ton, Polri bekerja sama dengan Perum Bulog untuk menyerap panen jagung dengan harga pembelian pemerintah Rp5.500/kg. Tak hanya itu, pelepasan ekspor jagung pun menjadi kenyataan. Selain Kalbar, ekspor juga dilakukan dari Gorontalo (27 ribu ton) dan NTB (20 ribu ton).


Untuk menunjang kelancaran distribusi dan penyimpanan hasil panen, Polri menggandeng Bulog untuk membangun 18 gudang penyimpanan di lahan milik Polri. Gudang-gudang ini memiliki total kapasitas 18.000 ton dan ditargetkan akan selesai pada Agustus 2025.


Di sisi hilir, Polri juga menjalin kerja sama dengan perusahaan pakan ternak seperti PT. Japfa dan PT. Charoen Pokphand untuk mengelola hasil panen melalui 47 feedmills di 17 provinsi. Selain itu, 2 pabrik baru juga dalam proses pembangunan, satu di Kab. Maros, Prov. Sulsel dan satu lagi di Kab. Lamongan, Prov. Jatim yang akan menjadi pengolahan pakan ternak terbesar di Asia Tenggara.


Selain itu, Polri juga berkolaborasi dengan seluruh stakeholder terkait untuk menyatukan kepentingan dari hulu hingga hilir. Kolaborasi ini ditunjukkan melalui Koperasi Produsen Teguh Sejahtera yang berhasil menjalin kerja sama ekspor dengan perusahaan pengolah hasil pertanian di Malaysia. "Kerja sama ekspor yang telah disepakati adalah pemenuhan 20 ribu ton jagung secara bertahap dan hari ini akan dilepas ekspor perdana sebanyak 1.200 ton seharga Rp. 5.900/Kg."


Dengan pendekatan menyeluruh dari hulu ke hilir, Polri membuktikan bahwa stabilitas nasional juga mencakup ketahanan pangan. Bukan sekadar menjaga Kamtibmas, namun juga menunjukkan komitmen Polri untuk senantiasa berada di tengah-tengah rakyat.

Kapolri Dampingi Presiden pada Panen Raya Jagung Kuartal II, siap wujudkan kedaulatan pangan Nasional


Bengkayang, 5 Juni 2025  Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) mendampingi Presiden Republik Indonesia dalam kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6). Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam mencapai target penanaman jagung seluas 1 juta hektar sepanjang tahun 2025.

Dalam laporannya, Kapolri menyampaikan bahwa hingga saat ini telah tersedia 445.600 hektar lahan siap tanam, serta 922.700 hektar lahan perhutanan sosial yang sedang dalam proses verifikasi. Jika seluruh lahan tersebut dapat dimanfaatkan, maka Indonesia akan mampu melampaui target yang telah ditetapkan.

Capaian panen juga menunjukkan progres signifikan. Pada Kuartal I 2025, Polri bersama para pemangku kepentingan berhasil melaksanakan panen jagung seluas 16.656 hektar dengan total produksi mencapai 118.975 ton. Capaian ini turut mendorong peningkatan produksi jagung nasional sebesar 48,47% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, untuk Kuartal II, panen raya digelar secara serentak di atas lahan seluas 344.524 hektar, dengan estimasi hasil panen mencapai 1,78 hingga 2,54 juta ton. Di Kabupaten Bengkayang, panen dilakukan pada lahan seluas 218,35 hektar, termasuk 56 hektar milik Lanud Harry Hadisoemantri yang sebelumnya menghadapi tantangan produksi rendah akibat keterbatasan alat dan metode tradisional.

Melalui kolaborasi antara Polres Bengkayang, Lanud Harry Hadisoemantri, serta berbagai stakeholder dan kelompok tani, produktivitas lahan tersebut kini meningkat drastis dari 2 ton/hektar menjadi 9,3 ton/hektar. Pendapatan petani pun ikut terdongkrak dari semula sekitar Rp500 ribu per bulan menjadi Rp4 juta per bulan.

Peningkatan hasil panen ini didukung oleh penggunaan bibit unggul Hibrida P27 dan pupuk Tekno MIGO Presisi Bhayangkara, hasil inovasi dari Polda Kalbar, yang mampu mendorong produktivitas lahan secara signifikan.

Selain keberhasilan dalam panen, Kabupaten Bengkayang juga menjadi lokasi prioritas pembangunan infrastruktur pertanian. Di lokasi panen, Kapolri dan Presiden turut meresmikan groundbreaking serentak pembangunan 18 gudang penyimpanan jagung yang tersebar di 12 provinsi. Gudang ini akan memiliki kapasitas hingga 18.000 ton, dan pembangunan inii ditargetkan selesai pada Agustus 2025.

Wilayah ini juga akan menjadi bagian dari pengembangan pabrik pengolahan pakan ternak berskala nasional yang akan memperkuat ekosistem jagung dari hulu hingga hilir. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat distribusi hasil panen dan memberikan nilai tambah bagi petani.

Kapolri menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial dan ekonomi masyarakat. Melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama, Polri akan terus mengawal agenda besar bangsa untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, tegasnya.

Kegiatan panen raya ini menunjukkan bahwa dengan pendekatan yang tepat, kerja sama yang solid, dan inovasi berkelanjutan, Indonesia mampu memperkuat ketahanan pangannya sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani.

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polri Bangun Gudang Penyimpanan Pangan di SPN Selopamioro

 


Yogyakarta - Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kepolisian Republik Indonesia menggelar kegiatan Groundbreaking serentak pembangunan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di 12 Polda seluruh Indonesia, termasuk di DIY yang berlokasi di SPN Selopamioro, Imogiri Bantul, Kamis (5/6/2025). Kegiatan ini dipusatkan secara daring dan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kegiatan groundbreaking pembangunan gudang penyimpanan pangan di SPN Polda DIY dihadiri Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., bersama jajaran pejabat Forkopimda DIY, Kepala Bulog, para Pejabat Utama Polda DIY, serta para Kapolres dan Kapolresta se-DIY.

Gudang Penyimpanan hasil Pangan yang dibangun di SPN Selopamioro memiliki luas 654 meter persegi dengan kapasitas tampung hingga 1.000 ton dan akan dikelola langsung oleh Perum Bulog. Pembangunan gudang ini menjadi bagian dari proyek nasional Polri untuk mendukung pengelolaan hasil panen dan distribusi pangan strategis, khususnya di wilayah yang memiliki potensi pertanian besar.

Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono, S.I.K., saat ditemui awak media menyampaikan bahwa pembangunan gudang ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan ruang penyimpanan hasil pertanian yang belum tertampung di gudang Bulog eksisting.

“Gudang ini akan difungsikan untuk penyimpanan hasil pangan jagung yang belum bisa tertampung oleh gudang Bulog yang dikelola langsung oleh Bulog, dengan masa pembangunan selama 90 hari kerja, dimulai sejak 3 Juni 2025,” jelas Kapolda.

Lebih lanjut, Kepala Bulog DIY Ninik Setyowati menjelaskan bahwa dengan hadirnya gudang ini akan sangat membantu Bulog dalam penyimpanan hasil panen jagung masyarakat yang selama ini memang masih terbatas.

“Mulai dari bibit, penanaman, hingga panen bisa langsung dikawal dan diserap oleh Bulog. Kami menargetkan penyerapan 3.000 ton per tahun, dengan harga beli yang kompetitif sebesar Rp5.500 per kilogram,” ujarnya.

Ia juga menekankan standar kualitas yang harus dipenuhi agar hasil panen dapat diserap Bulog, yakni kadar air maksimal 14 persen dan kadar jamur maksimal 12 persen.

Dengan terwujudnya proyek ini, diharapkan Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga mampu menjadi pilar penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Proyek ini juga menjadi bentuk konkret dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan di tengah tantangan global.

Rabu, 04 Juni 2025

Laga Timnas Vs China, Polri Kerahkan 3.270 Personel Pengamanan


 


Jakarta. Polri mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya pertandingan Timnas Indonesia melawan China. Pertandingan itu akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pukul 20.30 WIB.

“3.270 personel gabungan (untuk pengamanan Timnas Indonesia vs China),” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Susatyo Purnomo Condro, Kamis (5/6/25).

Ia menerangkan, ribuan personel itu terdiri dari 2.930 personel gabungan Polri, 189 personel TNI, dan 149 personel pemda.

Dijelaskan Kapolres, para suporter yang akan menonton pertandingan ini diharapkan tidak membawa barang-barang terlarang seperti petasan, flare, senjata tajam, atau minuman beralkohol ke dalam stadion. Kombes Pol. Susatyo juga berharap para pendukung timnas yang hadir dapat menjaga suasana agar tetap kondusif.

“Pihak pengamanan akan melakukan sterilisasi area dan pengecekan penonton terlebih dahulu. Para suporter diharapkan mematuhi aturan yang berlaku,” jelasnya.

Selasa, 03 Juni 2025

Mabes Polri Gelar Doa dan Zikir Bersama untuk Kelancaran Rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara ke-79


Jakarta — Dalam rangka menyambut Rangkaian Kegiatan Hari Bhayangkara ke-79, Mabes Polri menggelar kegiatan Doa dan Zikir Bersama sebagai bagian dari rangkaian pembinaan tradisi yang berlangsung khidmat di Masjid Al Ikhlas Mabes Polri, Selasa (3/6/2025).

 

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 11.30 WIB ini dipimpin oleh Kombes Pol Drs. H. Ali Syaifuddin, M.Ag, yang membawakan zikir serta doa bersama. Doa dipanjatkan untuk memohon kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara dan memohon kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kabaintelkam Polri, Komjen Pol Drs. Syahardiantono, M.Si, selaku Ketua Panitia Hari Bhayangkara ke-79, Kapusjarah Polri, Kadiv Humas Polri yang diwakili Penata Kehumasan Tk II, para Pejabat Utama Mabes Polri, serta personel Polri dan PNS Polri. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian doa dan zikir dengan penuh kekhusyukan.

 

“Doa dan zikir ini bukan hanya bentuk ikhtiar spiritual, tapi juga wujud kebersamaan dan penguatan moral seluruh insan Bhayangkara dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79,” ujar Komjen Pol Syahardiantono di sela kegiatan.

 

Setelah zikir dan doa, Kombes Pol Ali Syaifuddin memimpin doa penutup yang berisi harapan atas kelancaran tugas-tugas kepolisian dan keselamatan seluruh anggota Polri.

 

Kegiatan ditutup dengan pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Yayasan Masjid Fadhlur Rahman Aspol Ciracas, sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi dalam momentum peringatan Hari Bhayangkara.

 

“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berbuat baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol Ali Syaifuddin.

 

Dengan semangat spiritual dan kebersamaan, Polri terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menuju Polri yang Presisi.