Jumat, 30 Mei 2025

POLRI TEGASKAN KOMITMEN OPERASI PREMANISME HINGGA TUNTAS

 


Jakarta 30 Mei 2025 -Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) POLRI, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.M., atas nama Kapolri menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri. "Terima kasih kepada petugas lapangan yang bekerja dengan penuh dedikasi, mengutamakan keselamatan warga dan penegakan HAM dalam setiap operasi pemberantasan premanisme," ujarnya.  


Indikator Keberhasilan operasi premanisme ini tertuang dalam  survei Indikator Politik Indonesia (27/5/2025) menjadi bukti dukungan publik:  

- *67% masyarakat puas* (8,1% sangat puas + 59,3% cukup puas) terhadap kinerja Polri.  

- *50,7% publik menyadari aksi nyata* pemberantasan premanisme.  

(Sampel: 1.286 responden; margin of error ±2,8%).  


Irwasum menegaskan Fokus Strategis Polri untuk terus komitmen Polri tidak akan berhenti bekerja dari tingkat Mabes hingga Polsek untuk mencegah kejahatan jalanan, khususnya premanisme. “Operasi sistematis akan terus diperkuat guna menciptakan ekosistem keamanan yang berkelanjutan sesuai harapan masyarakat,"  ujar Irwasum. 


Sebagai pengawas internal, Itwasum POLRI memastikan:  

1. Keselamatan masyarakat sebagai prinsip tertinggi (salus populi suprema lex).  

2. Pelibatan seluruh jajaran dari Mabes hingga Polsek dalam pencegahan kejahatan berbasis ilmiah.  

3. Konsistensi penegakan hukum yang berkeadilan dan proporsional.  


"Kepuasan 67% ini bukan akhir perjalanan. Kami akan terus mengawal profesionalisme personel hingga tingkat polsek," tegas Prof. Dedi Prasetyo.

Kamis, 29 Mei 2025

Kapolri Kirim Bantuan 5.000 Paket Sembako untuk Korban Gempa Bumi di Bengkulu


 Bengkulu, 29 Mei 2025 - Polda Bengkulu menerima bantuan sosial dari Kapolri berupa 5.000 paket sembako untuk korban bencana gempa bumi di Provinsi Bengkulu. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat yang membutuhkan.


Bantuan yang diterima Polda Bengkulu terdiri dari beras 5 kg, gula pasir 1 kg, susu kental manis 1 kaleng, minyak goreng 1 liter, kecap manis 1 botol, mie instan 4 pcs, biskuit 1 pcs, dan teh celup 1 pcs. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa bumi berkekuatan 6,3 SR yang terjadi pada 23 Mei 2025.


Polda Bengkulu telah menyerahkan bantuan dari Kapolri tersebut kepada BPBD Provinsi Bengkulu, untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat terdampak bencana. Penyaluran dilaksanakan pada Kamis, 29 Mei 2025 pukul 09.00 WIB, dengan sasaran utama warga terdampak di Perumahan Rafflesia Asri, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu.


Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, S.I.K.,M.Si. (tautan tidak tersedia), menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas bantuan yang diberikan. "Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi. Kami berharap bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dan mempercepat proses pemulihan," ujarnya.


Dengan bantuan ini, Polda Bengkulu dan BPBD Provinsi Bengkulu berharap dapat membantu masyarakat yang terdampak gempa bumi untuk kembali bangkit dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan lebih baik. Bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli dan membantu korban bencana.


Bantuan sosial ini juga menunjukkan komitmen Polri dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Polri akan terus berupaya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


Dalam kesempatan ini, Kapolda Bengkulu juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu korban bencana. "Kami berharap masyarakat dapat membantu korban bencana dengan cara apa pun yang mereka bisa. Bantuan ini dapat berupa materi, tenaga, atau doa," ujarnya.


Dengan kerja sama dan kepedulian dari semua pihak, diharapkan proses pemulihan pasca-bencana dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat kembali hidup normal.


Minggu, 25 Mei 2025

Dari Pulau Debi Enggros, Pesan Damai untuk Papua Disuarakan


 Dari Pulau Debi Enggros, Pesan Damai untuk Papua Disuarakan


Jayapura, 24 Mei 2025— Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 mengunjungi Kampung Enggros, Kota Jayapura, Sabtu (24/5), untuk menyampaikan pesan damai sekaligus turut serta dalam prosesi adat penyerahan makanan antara dua suku, yakni perempuan dari Suku Saireri (Kabupaten Kepulauan Yapen) dan laki-laki dari Suku Tabi (Kota Jayapura).


Kehadiran Satgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025 disambut hangat oleh masyarakat. Acara berlangsung khidmat dan harmonis, dihiasi senyum, sapa, dan salam antara warga dan personel. Suasana kekeluargaan tampak kental dalam kegiatan yang memadukan nilai budaya dan pendekatan persuasif ini.


Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., didampingi Wakil Kepala Operasi, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa partisipasi dalam kegiatan adat tersebut merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat Papua.


“Ini adalah salah satu bentuk pendekatan persuasif kami kepada masyarakat, melalui jalur budaya dan kemanusiaan,” kata Brigjen Faizal.


Kampung Enggros sendiri merupakan permukiman terapung di atas laut Teluk Youtefa, terletak di antara Tanjung Pie dan Saweri, serta dipisahkan dari daratan oleh Selat Tobati. Lokasi kegiatan berlangsung di Pulau Debi, yang dikenal masyarakat setempat sebagai “pulau cantik”.


Perwakilan warga Kampung Enggros mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz-2025 yang telah turut menyukseskan jalannya prosesi adat.


“Ini merupakan bentuk perhatian Satgas Damai Cartenz-2025 kepada warga Papua dan Orang Asli Papua (OAP),” ungkapnya.


Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif di Tanah Papua.

Kamis, 22 Mei 2025

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Oplosan Gas Subsidi di Jakarta, Negara Rugi Rp16,8 Miliar


 Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Oplosan Gas Subsidi di Jakarta, Negara Rugi Rp16,8 Miliar


Jakarta, 22 Mei 2025 – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri berhasil membongkar dua kasus besar penyalahgunaan gas LPG bersubsidi yang terjadi di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Dalam operasi terkoordinasi yang dilakukan pada 16 dan 19 Mei 2025, sepuluh tersangka ditetapkan dan ratusan tabung gas disita sebagai barang bukti.


Kasus pertama terjadi di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara, berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/A/52/V/2025. Lima tersangka berinisial KF, MR, W, P, dan AR terbukti memindahkan isi tabung gas bersubsidi ukuran 3 Kg ke dalam tabung non-subsidi 12 Kg, yang kemudian dijual kembali ke masyarakat dengan harga komersial.


Kasus kedua terungkap di sebuah gudang di Jl. Pulau Harapan IX, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur. Dari Laporan Polisi LP/A/53/V/2025, lima tersangka lain yakni BS, HP, JT, BK, dan WS diketahui menjalankan operasi serupa, bahkan dengan kapasitas tabung lebih besar hingga 50 Kg. Polri menemukan bahwa praktik ini telah berlangsung selama satu tahun dan merugikan negara hingga lebih dari Rp14 miliar.


“Para pelaku akan dijerat dengan Pasal 40 angka 9 UU Cipta Kerja yang mengubah Pasal 55 UU Migas, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar,” Ujar Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.


Kasus ini menjadi peringatan keras akan pentingnya pengawasan distribusi subsidi dan perlunya sinergi antara pemerintah, penegak hukum, dan masyarakat dalam menjaga hak-hak dasar warga negara.


“ Di balik angka-angka besar tersebut, masyarakat kecil menjadi pihak paling dirugikan. Kelangkaan gas 3 Kg di pasaran, naiknya harga jual, serta potensi bahaya dari tabung gas oplosan menjadi masalah nyata yang dirasakan publik akibat ulah para pelaku. “ Imbuh Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol Nunung Syaifuddin.


Penindakan ini menjadi bukti komitmen Polri dalam menjaga kebijakan subsidi energi agar tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kapolres Gunungkidul Apresiasi KWT Menur dalam Penilaian Lomba P2B . .


 Kapolres Gunungkidul Apresiasi KWT Menur dalam Penilaian Lomba P2B .


Gunungkidul – Bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Menur, Dusun Ngepung, Kalurahan Bunder, Kapanewon Patuk, telah berlangsung kegiatan penilaian lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tingkat Polda DIY. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolres Gunungkidul AKBP Miharni Hanapi, S.I.K., M.M., bersama sejumlah pejabat utama Polda DIY dan Dinas Pertanian Gunungkidul. 


Lomba ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan keluarga serta memotivasi masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah secara optimal untuk menghasilkan pangan yang bergizi.


"Memaksimalkan penggunaan pekarangan, untuk tanaman pangan bergizi tidak hanya berdampak pada ketahanan pangan keluarga, tetapi juga memperkuat solidaritas masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan produktif" ucap AKBP Miharni Hanapi,S.I.K,M.M.


Kegiatan penilaian lomba P2B KWT tingkat Polda DIY ini merupakan inisiatif penting untuk mendorong kemandirian pangan di tingkat keluarga. Penilaian dilakukan berdasarkan berbagai kriteria, termasuk keanekaragaman jenis tanaman, pemanfaatan ruang pekarangan, keberlanjutan dalam menjaga kualitas tanaman, serta inovasi dalam mengolah lahan P2B. 


"Hasil dari lomba ini diharapkan menjadi motivasi bagi desa-desa lain di Kecamatan Patuk untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan yang berkelanjutan" Pungkasnya.

Kendaraan Dinas Polres Gunungkidul Siap Layani Masyarakat.

 



Kapolres Gunungkidul, AKBP Miharni Hanapi, S.I.K, M.M, di dampingi Kabag Log Polres Gunungkidul Kompol Yulianto, S.H., M.A. P. melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kendaraan dinas Polres Gunungkidul, mulai dari mobil patroli, sepeda motor, hingga kendaraan angkut, semua tak luput dari pemeriksaan.


Pengecekan dan pemeriksaan kendaraan yang dilakukan ini untuk memastikan kesiapan operasional seluruh armada dalam melayani masyarakat, maupun dalam menjaga dan memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Gunungkidul.


Dengan kendaraan yang prima, dengan harapan Polres Gunungkidul dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Rabu, 21 Mei 2025

Polri Akan Gelar Panen Raya Jagung Serentak di Kabupaten Bengkayang, Kalbar

 

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) akan menggelar kegiatan panen raya jagung secara serentak pada bulan Juni 2025 mendatang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan Polri yang telah memasuki kuartal II tahun berjalan. Lokasi panen raya akan dipusatkan di Kabupaten Bengkayang, Provinsi Kalimantan Barat.


Kegiatan ini merupakan tindak lanjut konkret Polri dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif bersama masyarakat.


Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan para petani lokal dan pemerintah daerah yang telah berlangsung sejak awal tahun.


"Kegiatan panen raya ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.


Ia menambahkan bahwa program pertanian ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Polri untuk membangun kemandirian pangan bersama masyarakat, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki potensi pertanian besar.


"Polri akan terus hadir bersama masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan. Melalui panen raya ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri siap menjadi bagian dari solusi atas tantangan ketahanan pangan nasional, terlebih di masa-masa pemulihan ekonomi seperti sekarang," imbuhnya.